Investasi Properti Untung Maksimal: 3 Jurus Ampuh dari Pakar

Jul 24, 2026 - 17:40
 0  1
Investasi Properti Untung Maksimal: 3 Jurus Ampuh dari Pakar

Investasi properti kini semakin diminati sebagai sumber penghasilan pasif yang menjanjikan. Namun, tidak semua orang berhasil mendapatkan keuntungan optimal dari properti yang dimiliki. Untuk membuat rumah menjadi mesin cuan, dibutuhkan strategi dan pemahaman mendalam tentang jenis investasi, lokasi, serta karakteristik aset properti.

Ad
Ad

Jenis Investasi Properti: Langsung dan Tidak Langsung

Konsultan dan pengamat properti, Anton Sitorus, menjelaskan bahwa ada dua jenis investasi properti yang perlu dipahami, yaitu direct investment (investasi langsung) dan indirect investment (investasi tidak langsung).

Investasi langsung berarti membeli aset fisik, seperti tanah, rumah, atau bangunan. Sedangkan investasi tidak langsung berupa pembelian saham atau Real Estate Investment Trust (REIT).

"Kalau di luar negeri, orang investasi properti tidak harus beli rumah atau apartemen. Karena lahan sangat terbatas, banyak yang investasi melalui REIT," ujar Anton kepada detikProperti pada Selasa (25/6/2024).

REIT memungkinkan investor membeli kepemilikan dalam proyek properti seperti mal, hotel, atau pergudangan tanpa harus memiliki fisik bangunan secara langsung. Skema ini mirip dengan saham, namun fokusnya pada aset properti.

1. Bedakan Properti untuk Investasi dan Kebutuhan Pribadi

Sebelum membeli properti, penting untuk membedakan tujuan pembelian: apakah untuk investasi atau kebutuhan pribadi. Jika untuk kebutuhan pribadi, faktor-faktor seperti dekat dengan keluarga, kantor, sekolah, atau fasilitas kesehatan menjadi prioritas.

Namun, jika properti dibeli sebagai investasi, fokus utama adalah pada perkembangan lokasi dan potensi nilai jual atau sewa di masa depan.

"Kalau beli properti untuk investasi, yang jadi prioritas adalah perkembangan lokasi, bukan kebutuhan pribadi," jelas Anton.

Misalnya, jika Anda ingin menyewakan rumah untuk pekerja, pastikan lokasi properti dekat dengan pusat perkantoran agar mudah disewa. Jarak menjadi salah satu kunci utama dalam menarik penyewa.

2. Lokasi Strategis Jadi Kunci Utama

Lokasi adalah faktor terpenting dalam menentukan nilai dan potensi keuntungan investasi properti. Lokasi strategis biasanya memiliki nilai jual yang tinggi dan permintaan sewa yang stabil.

Anton menambahkan, lokasi dapat dikategorikan menjadi beberapa tipe seperti lokasi berkembang, lokasi yang sudah sunset, dan karakter lokasi itu sendiri apakah perumahan, komersial, atau industri.

"Lokasi itu mempengaruhi banyak hal, mulai dari nilai, jenis properti, hingga minat pasar," ujar Anton.

Selain itu, perkembangan infrastruktur sekitar juga sangat berpengaruh terhadap kenaikan nilai properti. Misalnya, pembangunan jalan tol, fasilitas umum, atau pusat bisnis akan menaikkan daya tarik lokasi tersebut.

3. Pilih Jenis Aset Properti yang Tepat

Setelah menentukan tujuan dan lokasi, langkah selanjutnya adalah memilih jenis aset properti yang sesuai. Properti sendiri terbagi menjadi beberapa jenis utama:

  • Residensial: rumah tinggal atau perumahan yang mengutamakan kenyamanan dan keasrian.
  • Komersial: seperti ruko, mal, atau pusat perbelanjaan yang mengutamakan akses dan keramaian.
  • Industri: lahan atau bangunan untuk pabrik dan pergudangan.

"Sifat dan nilai dari tiap jenis properti berbeda, sehingga strategi investasi juga harus disesuaikan," jelas Anton.

Investasi Lahan: Kenali Peruntukan dan Nilainya

Bagi yang ingin berinvestasi melalui pembelian lahan, perlu dipahami peruntukan lahan tersebut karena sangat memengaruhi nilai dan potensi keuntungan:

  • Lahan Pertanian: nilai paling rendah dengan keuntungan relatif kecil.
  • Lahan Residensial: digunakan untuk hunian, harga bervariasi dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah per meter persegi.
  • Lahan Komersial: terletak di lokasi strategis pinggir jalan utama, memiliki nilai dan potensi keuntungan tinggi.
  • Lahan Industri: untuk pembangunan pabrik atau pergudangan dengan karakteristik dan nilai khusus.

Anton menyatakan, "Kalau tanah sawah harganya paling rendah, tapi kalau ada rencana pembangunan, harga tanah bisa naik drastis. Jadi pintar-pintarlah dalam memilih lahan investasi."

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pemahaman mendalam mengenai jenis investasi dan karakteristik lokasi menjadi game-changer dalam investasi properti. Banyak investor pemula yang gagal karena mengabaikan faktor-faktor ini dan hanya mengikuti tren tanpa riset.

Perkembangan teknologi dan akses informasi juga membuka peluang investasi tidak langsung seperti REIT yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Ini mengindikasikan tren investasi properti yang semakin beragam dan inklusif ke depan.

Ke depannya, penting bagi calon investor untuk terus memantau perkembangan infrastruktur, regulasi, dan tren pasar agar strategi investasi tetap relevan dan cuan. Jangan lupa, diversifikasi investasi bisa menjadi kunci mengurangi risiko di sektor properti.

Untuk informasi lebih lengkap tentang tips investasi properti, Anda dapat membaca sumber aslinya di detikProperti dan mengikuti berita properti terbaru di media terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad