Piala AFF 2026 Tayang di TV dan YouTube, KPI Tekankan Kolaborasi Media dan Etika Penyiaran

Jul 30, 2026 - 21:10
 0  2
Piala AFF 2026 Tayang di TV dan YouTube, KPI Tekankan Kolaborasi Media dan Etika Penyiaran

Piala AFF 2026 akan disiarkan tidak hanya melalui stasiun televisi seperti RCTI dan MNC Group yang memegang hak siar resmi, tetapi juga melalui platform streaming YouTube. Langkah ini menjadi terobosan baru dalam penyebaran siaran turnamen sepakbola terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Ad
Ad

Kolaborasi Media sebagai Alternatif Pilihan Publik

Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso, menilai siaran Piala AFF 2026 yang hadir di dua platform media secara bersamaan memberikan keuntungan signifikan bagi masyarakat. Dengan adanya siaran di televisi free to air serta YouTube, publik memiliki alternatif yang lebih luas untuk menyaksikan pertandingan.

"Secara tujuan, aspek demokratisasi dan pemenuhan hak publik untuk mendapatkan siaran (hiburan) sudah terpenuhi," ujar Tulus dalam keterangan resmi pada Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, siaran televisi free to air menjamin akses bagi masyarakat di daerah pelosok atau wilayah terdepan agar tetap bisa menonton secara gratis. Sementara itu, YouTube menjadi media yang sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan generasi muda dan penonton yang lebih sering mengakses konten melalui perangkat mobile.

Etika Penyiaran Tetap Harus Dijaga di Era Digital

Meski demikian, Tulus mengingatkan pentingnya menjaga etika penyiaran terutama saat pertandingan disiarkan di dua media berbeda. Ia menyoroti kecenderungan tayangan di platform digital yang cenderung dibawakan secara santai dan kurang formal.

"Ketika laga ini membawa nama negara (Indonesia), nilai-nilai etika, kesantunan, serta rasa nasionalisme tersebut mesti dijaga," tegas Tulus.

Berbeda dengan siaran televisi yang sudah diatur dengan regulasi ketat seperti UU Penyiaran dan P3SPS KPI, siaran di platform digital masih membutuhkan pengawasan agar tidak melanggar norma atau menimbulkan hal-hal negatif.

Perkembangan Penyiaran Sepakbola di Indonesia

Di masa lalu, pertandingan Piala AFF hanya dapat disaksikan secara bebas melalui televisi yang memiliki hak siar. Kini, dengan perkembangan teknologi dan perilaku konsumsi media, streaming internet mulai menjadi alternatif yang semakin diminati, meskipun sebagian konten streaming masih berbayar dan ada pula yang ilegal.

Kehadiran siaran resmi di YouTube untuk Piala AFF 2026 menjadi langkah positif dalam mengurangi praktik siaran ilegal sekaligus memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat.

Manfaat dan Tantangan Kolaborasi Media

  • Manfaat: Mempermudah akses, memenuhi kebutuhan generasi muda, dan menjangkau wilayah pelosok.
  • Tantangan: Menjaga kualitas siaran dan etika penyiaran pada platform digital yang lebih lepas.
  • Pengawasan: Pentingnya regulasi dan pengawasan oleh KPI untuk memastikan isi tayangan sesuai norma.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, keputusan menayangkan Piala AFF 2026 di TV dan YouTube merupakan langkah strategis yang mencerminkan perkembangan media masa kini. Ini bukan hanya soal memperluas jangkauan siaran, tetapi juga soal bagaimana media harus beradaptasi dengan perilaku penonton yang semakin digital dan mobile.

Namun, tantangan terbesar tetap pada kontrol kualitas dan etika penyiaran yang harus dijaga agar tidak menimbulkan konten yang merugikan nama baik bangsa. Di era digital, kontrol tersebut sulit jika tidak didukung regulasi yang tegas dan kesadaran dari penyelenggara siaran serta penonton.

KPI sebagai lembaga pengawas harus lebih proaktif dalam mengawasi konten di platform digital, tidak hanya televisi konvensional. Ke depan, integrasi pengawasan dan edukasi kepada masyarakat soal etika bermedia menjadi kunci agar kolaborasi media ini berjalan efektif dan bermanfaat luas.

Simak terus perkembangan terkait penayangan Piala AFF 2026 dan berbagai inovasi media olahraga lainnya di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad