5 Kebiasaan Parkir yang Mempercepat Kerusakan Mobil, Wajib Hindari!

Aug 18, 2026 - 14:23
 0  2
5 Kebiasaan Parkir yang Mempercepat Kerusakan Mobil, Wajib Hindari!

Parkir mobil sering dianggap sebagai kegiatan sepele yang tidak berdampak signifikan pada kondisi kendaraan. Namun, kebiasaan parkir yang kurang tepat justru dapat mempercepat kerusakan komponen penting mobil seperti ban, rem, transmisi, suspensi, dan bodi kendaraan. Dalam aktivitas sehari-hari yang serba sibuk, banyak pengemudi lebih mengutamakan kemudahan mencari tempat parkir daripada memperhatikan posisi serta kondisi saat mobil diparkir.

Ad
Ad

Padahal, cara memarkir mobil yang benar sangat penting untuk menjaga performa dan umur kendaraan. Berikut ini adalah lima kebiasaan parkir yang harus dihindari agar mobil Anda tetap awet dan terhindar dari kerusakan dini:

1. Membiarkan Mobil Terparkir di Bawah Sinar Matahari Terik

Terlalu sering memarkir mobil di bawah paparan panas dan sinar ultraviolet dapat mempercepat penurunan kualitas cat dan bodi kendaraan. Radiasi UV menyebabkan lapisan cat kehilangan kilapnya sehingga tampilan mobil menjadi kusam lebih cepat. Selain itu, suhu kabin yang meningkat tinggi juga berisiko merusak material interior seperti dasbor dan jok.

Untuk mengurangi risiko ini, penting memilih tempat parkir yang teduh atau menggunakan pelindung mobil (car cover). Langkah sederhana ini dapat memperpanjang usia cat dan interior mobil secara signifikan.

2. Parkir dengan Roda Menempel atau Menekan Trotoar

Saat mencari posisi parkir, terkadang roda mobil sengaja ditempelkan pada trotoar agar lebih dekat dengan tepi jalan. Namun, posisi ini memberikan tekanan tidak ideal pada ban dan sistem kaki-kaki kendaraan. Tekanan berlebih pada satu sisi ban bisa menyebabkan keausan tidak merata hingga risiko kerusakan dinding ban, terutama jika permukaan trotoar tajam atau tidak rata.

Sebaiknya pastikan roda mobil berada di permukaan yang datar dan stabil agar distribusi beban kendaraan merata, menghindari kerusakan ban dan suspensi.

3. Langsung Menarik Rem Parkir Setelah Berkendara

Menarik rem parkir memang penting untuk menjaga mobil tetap diam saat berhenti. Namun, kebiasaan menarik rem parkir secara langsung tanpa mempertimbangkan kondisi dapat mempercepat keausan sistem rem, terutama setelah perjalanan jauh saat komponen rem masih panas.

Untuk mobil dengan rem parkir mekanis, penggunaan rem ini harus disesuaikan dengan kondisi agar tidak menimbulkan beban berlebih. Sedangkan pada mobil transmisi otomatis, sangat disarankan mengikuti prosedur pengoperasian rem dan posisi parkir yang benar agar beban tidak sepenuhnya tertumpu pada transmisi.

4. Memarkir dengan Posisi Roda Kemudi Terbelok

Banyak pengemudi membiarkan roda kemudi terbelok saat parkir, terutama di ruang sempit. Meski terlihat praktis, posisi roda seperti ini dapat menimbulkan tekanan berlebih pada komponen kemudi dan suspensi jika dilakukan secara rutin. Risiko kerusakan akan semakin tinggi jika mobil diparkir di permukaan miring atau tidak rata.

Disarankan untuk meluruskan posisi roda kemudi sebelum meninggalkan mobil, apalagi jika tersedia ruang parkir yang cukup. Ini membantu menjaga keseimbangan beban dan memperpanjang usia komponen kemudi.

5. Parkir di Permukaan yang Tidak Rata atau Bergelombang

Permukaan parkir yang bergelombang, miring, atau berlubang memberikan tekanan tidak merata pada sistem suspensi dan ban mobil. Jika mobil sering diparkir di tempat seperti ini, risiko keausan komponen kaki-kaki dan ban menjadi lebih tinggi. Selain itu, mobil juga lebih mudah mengalami benturan saat keluar dari tempat parkir.

Memilih lokasi parkir yang permukaannya relatif datar merupakan cara efektif untuk mengurangi kerusakan akibat beban tidak seimbang. Posisi kendaraan yang stabil juga mengurangi risiko ban atau bagian bawah mobil terseret permukaan keras.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kebiasaan parkir yang sering dianggap remeh justru sangat berpengaruh terhadap umur dan kondisi mobil. Dalam jangka panjang, kebiasaan-kebiasaan tersebut menimbulkan biaya perawatan yang bisa dihindari dengan tindakan sederhana. Selain menjaga nilai estetika dan kenyamanan, memperhatikan posisi parkir juga berdampak pada keamanan dan performa kendaraan.

Ke depan, pengemudi diharapkan lebih sadar pentingnya memilih tempat parkir yang tepat dan menerapkan prosedur parkir yang benar. Industri otomotif dan penyedia fasilitas parkir juga dapat berperan dengan menyediakan area parkir yang teduh, datar, dan aman untuk mendukung perawatan kendaraan.

Untuk tips perawatan kendaraan yang lebih lengkap, pengemudi dapat mengakses informasi terpercaya seperti yang tersedia di situs resmi IDN Times atau media otomotif besar di Indonesia. Dengan membiasakan cara parkir yang tepat, pemilik mobil bisa menghemat biaya perbaikan sekaligus menjaga nilai jual kendaraannya.

Kesimpulannya, jangan anggap enteng posisi dan kondisi parkir mobil Anda. Hindari lima kebiasaan yang disebutkan agar kendaraan tetap awet dan performa terjaga. Perawatan mobil yang baik dimulai dari hal kecil seperti kebiasaan parkir sehari-hari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad