Jalan Sukamukti Bojongmangu Longsor Berbulan-bulan, Warga Mendesak Perbaikan Permanen
Jalan Sukamukti di Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, mengalami kerusakan parah akibat longsor yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Warga setempat mengeluhkan kondisi jalan yang sejak Februari 2026 mulai retak dan semakin memburuk hingga menutup separuh badan jalan, menghambat aktivitas harian mereka.
Deni, salah satu warga Kampung Cibungur, Desa Sukamukti, menjelaskan kondisi jalan tersebut saat ditemui pada Jumat (31/7/2026).
"Awalnya pas bulan puasa sudah mulai retak-retak, lalu setelah lebaran kondisinya makin parah hingga menutup separuh badan jalan,"ujarnya. Kondisi ini membuat akses warga menuju pusat pemerintahan dan kawasan industri yang menjadi urat nadi kehidupan mereka menjadi terganggu.
Kerusakan Jalan Sukamukti dan Dampak Bagi Warga
Longsor yang terjadi pada jalan penghubung antar wilayah tersebut ternyata sudah berlangsung lebih dari lima bulan. Meski sudah sempat mendapat perhatian dari pihak desa dan kecamatan, perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara dan belum menyelesaikan masalah secara tuntas.
Deni menambahkan, "Sempat ada yang datang memantau, tapi perbaikannya hanya seadanya saja sampai sekarang," sehingga warga masih menghadapi kesulitan dalam mobilitas sehari-hari. Berikut ini beberapa dampak yang dirasakan warga akibat kerusakan jalan Sukamukti:
- Hambatan akses transportasi bagi warga yang beraktivitas di pusat pemerintahan dan kawasan industri.
- Risiko keselamatan meningkat akibat kondisi jalan yang retak dan longsor, terutama pada musim hujan.
- Gangguan ekonomi karena distribusi barang dan jasa menjadi terhambat.
- Penurunan kualitas hidup warga akibat kesulitan akses ke fasilitas umum dan layanan penting.
Harapan Warga dan Tuntutan Perbaikan Permanen
Warga Desa Sukamukti berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi segera memberikan perhatian serius dan melakukan perbaikan permanen pada jalan tersebut. Jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan berbagai aktivitas sosial dan ekonomi warga, sehingga penanganan tuntas sangat dibutuhkan.
Pemkab Bekasi sejauh ini disebut telah melakukan pemantauan, namun belum ada tindakan nyata yang memadai untuk memperbaiki kondisi jalan dengan standar yang layak dan tahan lama. Warga menginginkan pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi juga memperkuat struktur jalan agar tidak mudah longsor kembali.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kondisi jalan Sukamukti yang sudah longsor selama berbulan-bulan ini bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga mencerminkan tantangan dalam pengelolaan pembangunan daerah di Kabupaten Bekasi. Jalan yang rusak parah dan belum mendapat penanganan permanen akan berdampak langsung pada produktivitas warga dan perekonomian lokal.
Langkah perbaikan yang hanya bersifat sementara menunjukkan adanya kendala dalam perencanaan anggaran atau koordinasi antar instansi terkait. Jika tidak segera diatasi, kerusakan jalan ini bisa memperburuk kemacetan, meningkatkan biaya operasional warga dan pelaku usaha, serta mengancam keselamatan pengguna jalan.
Ke depan, Pemkab Bekasi perlu mengalokasikan dana khusus untuk perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan, serta melakukan pemantauan berkala agar kejadian serupa tidak terulang. Warga dan pemerintah harus berkolaborasi dalam mengupayakan solusi permanen yang tepat guna.
Untuk informasi lebih lanjut dan update terkini mengenai kondisi jalan Sukamukti, pembaca dapat mengunjungi sumber berita asli di Infobekasi.co.id serta mengikuti perkembangan berita infrastruktur di media terpercaya lainnya seperti Kompas.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0