Menteri Israel Itamar Ben Gvir Desak Perluas Serangan Militer di Gaza Secara Luas

Aug 18, 2026 - 17:20
 0  9
Menteri Israel Itamar Ben Gvir Desak Perluas Serangan Militer di Gaza Secara Luas

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyerukan perluasan serangan militer Israel ke seluruh wilayah Jalur Gaza. Menurut Ben Gvir, serangan udara Israel tidak seharusnya dibatasi hanya pada sasaran yang dianggap memberikan ancaman langsung, melainkan harus dilakukan secara luas ke seluruh Gaza.

Ad
Ad

Seruan Perluasan Serangan Militer di Gaza

Dalam pernyataannya yang dilaporkan oleh CNN Indonesia mengutip Jerusalem Post, Ben Gvir menyatakan, "Israel seharusnya tidak membatasi serangannya hanya pada mereka yang menimbulkan ancaman langsung, melainkan menyerukan serangan udara yang luas di seluruh Jalur Gaza."

Lebih jauh, ia bahkan menyebut sebagian warga Gaza "tidak layak untuk hidup" dan "bukan manusia". Pernyataan ini menimbulkan kecaman dari berbagai kelompok internasional dan organisasi hak asasi manusia yang menilai hal tersebut memperkeruh situasi konflik yang sudah sangat kompleks.

Kontroversi dan Pernyataan Provokatif

Ben Gvir juga mengungkit kasus seorang perempuan yang pernah memberikan makanan pada tentara Israel, Braslavski, saat ditawan di Gaza. Ia menyebut perempuan tersebut sebagai "teroris" yang "pantas ditembak di kepala". Braslavski sendiri adalah tentara Israel yang ditangkap Hamas pada 7 Oktober 2023 dan dibebaskan dalam pertukaran tahanan pada 13 Oktober 2025.

Selain menyerukan perluasan serangan militer, Ben Gvir juga mendorong pembangunan permukiman Israel di Gaza. Ia berpendapat bahwa seluruh Gaza adalah milik Israel dan ingin memperluas permukiman tidak hanya di bekas kawasan Gush Katif yang dievakuasi pada 2005, tetapi ke seluruh wilayah Gaza.

Upaya Mendorong Pengusiran dan Penindasan Warga Palestina

Ben Gvir juga mengajak warga Palestina untuk meninggalkan tanah leluhur mereka dengan menyerukan "emigrasi sebanyak mungkin". Dalam hal warga Palestina yang ditahan di penjara Israel, ia mengklaim bahwa mereka "sangat menderita" dan mengaku senang dengan kondisi tersebut.

Seruan keras Ben Gvir tidak berhenti sampai di situ. Ia juga menyerukan pelarangan organisasi hak asasi manusia Israel yang mendukung koeksistensi antara Palestina dan Israel, seperti Peace Now dan Standing Together. Ia menuduh kelompok-kelompok tersebut mendukung terorisme, langkah yang dinilai sebagai upaya membungkam suara pro-perdamaian di Israel.

Berdasarkan data kelompok HAM Palestina dan Israel, sekitar 9.500 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, saat ini dipenjara oleh Israel. Situasi ini menjadi sorotan dunia internasional terkait pelanggaran hak asasi manusia di wilayah konflik.

Seruan Pembunuhan Massal dan Dampaknya

Sebelumnya, Ben Gvir juga menyerukan agar Israel membunuh 30 hingga 40 warga Gaza setiap malam dalam serangan yang dilancarkan, serta membunuh orang-orang yang disebutnya sebagai teroris satu per satu, seperti dikutip dari Middle East Monitor. Pernyataan ini menambah ketegangan yang sudah tinggi dan berpotensi meningkatkan eskalasi kekerasan di Gaza.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir ini bukan sekadar retorika politik biasa, melainkan sebuah sinyal berbahaya yang dapat memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza. Seruan untuk melakukan serangan militer luas dan mendukung pembangunan permukiman di wilayah Gaza menandakan sikap agresif yang dapat menggusur lebih banyak warga Palestina dan memperpanjang konflik berkepanjangan.

Selain itu, tuduhan terhadap kelompok HAM dan ajakan pengusiran warga Palestina mengindikasikan upaya sistematis untuk membatasi ruang gerak oposisi dan suara perdamaian di Israel. Hal ini berpotensi memperkuat polarisasi di dalam negeri Israel dan menimbulkan tekanan internasional yang lebih besar.

Ke depan, masyarakat internasional harus mengawasi perkembangan ini dengan ketat dan mendorong dialog yang lebih konstruktif antara kedua belah pihak. Tanpa upaya diplomasi yang berimbang, seruan Ben Gvir justru bisa menjadi pemicu eskalasi konflik berdarah yang lebih luas. Untuk terus mengikuti perkembangan konflik ini, penting bagi pembaca untuk mendapatkan informasi dari sumber terpercaya dan objektif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad