Banjir di Kampung Binala-Lelipang Sebabkan Dua Jembatan Putus dan Kerusakan Rumah

Jul 22, 2026 - 23:00
 0  3
Banjir di Kampung Binala-Lelipang Sebabkan Dua Jembatan Putus dan Kerusakan Rumah

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kampung Binala dan Kampung Lelipang di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, telah menyebabkan dampak serius berupa putusnya dua jembatan utama serta kerusakan pada sejumlah rumah penduduk. Kejadian ini terjadi pada pukul 08.00 Wita dan menjadi perhatian pemerintah daerah serta tim penanggulangan bencana setempat.

Ad
Ad

Kronologi dan Dampak Banjir serta Tanah Longsor di Kampung Binala dan Lelipang

Menurut keterangan Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, bencana ini dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi sejak malam hari, yang menyebabkan tanah tidak mampu menahan beban air sehingga terjadi longsor disertai banjir yang melanda dua kampung tersebut.

"Sebagaimana informasi dari Koramil Tamako, bencana banjir dan tanah longsor terjadi pukul 08.00 Wita," ujar Nuriadin di Manado, Rabu.

Dampak yang ditimbulkan antara lain:

  • Putusnya dua jembatan yang merupakan akses vital bagi masyarakat.
  • Kerusakan rumah, dengan satu rumah mengalami rusak berat yakni milik Keluarga Hiwoiang-Daud.
  • Satu rumah lainnya mengalami rusak ringan, yaitu milik Keluarga Manikome-Lumahedo.

Langkah Penanganan dan Evakuasi Korban

Setelah kejadian, sejumlah langkah cepat telah diambil oleh aparat keamanan dan pemerintah setempat untuk mengatasi dampak bencana ini:

  1. Babinsa diinstruksikan untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi banjir dan tanah longsor serta rumah-rumah yang terdampak.
  2. Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk membantu pembersihan material longsor yang menutupi akses jalan dan jembatan.
  3. Pengungsian warga terdampak ke Gedung Pertanian di Kampung Lelipang guna memastikan keselamatan mereka.
  4. Pelaporan kejadian kepada Dandim 1301/Sangihe untuk penanganan lebih lanjut.
  5. Personel Basarnas bersama pihak terkait turut membantu proses evakuasi dan pembersihan pascabencana.

Nuriadin menambahkan bahwa saat ini intensitas curah hujan sudah mulai berkurang sehingga diharapkan situasi dapat segera terkendali dan meminimalisasi risiko bencana susulan.

Kontribusi Basarnas dan Pihak Terkait dalam Penanganan Bencana

Basarnas Sulut bersama dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah terus berupaya melakukan tindakan cepat dan tepat dalam menanggulangi dampak bencana. Kesiapan menghadapi bencana seperti ini sangat penting mengingat Sulawesi Utara merupakan daerah yang rawan terhadap bencana alam, terutama di musim penghujan.

Menurut Nuriadin, koordinasi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana agar proses pemulihan dapat berjalan lancar serta mempercepat bantuan kepada masyarakat terdampak.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian banjir dan tanah longsor yang mengakibatkan putusnya dua jembatan di Kampung Binala dan Lelipang ini menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur yang tangguh dan kesiapsiagaan bencana di daerah rawan. Putusnya akses utama berpotensi menghambat distribusi bantuan dan mobilitas warga, sehingga pemerintah daerah perlu segera merencanakan pembangunan jembatan yang lebih kokoh dan tahan terhadap bencana alam.

Selain itu, penanganan pascabencana harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat agar proses evakuasi dan pemulihan berjalan efektif. Kondisi ini juga mengingatkan kita pada perlunya mitigasi risiko bencana yang berkelanjutan, termasuk pengelolaan lingkungan yang baik untuk meminimalisasi longsor dan banjir.

Ke depan, masyarakat dan pemerintah harus meningkatkan kewaspadaan terutama pada musim penghujan, dengan pemantauan intensif dan kesiapan sarana prasarana. Langkah ini bukan hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga menjaga kesinambungan aktivitas sosial ekonomi di wilayah terdampak.

Untuk informasi terkini dan langkah penanganan bencana lainnya, masyarakat dapat mengakses laporan resmi yang tersedia di situs ANTARA News serta mengikuti arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad