Banjir di Berbagai Daerah, Bagaimana Islam Memandang Bencana?

Bagi kita yang berjarak dari banjir di sejumlah daerah, peristiwa ini menjadi perenungan. Apa makna banjir yang terjadi serempak di berbagai daerah di bulan Ramadan.

Banjir di Berbagai Daerah, Bagaimana Islam Memandang Bencana?
image

Bencana, apapun bentuknya, sesungguhnya merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada manusia. Berbagai peristiwa yang menimpa manusia pada hakikatnya merupakan ujian dan cobaan atas keimanan dan perilaku yang telah dilakukan oleh manusia (QS. Al An’am: 54).

Orang beriman dan bertakwa selalu mengakui bahwa apa yang diberikan oleh Allah, termasuk bencana, kepada mereka adalah “kebaikan” (QS. An Nahl: 30).

“Bencana ternyata merupakan wujud rahmat Allah, manifestasi dari kebaikan dan keadilan Allah. Tidak ada bencana yang benar-benar memusnahkan manusia, semua bencana kalau kita renungkan tidak ada yang bermaksud memusnahkan kehidupan manusia,” kata Asrul.

Bencana merupakan ketetapan dan ketentuan Allah atau takdir. Takdir di sini dimaknai sebagai sebuah ketetapan dan ketentuan Allah yang telah terjadi di hadapan kita.

Hanya Allah saja yang mengetahui ketetapan dan ketentuan-Nya, manusia hanya dapat mengetahuinya ketika ketetapan dan ketentuan tersebut terjadi. Adapun ketika ketetapan dan ketentuan yang akan terjadi manusia juga tidak mengetahuinya, hanya Allah saja yang Maha Tahu.

Dengan demikian, manusia wajib memohon kepada Allah dan berusaha untuk meyikapinya dengan penuh kesabaran dalam rangka merubah keadaan yang dihadapinya menjadi lebih baik (QS. Al Anfal: 53).

Bencana bukan merupakan bentuk amarah dan ketidakadilan Allah kepada manusia, justru sebaliknya bencana merupakan bentuk kebaikan dan kasih sayang (rahmah) Allah kepada manusia (QS. Al Baqarah: 156-157).

Selain itu, bencana berfungsi sebagai media untuk introspeksi seluruh perbuatan manusia yang mendatangkan peristiwa yang merugikan manusia itu sendiri (QS. Al Hasyr: 18).

Dengan kata lain, perbuatan manusia terkadang dilakukan tanpa pertimbangan yang matang. Karenanya, ketika bencana datang, manusia seharusnya melakukan taubat kepada Allah dan muhasabah terhadap diri sendiri.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow