Gaya Seksi KATSEYE di Video 'Animal' Banjir Kritik Karena Terlalu Terbuka

Jul 26, 2026 - 01:20
 0  1
Gaya Seksi KATSEYE di Video 'Animal' Banjir Kritik Karena Terlalu Terbuka

KATSEYE, girlband yang tengah naik daun, baru saja merilis video musik terbaru mereka berjudul 'Animal' pada Jumat, 24 Juli 2026. Namun, peluncuran video ini langsung mendapat sorotan tajam dari para penggemar dan netizen karena gaya busana yang dianggap terlalu terbuka dan seksi.

Ad
Ad

Video Musik 'Animal' dengan Konsep Busana Lingerie yang Mengekspos

Dalam video klip 'Animal', kelima personel KATSEYE yakni Daniela, Yoonchae, Sophia, Lara, dan Megan tampil dengan busana ketat bergaya lingerie yang didominasi warna merah dan hitam. Kostum mereka menonjolkan siluet tubuh dengan aksen cut-out, lace, ruffle, hingga bulu-bulu yang cukup mencolok. Beberapa adegan bahkan menunjukkan para member mengenakan pakaian berbahan renda yang mengekspos perut dan bokong.

Salah satu momen dalam video menampilkan para member terlibat dalam perkelahian, memperkuat kesan "liar" dan edgy yang ingin ditampilkan oleh KATSEYE. Namun, busana yang dipilih ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat dan kritik keras di media sosial.

Kritik dari Fans soal Konsep yang Dinilai Berlebihan dan Tidak Sesuai Usia Penggemar

Sejak teaser video dirilis hingga penayangan penuh di YouTube, banyak penggemar mengungkapkan kebingungan dan ketidaksetujuan terhadap pilihan kostum tersebut. Mereka merasa konsep ini terlalu terbuka, terutama mengingat sebagian besar fans KATSEYE berusia muda, yaitu antara 12 hingga 15 tahun.

  • Salah satu penggemar menulis, "Kenapa HYBE tidak pernah memberikan KATSEYE pakaian yang tidak terbuka? Di teaser terbaru, mereka benar-benar tampil hanya dengan pakaian dalam. Ini gila, mengingat sebagian besar penggemar mereka adalah anak perempuan berusia 12-15 tahun. Isu seksualisasi berlebihan ini perlu dibahas."
  • Penggemar lain juga mempertanyakan konsep meski anggota KATSEYE sudah berusia dewasa, seperti Dani yang berusia 22 tahun dan Lara 20 tahun. Mereka merasa gaya ini tetap terasa berlebihan dan kurang pantas untuk grup yang memiliki basis penggemar muda.

Pengaruh dan Kontroversi di Industri Musik K-Pop

Kontroversi terkait konsep seksi dan terbuka dalam video musik bukan hal baru di dunia K-Pop. Banyak agensi besar seperti HYBE sering mendapat kritik dari komunitas fans dan publik mengenai bagaimana mereka memasarkan artisnya, terutama yang masih memiliki penggemar muda.

Dalam konteks KATSEYE, penggunaan busana lingerie sebagai simbol pemberontakan dan sensualitas dalam 'Animal' bisa jadi merupakan upaya menampilkan image yang lebih dewasa dan edgy. Namun, hal ini harus diimbangi dengan sensitivitas terhadap demografis penggemar mereka agar tidak menimbulkan reaksi negatif.

Respons Resmi dan Potensi Dampak ke Depan

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari HYBE atau manajemen KATSEYE terkait kritik yang muncul. Namun, reaksi penggemar yang cukup keras bisa menjadi bahan evaluasi untuk konsep video dan penampilan selanjutnya.

Berbagai pihak di industri musik juga harus mempertimbangkan keseimbangan antara kreativitas artistik dan tanggung jawab sosial, terutama dalam membentuk citra grup idola yang memiliki penggemar usia muda.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kontroversi yang terjadi pada video klip KATSEYE 'Animal' sebenarnya mencerminkan dilema yang kerap dialami industri hiburan masa kini, khususnya K-Pop. Di satu sisi, grup dan agensi ingin menunjukkan transformasi image agar tetap relevan dan menarik perhatian pasar yang lebih luas. Namun, di sisi lain, mereka harus peka terhadap sensitivitas penggemar muda yang menjadi basis terbesar mereka.

Langkah yang dinilai kontroversial seperti pemakaian lingerie yang terlalu terbuka ini bisa menciptakan risiko alienasi penggemar lama dan memicu perdebatan sosial soal sexualisasi artis muda. HYBE dan KATSEYE perlu mempertimbangkan strategi komunikasi dan konsep artistik yang lebih bijak untuk masa depan, agar tidak kehilangan dukungan fans sekaligus menjaga reputasi di industri.

Ke depan, publik dan pengamat industri sebaiknya terus memantau bagaimana respons agensi dan grup terhadap kritik ini dan apakah mereka akan melakukan penyesuaian konsep. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan antara ekspresi artistik dan tanggung jawab sosial dalam dunia hiburan yang semakin kompetitif.

Untuk detail lengkap dan perkembangan terkini, Anda bisa membaca sumber asli di Wolipop Detik dan mengikuti berita hiburan terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad