Partai NasDem Sumbang 1.000 Buku untuk Perpustakaan Lapas Cipinang Bangun Harapan Baru

Mar 17, 2026 - 12:50
 0  4
Partai NasDem Sumbang 1.000 Buku untuk Perpustakaan Lapas Cipinang Bangun Harapan Baru

Fraksi Partai NasDem DPR RI kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan warga binaan dengan menyumbangkan 1.000 buku untuk perpustakaan Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar pada Senin, 16 Maret 2026.

Ad
Ad

Tradisi Berkelanjutan Partai NasDem untuk Warga Binaan

Ketua Komisi XIII DPR RI sekaligus Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak Partai NasDem mulai duduk di DPR pada 2014. Tahun sebelumnya, mereka juga menggelar buka puasa bersama di Lapas Perempuan, dan kini giliran Lapas Cipinang yang menjadi lokasi kegiatan.

“Ini tradisi. Sudah mulai dari periode awal NasDem ada di DPR sejak 2014. Tahun kemarin kita buka puasa bersama di Lapas Perempuan, dan hari ini di Cipinang,” ujar Willy Aditya.

Menurut Willy, kegiatan ini adalah bentuk nyata solidaritas sosial kepada kelompok masyarakat yang selama ini kurang mendapat perhatian langsung dari publik. Ia menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial terutama kepada mereka yang sering terpinggirkan.

“Ini untuk menggalang sebuah bentuk solidaritas. Orang tidak pernah datang, maka kita yang datang. Untuk mengatakan bahwa selama ini orang memiliki asumsi atau prejudice. Kita di NasDem ingin membuktikan bahwa kalau kita ingin baik, semua harus dirangkul,” imbuhnya.

Manfaat Buku untuk Pembelajaran Warga Binaan

Dalam kesempatan yang sama, Fraksi NasDem menyerahkan bantuan buku secara simbolis untuk memperkaya koleksi perpustakaan Lapas Cipinang. 1.000 buku tersebut diharapkan menjadi sumber pembelajaran dan refleksi bagi para narapidana, mengingat akses terhadap gadget sangat terbatas di dalam lapas.

“Kami menyumbangkan seribu buku untuk perpustakaan Lapas Cipinang. Insya Allah ini bermanfaat. Karena gadget tidak boleh, sehingga teman-teman warga binaan di sini bisa membaca,” jelas Willy.

Willy juga mengingatkan bahwa lembaga pemasyarakatan seharusnya tidak hanya dipandang sebagai tempat hukuman, melainkan sebagai ruang untuk membangun harapan dan perubahan positif bagi penghuninya. Pesan ini sejalan dengan nilai-nilai yang pernah diusung dalam Kongres Restorasi Partai NasDem.

“Kita ingat bagaimana program yang diputuskan oleh NasDem dengan Kongres Restorasi: kakus adalah tempat yang kotor, tapi kita membuatnya menjadi bersih. Begitu juga dengan lapas. Seolah-olah itu menjadi tempat hukuman, tapi dari sinilah orang harus memiliki harapan,” ungkapnya.

Menghapus Prasangka dan Membangun Harapan

Dalam sambutannya, Willy menekankan pentingnya menghapus segala prasangka negatif terhadap warga binaan serta membangun sikap saling merangkul. Ia mencontohkan kisah Nabi Yusuf yang difitnah dan dipenjara, namun kemudian bangkit menjadi pemimpin besar sebagai pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki hidup.

Melalui kegiatan ini, Fraksi NasDem ingin mengirim pesan kuat bahwa setiap individu, termasuk warga binaan, berhak mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk masa depan yang lebih baik. Kegiatan sosial ini juga menjadi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial Partai NasDem dalam mendukung program pembinaan dan restorasi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah Partai NasDem menyumbang buku ke Lapas Cipinang bukan sekadar aksi simbolis, melainkan sebuah game-changer dalam paradigma pembinaan narapidana di Indonesia. Dengan memberikan akses pengetahuan melalui buku, Partai NasDem membuka pintu harapan baru bagi warga binaan yang selama ini kerap mendapat stigma negatif dan kurang perhatian.

Selain manfaat langsung berupa peningkatan literasi dan edukasi, inisiatif ini juga berpotensi mengubah persepsi masyarakat tentang fungsi lembaga pemasyarakatan. Dari tempat hukuman murni, lapas dapat menjadi ruang rehabilitasi sosial dan pengembangan diri, sejalan dengan semangat restorasi yang diusung Partai NasDem.

Ke depan, penting untuk melihat bagaimana dukungan seperti ini bisa diperluas dan diintegrasikan dengan program pembinaan terpadu yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi masyarakat. Jika konsisten dan berkelanjutan, upaya ini dapat membantu mengurangi angka residivisme dan mendukung reintegrasi sosial warga binaan secara lebih efektif.

Partai NasDem telah memulai langkah positif yang seharusnya diikuti oleh partai politik dan institusi lain agar pembinaan warga binaan benar-benar menjadi prioritas nasional. Mari kita nantikan perkembangan program ini dan bagaimana dampaknya terhadap pembangunan sumber daya manusia di lembaga pemasyarakatan Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad