IHSG Rebound Hampir 2%, Asing Diam-diam Akumulasi Saham Energi & Telekomunikasi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengejutkan pasar dengan rebound signifikan hampir 2% pada Rabu (1/4/2026), meskipun investor asing secara agregat masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp165,5 miliar. Uniknya, di balik tekanan jual ini, investor asing justru melakukan pembelian selektif di saham-saham tertentu, terutama di sektor energi dan telekomunikasi.
Asing Fokus Akumulasi Saham Energi dan Telekomunikasi
Data transaksi menunjukkan bahwa meski secara keseluruhan asing melakukan net sell, terdapat akumulasi pembelian signifikan pada beberapa emiten yang menjadi target utama. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menjadi yang paling banyak diakumulasi asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp106,2 miliar. Di posisi berikutnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan net buy masing-masing sebesar Rp93,8 miliar dan Rp79,9 miliar.
Berikut adalah daftar 10 saham dengan pembelian bersih asing terbesar pada hari tersebut:
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) - Rp106,2 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp93,8 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp79,9 miliar
- PT United Tractors Tbk (UNTR) - Rp52,6 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) - Rp52 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rp50,5 miliar
- PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) - Rp49,5 miliar
- PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Rp48,3 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp46,4 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Rp46,2 miliar
IHSG Menguat Didukung Saham-Saham Konglomerat dan Sektor Utama
Pergerakan IHSG yang melonjak hampir 2% atau 136,22 poin ke level 7.184,44 ini ditopang oleh kenaikan saham-saham besar serta seluruh sektor yang berada di zona hijau. Sektor utilitas, bahan baku, dan konsumer non-primer menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan masing-masing sebesar 4%, 3,66%, dan 3,09%. Nilai transaksi harian juga mulai meningkat menjadi Rp16,44 triliun dengan volume perdagangan hampir 30 miliar saham dalam 1,99 juta kali transaksi.
Saham-saham konglomerat menjadi kontributor utama penguatan IHSG. Impack Pratama (IMPC) melonjak 21,6% dan memberikan sumbangan 10,17 poin pada indeks. Disusul oleh Telkom (TLKM) dengan kontribusi 9,48 poin, Barito Renewables Energy (BREN) 9,26 poin, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) 8,95 poin, dan Bumi Resources Minerals (BRMS) 7,48 poin.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, rebound IHSG yang signifikan ini mengindikasikan adanya sentimen positif yang mulai membaik di pasar modal Indonesia, meski masih diwarnai oleh aksi jual bersih asing secara agregat. Strategi pembelian selektif pada saham-saham sektor energi dan telekomunikasi menunjukkan bahwa investor asing masih memandang sektor-sektor ini memiliki prospek fundamental yang kuat dan potensi pertumbuhan jangka panjang.
Fenomena ini juga merefleksikan adanya rotasi portofolio asing, dari saham-saham yang kurang menarik ke saham yang dianggap undervalued atau memiliki katalis positif. Investor perlu mewaspadai bahwa pergerakan ini bisa menjadi awal dari tren penguatan berkelanjutan, terutama jika didukung oleh faktor-faktor makroekonomi yang stabil dan sentimen global yang membaik.
Selanjutnya, penting bagi pelaku pasar untuk terus mengikuti perkembangan transaksi asing dan dinamika sektor utama di Bursa Efek Indonesia. Berita terbaru dapat dilihat secara langsung melalui CNBC Indonesia untuk analisis lebih mendalam dan update terkini.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0