Jangan Kalap Makan Saat Lebaran: Waspadai Risiko Penyakit Setelah Idulfitri

Mar 13, 2026 - 17:00
 0  5
Jangan Kalap Makan Saat Lebaran: Waspadai Risiko Penyakit Setelah Idulfitri

Lebaran selalu identik dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera, mulai dari opor ayam, rendang, kue-kue manis, hingga santan yang melimpah. Namun, jangan sampai kalap makan saat Lebaran karena konsumsi makanan berlemak, manis, dan bersantan secara berlebihan dapat memicu sejumlah penyakit dan gangguan kesehatan yang serius.

Ad
Ad

Risiko Penyakit Setelah Lebaran yang Perlu Diwaspadai

Menurut dr. Waluyo Dwi Cahyono, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Mitra Dokter Spesialis Halodoc, menjaga kesehatan saat Lebaran bukan berarti harus menghilangkan kenikmatan menikmati hidangan khas. Namun, yang terpenting adalah mengatur cara mengolah dan mengonsumsi makanan secara bijak agar tidak berlebihan.

“Kita harus bisa mengontrol karena yang berlebihan itu tidak baik,” ujar dr. Waluyo dalam acara Halodoc Talk di Jakarta, Selasa (10/3).

Data dari Halodoc menunjukkan bahwa setelah perayaan Idulfitri, keluhan kesehatan akibat pola makan yang tidak seimbang mengalami peningkatan signifikan. Pada Lebaran 2025, pemeriksaan kolesterol dan gula darah naik hingga 95% dalam satu minggu setelah Lebaran dibandingkan dengan rata-rata mingguan biasa.

Selain itu, pembelian produk kesehatan untuk manajemen berat badan dan nutrisi juga meningkat sebesar 62%. Produk yang paling diminati antara lain minuman serat, teh detoks, suplemen pengendali kolesterol, dan kapsul herbal pelangsing.

Gangguan Pencernaan Umum Setelah Lebaran

Sembelit menjadi keluhan yang cukup sering muncul pasca Lebaran. Statistik Halodoc mencatat peningkatan keluhan sembelit sebesar 20% sejak minggu pertama Ramadan dan mencapai puncaknya pada minggu Idulfitri dengan kenaikan hingga 37%. Menariknya, konsultasi terkait sembelit pada waktu subuh melonjak hingga 593%.

Selain sembelit, gangguan saluran cerna lain seperti diare juga meningkat rata-rata 13% dalam dua minggu setelah Lebaran. Gejala yang dilaporkan meliputi:

  • Sakit perut
  • Muntah
  • Demam
  • Rasa lemas dan pusing

Faktor penyebabnya antara lain adalah kontaminasi makanan, penurunan daya tahan tubuh, dan kebersihan yang kurang terjaga selama perjalanan mudik dan aktivitas silaturahmi.

Tips Menjaga Kesehatan Saat Lebaran agar Terhindar dari Penyakit

Untuk memastikan perayaan Idulfitri tetap menyenangkan tanpa gangguan kesehatan, dr. Waluyo memberikan beberapa saran mudah yang bisa diterapkan:

  1. Jaga porsi makan tetap seimbang: Nikmati hidangan khas seperti opor dan rendang, tapi imbangi dengan konsumsi sayur dan buah agar serat membantu mengontrol penyerapan lemak.
  2. Berikan waktu adaptasi tubuh: Setelah sebulan berpuasa, hindari langsung mengonsumsi makanan pedas atau asam di pagi hari Lebaran agar tidak mengiritasi saluran pencernaan.
  3. Pilih metode memasak sehat: Gunakan cara memanggang atau menumis dengan sedikit minyak berkualitas agar cita rasa tetap terjaga tanpa menambah lemak berlebih.
  4. Jaga hidrasi dan istirahat yang cukup: Di tengah padatnya jadwal silaturahmi, tubuh tetap membutuhkan cairan dan waktu istirahat agar daya tahan tetap optimal.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, fenomena lonjakan masalah kesehatan pasca Lebaran ini sebenarnya mencerminkan kurangnya edukasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan yang sehat dan seimbang, terutama saat momen yang sarat dengan tradisi konsumsi berlebihan. Tren proaktif masyarakat yang memeriksakan kesehatan setelah Lebaran adalah kabar baik, namun akan lebih efektif bila pencegahan dilakukan lebih awal dengan konsumsi bijak selama Lebaran.

Selanjutnya, pemerintah dan pelaku industri makanan memiliki peran strategis untuk menyediakan opsi makanan yang lebih sehat dan edukasi gizi yang mudah dipahami. Ini juga kesempatan bagi platform kesehatan digital seperti Halodoc untuk mengedukasi masyarakat luas agar pola makan Lebaran tidak menjadi sumber masalah kesehatan jangka panjang.

Masyarakat dianjurkan untuk mulai membiasakan diri mengontrol porsi dan kualitas makanan, serta sadar pentingnya hidrasi dan istirahat, agar kebahagiaan Lebaran tidak ternoda oleh keluhan kesehatan yang sebenarnya dapat dicegah dengan langkah sederhana.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad