Louis Theroux Ungkap Dunia Manosphere: Dokumenter Netflix yang Mengungkap Kontroversi
Louis Theroux, pembuat film dokumenter kawakan, kembali hadir dengan karya terbarunya yang berjudul Inside the Manosphere, sebuah dokumenter yang kini tayang di Netflix dan mengupas tuntas dunia manosphere. Dunia ini terdiri dari influencer, podcaster, dan livestreamer yang secara terang-terangan mempromosikan supremasi pria dan penindasan terhadap perempuan.
Dunia Manosphere dan Tokoh-Tokohnya
Dalam dokumenter ini, Theroux mengangkat sejumlah figur kontroversial yang berpengaruh dalam ruang maya tersebut. Meski sosok paling berpengaruh sekaligus berbahaya, Andrew Tate, tidak berhasil diwawancarai, Theroux tetap berhasil menyajikan wawancara dengan tokoh-tokoh seperti podcaster Myron Gaines, penulis buku "Why Women Deserve Less", serta red piller Justin Waller dan konspirasionis Sneako. Namun, perhatian paling panjang diberikan kepada Harrison Sullivan, alias HStikkytokky, seorang influencer asal Inggris yang kini tinggal di luar negeri untuk menghindari tuntutan hukum, dan ia dengan sinis menyebut pacarnya sebagai "mesin pencuci piringnya".
Ideologi dan Konten Manosphere yang Mengkhawatirkan
Pandangan yang disampaikan oleh para pria ini bergantian antara absurd, regresif, dan sangat menjijikkan. Mereka mengusung pesan yang kerap bersifat seksis dan rasis dengan campuran misinformasi yang menggelikan, misalnya klaim bahwa "mereka memasukkan sesuatu ke dalam air keran yang membuat orang menjadi transgender." Pendekatan mereka terhadap gender terkesan berbau abad pertengahan dan sangat membenci perempuan, yang sering mereka bantah dengan alasan klasik "bagaimana bisa saya benci perempuan, ibu saya juga perempuan!". Motivasi mereka ini semakin diperparah oleh algoritma media sosial yang mendulang klik dan perhatian.
Dalam satu momen yang mengejutkan, Sullivan mengakui secara tersirat bahwa ia memilih jalan amoral demi meraih popularitas dan klik di dunia maya.
Pendekatan Louis Theroux: Sederhana namun Kadang Kurang Tegas
Theroux mengambil pendekatan serius dan tenang dalam menemui para tokoh ini. Gaya dokumenter ini lebih mengarah ke The Settlers daripada gaya eksplorasi aneh ala Weird Weekends. Maskulinitas Theroux yang khas menjadi kontras yang penting terhadap sikap maskulin yang agresif dan penuh permusuhan yang ditemuinya. Ia kerap merespon dengan ekspresi kecewa seperti seorang ayah kelas menengah yang berharap anaknya bisa lebih dewasa.
Namun, pendekatan yang netral dan kalem ini terkadang kurang efektif. Banyak pernyataan yang jelas-jelas menjijikkan tidak langsung disanggah atau dikritik secara tegas. Lebih dari itu, dengan memberi panggung kepada para figur ini, dokumenter ini berpotensi justru memperkuat posisi mereka dan memberi mereka lebih banyak perhatian, yang sebenarnya ingin dikritik oleh Theroux. Contohnya, Sullivan yang awalnya curiga terhadap niat Theroux, justru memanfaatkan perhatian itu untuk memasukkan Theroux ke dalam siaran langsungnya tanpa izin.
Kekurangan Suara Perempuan dalam Dokumenter
Salah satu kelemahan dokumenter ini adalah minimnya suara perempuan. Meskipun ada beberapa adegan yang menampilkan istri atau pacar para influencer, misalnya pacar Gaines yang tampak tidak nyaman saat membahas filosofi "monogami satu arah" sang kekasih, atau ibu Sullivan yang menegur anaknya, keberadaan suara perempuan yang lebih banyak sangat dibutuhkan untuk memperkaya perspektif, terutama karena perempuan adalah yang paling terdampak oleh kebencian yang disebarkan di manosphere.
Selain itu, dokumenter ini tidak cukup mengupas dampak nyata patriarki yang berbahaya. Menurut data PBB, rata-rata 137 perempuan atau gadis dibunuh setiap hari oleh pasangan atau anggota keluarga, fakta yang sangat mengerikan namun kurang disentuh dalam film ini.
Dampak pada Pemuda Rentan
Bagian paling menggugah dari dokumenter ini justru adalah saat Theroux bertemu dengan para pengikut para influencer tersebut. Ia mencoba memahami daya tarik ideologi ini bagi para pemuda yang rentan dan mudah terpengaruh. Salah satu pemuda yang ditemui, yang kehilangan saudaranya karena bunuh diri, mengulang pesan yang didengarnya dari para influencer, yaitu bahwa depresi itu tidak nyata. Ia berkata, "Kita tidak seharusnya bahagia. Sebagai pria, kita memang seharusnya menderita." Pernyataan tersebut cukup menyedihkan dan menegaskan bahwa banyak pria saat ini sedang menghadapi krisis identitas dan mental yang serius.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, dokumenter Inside the Manosphere karya Louis Theroux mengangkat isu yang sangat penting tentang bagaimana budaya pria toksik dan supremasi pria berkembang dan berdampak luas, terutama di era media sosial. Namun, keberadaan dokumenter ini juga menyimpan paradoks: dengan menampilkan para tokoh kontroversial tersebut tanpa kritik keras, ada risiko mereka justru mendapat panggung lebih luas dan memperkuat pengaruh negatif mereka.
Selain itu, kurangnya suara perempuan dan minimnya pembahasan dampak nyata dari ideologi ini terhadap korban perempuan membuat dokumenter ini kurang lengkap. Publik perlu terus mengawal isu ini agar tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi panggilan untuk tindakan nyata.
Kedepannya, penting bagi pembuat film dan media untuk menampilkan narasi yang lebih berimbang dan kritis, serta memasukkan perspektif perempuan lebih banyak agar gambaran yang disajikan lebih komprehensif. Juga, edukasi mental kesehatan pria harus menjadi prioritas untuk mengatasi krisis maskulinitas yang tengah terjadi.
Dokumenter ini menjadi pengingat bahwa isu maskulinitas toksik bukanlah masalah sederhana, melainkan fenomena sosial yang harus ditangani dengan serius oleh masyarakat luas, pembuat kebijakan, dan komunitas online.
Louis Theroux: Inside the Manosphere bukan hanya sekadar pengungkapan dunia gelap pria supremasi, tapi juga cermin buruk tentang kondisi sosial dan psikologis pria saat ini. Untuk itu, penting bagi kita untuk terus mengikuti perkembangan isu ini dan mendorong dialog yang sehat demi masa depan yang lebih inklusif dan adil.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0