TNI AD Minta Maaf atas Kecelakaan yang Tewaskan Aiptu Asep di Bandung

Aug 12, 2026 - 12:20
 0  4
TNI AD Minta Maaf atas Kecelakaan yang Tewaskan Aiptu Asep di Bandung

TNI Angkatan Darat (TNI AD) secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas kecelakaan lalu lintas yang menewaskan anggota Satuan Samapta Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara. Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Merdeka, Kota Bandung, pada Minggu (9/8) dini hari sekitar pukul 03.25 WIB.

Ad
Ad

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, menyampaikan bahwa permohonan maaf tersebut sekaligus sebagai bentuk belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum dan institusi Polri.

“Pertama-tama, atas nama Pussenkav TNI AD, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung, dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Merdeka, Kota Bandung. Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan keluarga besar Polri. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas musibah yang terjadi serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,”

Donny menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Honda Civic Ferio milik personel Pussenkav yang dikemudikan oleh warga sipil berinisial A atau Adham. Mobil itu diduga menabrak Aiptu Asep dari arah belakang, dan setelah kecelakaan, pengemudi meninggalkan lokasi kejadian dan kembali ke sebuah kafe di kawasan Simpang Lima.

Koordinasi dan Proses Pemeriksaan

Untuk mengusut tuntas kecelakaan ini, Pussenkav TNI AD telah melakukan koordinasi dengan Pomdam III/Siliwangi dan Polrestabes Bandung. Selain itu, tiga personel TNI AD yang terkait dengan mobil tersebut sedang menjalani pemeriksaan internal. Ketiganya terdiri dari satu pemilik kendaraan dan dua penumpang dalam mobil.

Brigjen Donny menegaskan bahwa proses hukum terhadap pengemudi akan tetap berjalan dan pemeriksaan internal dilakukan secara objektif.

“Pussenkav TNI AD menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan serta memastikan pemeriksaan internal dilakukan secara objektif dan sesuai ketentuan. Apabila dari hasil pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personel TNI AD, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Kami berkomitmen menangani peristiwa ini secara transparan dan profesional, serta terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganannya berjalan dengan baik,”

Status Hukum dan Penyidikan Polisi

Pihak kepolisian telah menetapkan pengemudi berinisial A sebagai tersangka. Polisi memeriksa tujuh saksi dan memanfaatkan rekaman CCTV serta hasil olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap kronologi kecelakaan tersebut secara menyeluruh.

Aiptu Asep Suhara yang tengah bertugas saat itu, meninggal dunia akibat kecelakaan yang diduga akibat tabrakan dari belakang. Kejadian ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat dan Kapolrestabes Bandung yang turut hadir di konferensi pers terkait kasus tabrak lari tersebut.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, permintaan maaf langsung dari TNI AD merupakan langkah penting untuk menunjukkan tanggung jawab institusi atas insiden yang melibatkan personelnya. Langkah ini juga mencerminkan komitmen TNI AD untuk transparansi dan profesionalisme dalam menangani kecelakaan yang melibatkan anggotanya, terutama ketika korban merupakan aparat penegak hukum lain seperti Polri.

Kasus ini juga membuka diskusi publik mengenai pentingnya pengawasan ketat terhadap personel militer dalam penggunaan kendaraan dinas, serta perlunya sinergi yang lebih baik antara institusi pertahanan dan kepolisian dalam menanggulangi kecelakaan lalu lintas. Fakta bahwa pengemudi meninggalkan lokasi kejadian dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka menegaskan perlunya sistem hukum yang tegas namun adil demi menjaga kepercayaan masyarakat pada institusi negara.

Kedepannya, publik harus mencermati perkembangan proses hukum dan hasil pemeriksaan internal yang dijanjikan TNI AD. Transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini menjadi kunci untuk memperkuat integritas kedua institusi serta mencegah insiden serupa di masa depan.

Informasi lebih lanjut mengenai kasus ini dapat diakses melalui laporan resmi di kumparan.com dan sumber berita terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad