Wali Kota New York Akui Tak Mampu Tangkap Netanyahu, Ini Alasannya

Jul 22, 2026 - 15:50
 0  3
Wali Kota New York Akui Tak Mampu Tangkap Netanyahu, Ini Alasannya

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengakui bahwa ia tidak memiliki kewenangan untuk menangkap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, meskipun ada surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh International Criminal Court (ICC). Pernyataan ini disampaikan dalam konteks desakan agar pemerintah federal Amerika Serikat mengambil peran aktif dalam menegakkan hukum internasional apabila Netanyahu memasuki wilayah AS.

Ad
Ad

Desakan Penegakan Surat Perintah Penangkapan ICC

Zohran Mamdani menyatakan bahwa sebagai Wali Kota, ia tidak memiliki otoritas hukum untuk melakukan penangkapan terhadap tokoh internasional seperti Netanyahu. Ia kemudian menyerukan kepada pemerintah federal AS agar bertanggung jawab dan menjalankan perintah hukum yang telah ditetapkan oleh ICC.

"Jika Benjamin Netanyahu memasuki wilayah Amerika Serikat, sudah menjadi kewajiban pemerintah federal untuk menindaklanjuti surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh ICC," ujar Mamdani.

ICC sendiri mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu terkait tuduhan pelanggaran hukum internasional. Namun, implementasi surat perintah ini seringkali bergantung pada negara yang bersangkutan dan kerjasama dari pemerintah nasional.

Keterbatasan Wewenang Pemerintah Lokal vs Pemerintah Federal

Perbedaan kewenangan antara pemerintah kota dan pemerintah federal menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Sebagai kepala pemerintahan kota, Mamdani tidak memiliki alat hukum dan sumber daya untuk menangkap atau menahan tokoh asing yang sedang berkunjung.

Hal ini menunjukkan tantangan besar dalam penegakan hukum internasional di wilayah yang memiliki sistem pemerintahan berlapis seperti Amerika Serikat. Pemerintah federal memiliki kekuatan lebih besar dalam hal diplomasi dan penegakan hukum internasional.

Reaksi dan Implikasi Politik

  • Politik AS-Israel: Hubungan antara AS dan Israel yang selama ini kuat menjadi faktor penting dalam bagaimana surat perintah penangkapan tersebut akan ditanggapi.
  • Tekanan Publik dan Aktivis: Pernyataan Mamdani mendapat dukungan dari sejumlah kelompok aktivis yang menuntut keadilan dan penegakan hukum internasional tanpa pandang bulu.
  • Potensi Konflik Hukum: Jika pemerintah federal tidak menindaklanjuti, hal ini bisa menimbulkan ketegangan antara hukum internasional dan kebijakan nasional AS.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pengakuan Wali Kota New York Zohran Mamdani ini menegaskan betapa kompleksnya penegakan hukum internasional di negara dengan sistem federalisme seperti Amerika Serikat. Meskipun ada surat perintah penangkapan dari ICC, tanpa dukungan dan tindakan nyata dari pemerintah federal, surat perintah tersebut menjadi kurang efektif, terutama terhadap tokoh dengan pengaruh politik besar seperti Netanyahu.

Hal ini juga mencerminkan dilema yang dihadapi oleh pejabat lokal yang ingin menegakkan keadilan internasional tetapi terbentur oleh keterbatasan kewenangan mereka. Kita perlu mengamati bagaimana pemerintah federal AS akan merespons desakan ini, terutama dalam konteks hubungan diplomatik AS-Israel yang selalu menjadi perhatian dunia.

Ke depan, situasi ini bisa menjadi preseden penting bagi penegakan hukum internasional di negara-negara berstruktur federal lain, dan menimbulkan pertanyaan besar tentang efektivitas ICC ketika berhadapan dengan kekuatan politik besar.

Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat membaca update terkait di detikNews dan laporan resmi dari ICC.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad