Minus Mata Cepat Bertambah? Waspadai Tanda Penyakit Kornea yang Perlu Diperiksa

Jul 29, 2026 - 22:17
 0  2
Minus Mata Cepat Bertambah? Waspadai Tanda Penyakit Kornea yang Perlu Diperiksa

Minus mata cepat bertambah sering dianggap wajar oleh banyak orang, apalagi seiring bertambahnya usia atau intensitas penggunaan gadget. Namun, para dokter mata mengingatkan bahwa kondisi ini tidak boleh dianggap remeh. Perubahan minus atau silinder yang terjadi secara cepat dan signifikan bisa menjadi tanda awal penyakit kornea yang perlu segera ditangani agar tidak memperburuk penglihatan.

Ad
Ad

Gangguan Penglihatan Global dan Penyebabnya

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 2,2 miliar orang di dunia mengalami gangguan penglihatan, baik jarak dekat maupun jauh. Dari jumlah tersebut, sekitar 1 miliar kasus sebenarnya dapat dicegah atau belum mendapatkan penanganan yang tepat. Gangguan refraksi seperti miopia (minus), hipermetropia (plus), dan astigmatisme, serta katarak, masih menjadi penyebab utama masalah penglihatan secara global.

Peran Kornea dalam Perubahan Minus Mata

Dr. Sharita R. Siregar, SpM(K), Dokter Spesialis Mata di JEC Eye Hospitals and Clinics dan Kepala Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ), menjelaskan bahwa perubahan bentuk kornea menjadi faktor utama munculnya kelainan refraksi. Kornea yang mengalami perubahan bentuk atau kelengkungan dapat menyebabkan berbagai masalah penglihatan, mulai dari rabun jauh, rabun dekat, hingga mata silinder.

"Perubahan bentuk atau kelengkungan kornea dapat menyebabkan kelainan refraksi, seperti miopia atau rabun jauh, hipermetropia atau rabun dekat, serta astigmatisme atau mata silinder," ujar dr. Sharita dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).

Jenis Astigmatisme dan Dampaknya pada Penglihatan

Astigmatisme sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu astigmatisme reguler dan tidak teratur. Pada astigmatisme reguler, kelengkungan kornea masih teratur sehingga biasanya bisa dikoreksi dengan kacamata. Namun, pada astigmatisme tidak teratur, cahaya yang masuk ke mata tersebar ke beberapa titik, sehingga menimbulkan gangguan seperti pandangan berbayang, distorsi, silau, dan munculnya halo atau lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya.

"Pada astigmatisme reguler, kelengkungan kornea masih berpola teratur dan umumnya dapat dikoreksi dengan kacamata. Sementara pada astigmatisme tidak teratur, cahaya dapat tersebar ke beberapa titik sehingga menimbulkan pandangan berbayang, distorsi, silau, dan halo," tambah dr. Sharita.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Minus Mata Cepat Bertambah?

Bagi Anda yang mengalami peningkatan minus mata secara cepat, jangan langsung menganggapnya akibat mata lelah atau penggunaan gadget berlebihan. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis mata untuk pemeriksaan kornea secara menyeluruh. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan apakah ada gangguan pada kornea yang membutuhkan penanganan khusus, seperti keratoconus atau penyakit kornea lain yang bisa memperburuk kondisi mata jika terlambat ditangani.

  1. Segera periksakan mata ke dokter spesialis mata jika minus bertambah cepat.
  2. Lakukan pemeriksaan kornea untuk mendeteksi kelainan bentuk atau kelengkungan.
  3. Ikuti anjuran pengobatan dan koreksi penglihatan sesuai hasil pemeriksaan.
  4. Rutin kontrol mata untuk memantau perkembangan kondisi kornea dan penglihatan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, fenomena minus mata yang cepat bertambah seringkali dianggap sepele oleh masyarakat, padahal bisa jadi sinyal adanya penyakit kornea yang serius seperti keratoconus. Penyakit ini jika tidak ditangani dengan tepat bisa menyebabkan penurunan penglihatan yang signifikan bahkan memerlukan transplantasi kornea.

Selain itu, tren penggunaan gadget yang semakin tinggi di era digital ini berpotensi mempercepat kelainan refraksi jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat bagi mata. Pemeriksaan mata rutin dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan kornea harus lebih ditingkatkan agar kasus gangguan penglihatan akibat kelainan kornea dapat diminimalisir.

Kedepannya, masyarakat diharapkan lebih peka terhadap perubahan kondisi mata dan segera melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis mata. Jangan sampai salah kaprah menganggap bahwa tambahnya minus mata hanya karena faktor usia atau lelah, padahal ada risiko penyakit kornea yang mengintai. Untuk informasi lebih lengkap dan update, Anda bisa mengikuti berita kesehatan mata terbaru dari sumber terpercaya seperti iNews.id dan Alodokter.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad