DPR Terima Surpres Pencalonan Aida Budiman dan Destry Damayanti di BI

Aug 13, 2026 - 17:50
 0  4
DPR Terima Surpres Pencalonan Aida Budiman dan Destry Damayanti di BI

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menerima Surat Presiden (Surpres) yang berisi usulan pencalonan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) dan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Langkah ini menjadi bagian dari mekanisme resmi pengisian jabatan strategis di jajaran Dewan Gubernur bank sentral yang akan diproses setelah masa sidang DPR dibuka pada 14 Agustus 2026.

Ad
Ad

Surpres Pimpinan BI Resmi Diterima DPR

Presiden Prabowo Subianto mengirimkan Surpres yang mengusulkan penunjukan Aida Budiman untuk menggantikan posisi Deputi Gubernur Senior yang akan ditinggalkan oleh Destry Damayanti, yang diusulkan sebagai calon Gubernur BI. Selain kedua nama tersebut, Surpres juga mencantumkan dua pejabat BI lain, yakni Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori, sebagai bagian dari bursa calon Dewan Gubernur BI.

"Suratnya itu mengusulkan satu nama terkait dengan calon gubernur Bank Indonesia yaitu Ibu Destry Damayanti dan satu calon deputi gubernur senior Bank Indonesia yaitu Ibu Aida S Budiman," ujar Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta.

Puan Maharani menegaskan bahwa proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) akan dilakukan sesudah pembukaan masa sidang DPR pada 14 Agustus 2026. Tahapan ini penting untuk memastikan bahwa calon yang diajukan memenuhi persyaratan dan kompetensi yang dibutuhkan sebelum akhirnya ditetapkan dan dilantik oleh Presiden.

Profil Aida S. Budiman dan Rekam Jejak di BI

Aida S. Budiman dikenal sebagai sosok dengan pengalaman panjang di Bank Indonesia. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Internasional BI pada 2014–2018 dan kemudian menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018. Kariernya terus menanjak saat dipercaya menjadi Asisten Gubernur yang membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter dan Bauran Kebijakan BI pada 2020–2022.

Puncaknya, Aida resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021 pada 24 Desember 2021. Dengan rekam jejak tersebut, pencalonannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI menjadi langkah lanjutan yang dinantikan dalam kepemimpinan bank sentral.

Proses Legislasi dan Implikasi bagi Bank Indonesia

Setelah pengajuan Surpres ini diterima, DPR akan menjalankan mekanisme formal berupa uji kelayakan dan kepatutan untuk menilai kelayakan calon yang diajukan. Proses ini penting untuk menjaga independensi dan kredibilitas Bank Indonesia sebagai lembaga pengatur moneter nasional.

  • Uji kelayakan dan kepatutan menjadi tahapan penting sebelum penetapan resmi.
  • Pelantikan oleh Presiden akan dilakukan setelah DPR menyetujui calon terpilih.
  • Pengisian jabatan strategis ini diharapkan menjaga stabilitas dan kredibilitas BI di tengah dinamika ekonomi global.

Selain Aida dan Destry, dua nama lain yang diajukan adalah Solikin M. Juhro, Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, dan M. Anwar Bashori, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, yang juga berpotensi mengisi posisi penting di Dewan Gubernur BI.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pencalonan Aida Budiman dan Destry Damayanti menandai kelanjutan stabilitas dan kesinambungan kepemimpinan di Bank Indonesia. Dengan pengalaman panjang Aida di berbagai posisi strategis, pengangkatannya sebagai Deputi Gubernur Senior menjadi sinyal bahwa Presiden Prabowo ingin memperkuat kapasitas BI dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Proses uji kelayakan DPR yang akan dimulai pada Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa calon-calon tersebut tidak hanya memiliki kapabilitas teknis, tetapi juga komitmen terhadap independensi BI. Hal ini penting mengingat posisi BI yang strategis dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional.

Ke depan, publik dan pelaku pasar harus mengamati bagaimana dinamika politik dan legislasi akan mempengaruhi proses pengangkatan ini. Selain itu, peran Aida dan Destry dalam mengantisipasi risiko ekonomi global dan domestik akan menjadi sorotan utama, terutama dalam konteks kebijakan suku bunga dan pengelolaan inflasi.

Untuk informasi lebih lengkap seputar pencalonan dan proses selanjutnya, Anda bisa membaca sumber asli di Fortune Indonesia serta mengikuti perkembangan resmi dari DPR RI.

Dengan terbukanya proses formal ini, publik dapat berharap akan terpilih kepemimpinan Bank Indonesia yang kuat dan kredibel untuk menghadapi tantangan ekonomi Indonesia di tahun-tahun mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad