Gubernur California Gavin Newsom Tuding Trump Raup Untung Besar dari Kenaikan Harga Minyak

Mar 13, 2026 - 16:30
 0  5
Gubernur California Gavin Newsom Tuding Trump Raup Untung Besar dari Kenaikan Harga Minyak

Gubernur California Gavin Newsom, yang tengah menjadi sorotan sebagai kandidat terkuat dari Partai Demokrat untuk pemilihan presiden Amerika Serikat 2028, baru-baru ini melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Donald Trump. Kritik ini muncul menyusul unggahan Trump yang mengklaim bahwa kenaikan harga minyak justru menguntungkan Amerika Serikat.

Ad
Ad

Kontroversi Unggahan Trump Soal Harga Minyak

Pada sebuah unggahan di platform X, Donald Trump menyatakan bahwa karena Amerika Serikat kini menjadi produsen minyak terbesar di dunia, kenaikan harga minyak global akan memberikan keuntungan finansial bagi negara tersebut. Trump menulis, "Ketika harga minyak naik, kita menghasilkan banyak uang." Pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari Newsom.

"Jangan khawatir, Amerika! Harga bensin Anda naik – tetapi Trump menghasilkan banyak uang. Jadi tidak apa-apa," tulis Gavin Newsom menanggapi unggahan tersebut.

Pernyataan Newsom tersebut menyoroti ketimpangan persepsi antara keuntungan ekonomi yang dirasakan oleh beberapa pihak dan beban yang diterima masyarakat luas akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan harga BBM secara langsung berdampak pada pengeluaran rumah tangga dan biaya transportasi yang semakin membebani masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah.

Latar Belakang Kenaikan Harga Minyak dan Dampaknya

Harga minyak dunia memang mengalami fluktuasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dipengaruhi oleh faktor geopolitik dan kebijakan produksi dari negara-negara produsen utama. Amerika Serikat, yang kini menjadi salah satu produsen minyak terbesar, mendapat manfaat dari harga minyak yang tinggi melalui pendapatan dari ekspor dan sektor energi.

  • Harga BBM naik menyebabkan biaya hidup meningkat terutama untuk transportasi dan kebutuhan pokok.
  • Perusahaan minyak dan pelaku industri energi mendapatkan keuntungan besar dari kondisi harga minyak yang tinggi.
  • Kontroversi muncul karena sebagian masyarakat merasa terbebani sementara elit politik dan bisnis justru diuntungkan.
  • Kebijakan energi dan geopolitik AS menjadi sorotan terkait bagaimana keuntungan minyak didistribusikan.

Perang Pilihan AS dan Israel terhadap Iran

Selain kontroversi harga minyak, isu geopolitik lain yang turut mendapat perhatian adalah ketegangan antara AS, Israel, dan Iran. Seorang profesor dari Universitas Teheran, yang diwawancarai oleh Al Jazeera, mengatakan bahwa AS dan Israel sedang melakukan "perang pilihan" melawan Iran setelah negosiasi diplomatik gagal.

"Iran tidak memulai perang ini. Ini adalah perang pilihan Trump dan Netanyahu," ujar profesor Izadi.

Ketegangan ini semakin memperumit situasi global dan berpotensi memengaruhi harga minyak serta stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi pusat produksi minyak dunia.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kritik Gavin Newsom terhadap Donald Trump bukan hanya soal politik menjelang pemilihan presiden 2028, tetapi mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap kesenjangan ekonomi yang makin lebar akibat kebijakan energi yang pro-industri besar. Kenaikan harga minyak yang seharusnya menjadi berkah bagi negara ternyata dirasakan sebagai beban oleh rakyat biasa.

Lebih jauh, klaim Trump bahwa kenaikan harga minyak menguntungkan AS harus dilihat dari perspektif yang lebih luas. Keuntungan tersebut memang nyata bagi industri energi dan pendapatan negara, tetapi jika tidak diimbangi dengan kebijakan subsidi atau bantuan sosial, masyarakat luas akan terus merasakan dampak negatifnya secara langsung.

Selain itu, isu geopolitik yang melibatkan Iran, AS, dan Israel menambah ketidakpastian pasar minyak. Konflik yang berkepanjangan dapat memicu lonjakan harga minyak yang semakin membebani perekonomian dunia, termasuk Indonesia yang masih bergantung pada impor minyak mentah dan produk BBM tertentu.

Ke depan, penting bagi pemerintah AS dan negara-negara terkait untuk mengedepankan diplomasi dan kebijakan yang adil agar manfaat kenaikan harga minyak bisa dirasakan secara merata tanpa membebani rakyat kecil. Bagi masyarakat Indonesia dan dunia, perkembangan ini perlu terus dipantau karena berpengaruh besar pada inflasi dan stabilitas ekonomi global.

Simak terus berita terbaru dan analisis mendalam terkait dinamika harga minyak dan politik global hanya di kanal kami.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad