Longsor di Binusan Akibat Hujan Deras, Bangunan Peternakan Ayam Terancam

Jul 22, 2026 - 16:40
 0  2
Longsor di Binusan Akibat Hujan Deras, Bangunan Peternakan Ayam Terancam

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Nunukan dalam beberapa hari terakhir kembali memicu bencana tanah longsor. Peristiwa longsor terkini terjadi di Jalan Binusan RT 14, Kilometer 2, Kecamatan Nunukan, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 18.30 WITA. Longsor ini mengancam sebuah bangunan usaha peternakan ayam milik warga, menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan dan kerugian material yang ditimbulkan.

Ad
Ad

Respons Cepat BPBD Kabupaten Nunukan

Merespons laporan dari masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan segera mengerahkan tim asesmen ke lokasi longsor. Tim ini bertugas melakukan kaji cepat, mendata dampak kejadian, serta memastikan kondisi sekitar area longsor aman dari potensi bahaya susulan.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pendataan dan penilaian kondisi di lapangan. Syukurlah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kami mengimbau pemilik bangunan dan masyarakat sekitar agar tetap waspada, mengingat curah hujan masih cukup tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan,” ujar Fazwan, personel BPBD Kabupaten Nunukan.

Proses penanganan awal dilakukan oleh empat personel BPBD yang didukung satu personel Pemerintah Desa Binusan. Mereka menggunakan empat unit sepeda motor operasional, dua unit headlamp, dan dua unit handy talky (HT) untuk menunjang mobilitas dan komunikasi selama pelaksanaan asesmen di lapangan.

Penyebab dan Dampak Longsor di Binusan

Hasil asesmen sementara menunjukkan bahwa longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan deras secara terus-menerus selama beberapa hari. Material longsor yang terbawa tanah mengancam satu unit bangunan peternakan ayam milik Hendrik, yang berdiri dengan konstruksi rangka baja ringan (galvanis).

Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas BPBD Kabupaten Nunukan.

Imbauan dan Langkah Mitigasi bagi Masyarakat

BPBD Kabupaten Nunukan memberikan imbauan khusus kepada masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan lereng dan daerah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan yang masih berlangsung. Warga diminta untuk segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau BPBD jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, seperti:

  • Munculnya retakan pada tanah maupun bangunan
  • Perubahan bentuk tanah secara tiba-tiba
  • Kondisi drainase yang tersumbat atau meluap

Langkah ini penting agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sehingga bencana susulan dapat dicegah.

Koordinasi dan Pemantauan Berkelanjutan

Selain melakukan asesmen dan pendataan, BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Upaya mitigasi ini penting untuk melindungi masyarakat dan aset yang berada di sekitar lokasi rawan bencana. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan dari BPBD serta pemerintah desa demi keselamatan bersama.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, bencana longsor yang dipicu hujan deras di Binusan ini menjadi peringatan penting mengenai risiko bencana alam yang meningkat selama musim hujan, terutama di daerah dengan kondisi tanah yang labil. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ancaman terhadap bangunan peternakan ayam menunjukkan betapa seriusnya dampak ekonomi bencana tersebut bagi warga lokal.

Selain itu, kejadian ini menegaskan perlunya peningkatan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor. Banyak daerah di Indonesia yang memiliki karakteristik topografi mirip, sehingga pengalaman di Nunukan dapat menjadi pelajaran berharga untuk daerah lain yang rawan longsor.

Ke depan, pembenahan infrastruktur drainase, penanaman vegetasi penahan tanah, dan edukasi mitigasi bencana harus diperkuat agar kejadian serupa tidak menimbulkan kerugian lebih besar. Masyarakat dan pemerintah harus bersinergi dalam menghadapi tantangan bencana yang kian kompleks akibat perubahan iklim.

Untuk informasi lengkap dan update terkini mengenai bencana di Nunukan, pembaca dapat mengakses laporan resmi di benuanta.co.id serta mengikuti perkembangan berita di media nasional terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad