PLN UP3 Tahuna Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Listrik Terdampak Longsor di Tamako

Jul 23, 2026 - 23:10
 0  2
PLN UP3 Tahuna Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Listrik Terdampak Longsor di Tamako

PT PLN (Persero) UP3 Tahuna bergerak cepat dalam memulihkan sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN ULP Tamako pasca hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah titik di Kecamatan Tamako sempat berdampak serius pada infrastruktur kelistrikan di desa-desa seperti Tiwelo, Bentung, Bukide, Malamenggu, Balane, dan Lesabe.

Ad
Ad

Longsor dan Banjir Ganggu Infrastruktur Kelistrikan di Tamako

Curah hujan tinggi yang terjadi memicu luapan sungai dan pergerakan tanah di beberapa lokasi. Material longsor yang terdiri dari tanah, batu, dan pepohonan menutup akses jalan dan merusak konstruksi jaringan distribusi listrik. Kondisi ini memaksa PLN segera melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan keamanan masyarakat dan petugas sebelum memulai proses pemulihan.

PLN menerjunkan tim gabungan dari pegawai UP3 Tahuna dan Petugas Pelayanan Teknik (Yantek) ULP Tamako untuk melakukan berbagai tahap pemulihan, mulai dari asesmen lokasi terdampak, pengamanan area, pembersihan material longsor, pemeliharaan tiang dan penghantar listrik, hingga perbaikan jaringan distribusi yang rusak.

Respons Cepat dan Standar Keselamatan Tinggi

Seluruh proses pemulihan dilakukan dengan menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat demi keselamatan petugas dan masyarakat sekitar. Berkat respons cepat ini, pada pukul 22.00 WITA, 94% pelanggan yang terdampak sudah kembali menikmati pasokan listrik normal.

Instruksi Kesiapsiagaan Menjelang HUT RI ke-81

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel dan kecepatan respons menjadi prioritas dalam menjaga keandalan listrik, terutama di daerah kepulauan yang rawan dampak cuaca ekstrem.

“Kami menginstruksikan seluruh unit untuk selalu dalam posisi siaga penuh menghadapi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem. Kecepatan tim PLN UP3 Tahuna dan ULP Tamako dalam memulihkan sistem di lapangan merupakan wujud nyata komitmen PLN untuk menghadirkan listrik yang andal dan aman bagi masyarakat, terutama menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI,” ujar Usman Bangun.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, menyampaikan bahwa tantangan medan berat tidak mengurangi semangat kerja tim di lapangan.

“Hujan deras yang menyebabkan banjir dan tanah longsor menjadi tantangan besar, namun kami segera merespons laporan gangguan dengan menerjunkan personel dan memastikan penormalan dilakukan secara cepat dan aman. Ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir dan melayani masyarakat,” jelas Eko Yuwono.

Sinergi Optimal dengan BPBD dan Pemerintah Daerah

Langkah cepat PLN mendapat apresiasi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu C. C. Labesi, S.Sos.

“Kami mengapresiasi respons cepat PLN UP3 Tahuna dan ULP Tamako yang segera memulihkan jaringan listrik. Sinergi antara BPBD, PLN, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lain sangat penting agar penanganan bencana berjalan efektif dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ungkap Wandu.

Komitmen PLN Hadir untuk Rakyat di Wilayah 3T

Keberhasilan pemulihan jaringan listrik di Kecamatan Tamako menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam memberikan pelayanan cepat, tanggap, dan andal. PLN UP3 Tahuna terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem guna memastikan masyarakat dapat menyambut Dirgahayu Republik Indonesia dengan pasokan listrik aman dan berkelanjutan, bahkan di wilayah pelosok 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, respons cepat PLN UP3 Tahuna dalam menghadapi bencana longsor di Tamako bukan hanya soal pemulihan listrik semata, namun juga menjadi contoh penting bagaimana perusahaan listrik negara berperan strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi daerah rawan bencana. Ketersediaan listrik yang andal adalah kebutuhan fundamental untuk aktivitas sehari-hari masyarakat dan kelancaran pemerintahan lokal.

Selain itu, sinergi PLN dengan BPBD dan pemerintah daerah memperlihatkan pentingnya kolaborasi multisektor dalam mitigasi dan tanggap darurat bencana. Ke depan, kesiapsiagaan seperti ini harus terus ditingkatkan, terutama mengingat perubahan iklim yang menyebabkan cuaca ekstrem semakin sering terjadi. PLN perlu mengembangkan model prediktif dan teknologi smart grid untuk mempercepat deteksi gangguan dan pemulihan jaringan.

Selanjutnya, publik dan pemerintah harus mengawal upaya PLN dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di wilayah 3T agar ketahanan pasokan listrik dapat terjaga konsisten. Keandalan listrik di daerah kepulauan seperti Kepulauan Sangihe sangat berpengaruh pada pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Informasi lebih lengkap dapat dibaca di sumber aslinya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad