Paragraf Narasi Adalah Teks yang Menceritakan Suatu Kejadian, Pahami dari Contohnya

Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian.

Paragraf Narasi Adalah Teks yang Menceritakan Suatu Kejadian, Pahami dari Contohnya

Liputan6.com, Jakarta Paragraf narasi adalah salah satu jenis teks paragraf yang sering digunakan dalam pelajaran bahasa Indonesia hingga bahasa Inggris. Paragraf narasi dimaksudkan untuk mengungkapkan gagarasan tertentu.

Berdasarkan Kamu Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian paragraf narasi adalah pengisahan suatu kejadian dan cerita atau deskripsi suatu kejadian atau peristiwa. Paragraf narasi adalah bentuk paragraf yang berisi uraian cerita tentang sesuatu.

Untuk membedakan paragraf narasi dengan jenis paragraf lainnya, anda bisa mengenali dari ciri-cirinya. Ciri-ciri utama paragraf narasi adalah adanya peristiwa, baik yang benar-benar terjadi atau berupa imajinasi. Selain itu, anda juga bisa mengetahui dari contohnya.

Berikut Liputan6.com ulas mengenai pengertian paragraf narasi beserta ciri-ciri dan contohnya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (18/4/2023).

2 dari 5 halaman

1. Paragraf Narasi Adalah

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia oleh Yohanni Johns, dijelaskan bahwa paragraf narasi adalah paragraf yang mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa secara kronologis (dalam kesatuan waktu tertentu) dengan mengutamakan adanya tindak tunduk (perbuatan aktif) dari tookoh disertai ilustrasinya. Penulis berusaha membaca pembaca larut dalam cerita sehingga seolah-olah mereka melihat dan mengalami sendiri peristiwa tersebut.

Definisi lain, paragraf narasi adalah penceritaan suatu kejadian secara runtut sesuai urutan waktu. Secara singkat, paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita, tokoh, setting, dan konflik. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Munnal Hani’ah dalam bukunya berjudul Panduan Terlengkap PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), paragraf narasi adalah paragraf yang bertujuan menceritakan suatu peristiwa atau kejadian sehingga pembaca seolah-olah mengalami sendiri kejadian tersebut. Dalam paragraf narasi, terdapat tiga unsur utama yakni tokoh-tokoh, kejadian, serta latar atau ruang dan waktu.

3 dari 5 halaman

2. Ciri-Ciri Paragraf Narasi

Secara umum, paragraf narasi mempunyai beberapa ciri-ciri sebagai berikut ini:

  1. Menguraikan atau mengisahkan suatu peristiwa.
  2. Menyajikan atau membangun alur.
  3. Mengutamakan faktor kronologi atau waktu.
  4. Menggali sumber ide dari kejadian nyata atau pengembangan imajinasi atau fiktif.
  5. Adanya unsur perbuatan atau tindakan.
  6. Adanya unsur rangkaian waktu dan informatif.
  7. Adanya sudut pandang penulis.

Oleh karena itu, tidak semua topik dapat dikembangkan menjadi paragraf narasi. Hanya topik yang sesuai dengan ciri-ciri tersebut yang dapat dikembangkan menjadi paragraf narasi.

4 dari 5 halaman

3. Jenis-Jenis Paragraf Narasi

Ada dua jenis paragraf narasi yang bisa anda pelajari, yaitu sebagai berikut:

a. Narasi Ekspositoris

Narasi ekspositoris adalah karangan narasi yang bertujuan menggugah pikiran pembaca untuk mengetahui apa yang dikisahkan. Dengan demikian, pembaca dapat memperoleh pengetahuan yang luas mengenai apa yang dibacanya. Contoh, cerita perjalanan atau pengalaman.

b. Narasi Sugestif

Narasi sugestif adalah karangan narasi yang berusaha memberikan makna pada peristiwa atau cenderung menggunakan bahasa konotatif untuk kejadian itu sebagai suatu pengalaman dan lebih memberikan kesan imajinasi. Contoh narasi sugestif adalah bentuk karya sastra, seperti cerpen, novel, atau dongeng

Paragraf narasi dapat dibangun dengan unsur- unsur berikut:

  1. Tema adalah pokok pembicaraan yang menjadi dasar penceritaan penulis.
  2. Alur (plot) adalah jalinan cerita, bagaimana cerita itu disusun sehingga peristiwa demi peristiwa dapat terjalin dengan baik.
  3. Watak atau karakter berhubungan dengan perangai si pelaku atau tokoh dalam suatu narasi.
  4. Suasana berhubungan dengan kesan yang ditimbulkan sehingga pembaca dapat ikut membayangkan dan merasakan suasana yang dihadapi pelaku.
  5. Sudut pandang berhubungan dengan dari mana penulis memandang suatu peristiwa. Dia boleh memandang dari sudut pandang orang pertama atau orang ketiga.
5 dari 5 halaman

4. Contoh Paragraf Narasi

Supaya lebih paham terkait pembahasan di atas, anda perlu mengetahui contoh dari paragraf narasi adalah sebagai berikut:

a. Contoh pertama

Liburan sekolah beberapa tahun yang lalu, saya beserta keluarga pergi ke Pontianak. Pontianak merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat. Di Pontianak, banyak sekali keunikan dan tempat menarik yang merupakan ciri khas Kota Pontianak.

Perjalanan ke sana kurang lebih dua hari dengan menggunakan bus pariwisata. Tempat yang pertama saya kunjungi adalah Sintang. Waktu tempuh menuju Sintang kurang lebih sembilan jam dari Kota Pontianak jika menggunakan mobil.

Daerah ini terkenal sekali dengan tenun ikatnya. Motif tenun ikat ini sangat unik karena berbeda dengan tenun ikat lainnya. Harga tenun ikat ini tergolong mahal, bergantung motif dan bahannya. Harganya bisa mencapai ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah.

b. Contoh kedua

Hari ini adalah hari yang tak terlupakan untuk Mila, karena ia mendapat kejutan dari keluarganya. Sebelumnya, Mila sama sekali tidak menyangka jika ulang tahunnya akan dirayakan. Sepulang dari sekolah, ia mendapati seluruh keluarganya sudah berkumpul dirumahnya. Kue ulang tahun dan beberapa jenis makanan sudah tersusun di sebuah meja.

c. Contoh ketiga

Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan salah seorang tokoh anutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia. Presiden ketiga Republik Indonesia itu dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.

Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda dan membaca ini dikenal sangat cerdas sejak masih duduk di sekolah dasar.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow