Waspada Aritmia pada Lansia: Kenali Tanda dan Jenisnya untuk Cegah Risiko Serius

Mar 11, 2026 - 19:01
 0  6
Waspada Aritmia pada Lansia: Kenali Tanda dan Jenisnya untuk Cegah Risiko Serius

Aritmia pada lansia merupakan gangguan irama jantung yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serius jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan tepat. Seiring bertambahnya usia, jantung mengalami perubahan yang memengaruhi kestabilan ritme detak jantung sehingga lansia menjadi kelompok yang rentan terhadap kondisi ini.

Ad
Ad

Jenis-jenis Aritmia yang Umum Dialami Lansia

Menurut dr. Rerdin Julario dari Mayapada Hospital Surabaya, penting bagi keluarga untuk mengenali beberapa jenis aritmia yang sering terjadi pada lansia, antara lain:

  • Bradiaritmia – kondisi di mana jantung berdetak lebih lambat atau tidak teratur akibat kerusakan pada nodus SA dan nodus AV yang mengatur detak jantung.
  • Fibrilasi atrium (FA) – gangguan irama jantung di bagian atas (atrium) yang menyebabkan detak tidak teratur, meningkatkan risiko pembekuan darah dan stroke. Penanganan melibatkan obat pengatur irama dan antikoagulan untuk mencegah pembekuan.
  • Aritmia ektopik – denyutan ekstra yang muncul dari jaringan jantung yang mengeras, menimbulkan palpitasi atau sensasi jantung berdebar tidak nyaman.
  • Takikardia ventrikular – detak jantung yang sangat cepat akibat gangguan aliran listrik, sering berhubungan dengan penyakit jantung koroner dan iskemia miokard. Jika tidak ditangani dapat menyebabkan henti jantung yang mengancam nyawa.

Pentingnya Pemeriksaan dan Penanganan Rutin

Mengingat banyaknya kasus aritmia yang tidak menimbulkan gejala jelas, pemeriksaan jantung rutin dengan EKG sangat dianjurkan untuk lansia. Bila ditemukan kelainan, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti Holter Monitoring, event recorder, atau electrophysiology study untuk menilai sistem konduksi jantung secara mendalam.

"Jika aritmia yang terdeteksi tergolong parah, tindakan ablasi atau pemasangan alat pacu jantung (pacemaker) permanen bisa dilakukan sesuai kondisi pasien," jelas dr. Rerdin.

Selain pemeriksaan medis, menjaga kesehatan jantung lewat olahraga ringan dan pola makan sehat juga sangat penting. Keluarga diharapkan aktif memantau gejala seperti palpitasi, pingsan mendadak, atau sesak napas untuk mendapatkan penanganan tepat waktu dan mencegah komplikasi serius.

Pelayanan Komprehensif di Mayapada Hospital Surabaya

Untuk mendukung pencegahan dan penanganan aritmia pada lansia, Mayapada Hospital Surabaya menyediakan layanan Heart dan Vascular Center yang dilengkapi tiga pilar utama:

  1. Emergency Excellence dengan Chest Pain Unit yang fokus pada diagnosis dan penanganan awal nyeri dada, dilengkapi dokter spesialis jantung yang siaga 24 jam.
  2. Advanced Treatment untuk gangguan vaskular, aritmia, dan kelainan struktur jantung, termasuk terapi intervensi dan bedah kardiovaskular terkini.
  3. Team-Based Management melalui Cardiac Board multidisiplin yang melibatkan spesialis jantung, bedah toraks, anestesi, dan jantung anak untuk menentukan terapi terbaik.

Layanan ini juga menyediakan Cardiac Advisor yang membantu pasien dan keluarga memahami proses pengobatan dari awal hingga pemulihan, memastikan komunikasi dan perawatan berjalan lancar.

Teknologi dan Fitur Pendukung Kesehatan Jantung

Mayapada Hospital juga menghadirkan fitur digital seperti Health Articles dan Tips di aplikasi MyCare, serta integrasi dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, kalori, langkah, dan BMI secara real-time. Hal ini memudahkan lansia dan keluarga dalam menjaga kesehatan jantung secara proaktif.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kesadaran dan edukasi keluarga tentang aritmia pada lansia merupakan kunci utama dalam mencegah komplikasi jantung yang fatal. Seringkali aritmia tidak menimbulkan gejala yang jelas sehingga pengawasan rutin dan pemeriksaan preventif harus menjadi prioritas.

Lebih jauh, pendekatan multidisiplin dan teknologi modern di fasilitas kesehatan seperti Mayapada Hospital menjadi contoh penting bagaimana manajemen aritmia tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan dan pemantauan jangka panjang. Keluarga dan lansia harus aktif menggunakan layanan ini untuk mengoptimalkan kualitas hidup.

Kedepannya, peningkatan akses dan pemasyarakatan pemeriksaan jantung untuk lansia harus didorong oleh pemerintah dan sektor kesehatan agar kasus aritmia dapat terdeteksi lebih dini dan penanganan bisa berjalan lebih efektif, mengurangi risiko stroke dan kematian akibat gangguan irama jantung.

Waspadai aritmia pada lansia sejak dini dengan pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat agar risiko komplikasi serius dapat diminimalisir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad