Wali Kota New York Zohran Mamdani Ungkap Kendala Tangkap Netanyahu Sesuai ICC

Jul 22, 2026 - 14:40
 0  2
Wali Kota New York Zohran Mamdani Ungkap Kendala Tangkap Netanyahu Sesuai ICC

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengakui bahwa pemerintahannya tidak dapat mengeksekusi perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sesuai dengan perintah dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Pernyataan ini disampaikan Mamdani dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial X pada Selasa (21/7), yang kemudian menjadi sorotan publik dan media internasional.

Ad
Ad

Penjelasan Zohran Mamdani soal Surat Perintah ICC

Dalam video tersebut, Mamdani menyampaikan bahwa pemerintah Kota New York telah melakukan kajian mendalam terkait kemungkinan penangkapan Netanyahu jika sang Perdana Menteri menginjakkan kaki di wilayah kota tersebut. "Kami sudah meninjau setiap jalur hukum yang tersedia berdasarkan peraturan yang berlaku," ujarnya, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada mekanisme hukum yang memungkinkan pemerintah kota untuk mengeksekusi perintah ICC tersebut secara langsung.

Hal ini menegaskan keterbatasan yurisdiksi pemerintah kota dalam melaksanakan perintah internasional yang melibatkan tokoh asing dengan status diplomatik tinggi. Seperti diketahui, ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu terkait tuduhan pelanggaran serius, namun pelaksanaan perintah tersebut membutuhkan koordinasi dan dukungan dari pemerintah federal dan negara terkait.

Implikasi Hukum dan Politik dari Pernyataan Mamdani

  • Yurisdiksi Kota vs. Pemerintah Federal: Wali kota tidak memiliki kewenangan untuk menangkap pemimpin asing secara sepihak, terutama tanpa dukungan pemerintah federal dan lembaga penegak hukum nasional.
  • Hubungan Diplomatik AS-Israel: Penangkapan Netanyahu di wilayah AS dapat menimbulkan ketegangan diplomatik yang serius, sehingga pemerintah kota harus berhati-hati dalam mengambil langkah hukum.
  • Peran ICC dan Penegakan Hukum Internasional: ICC sering menghadapi kendala dalam mengeksekusi putusan terhadap tokoh dunia karena keterbatasan mekanisme penegakan hukum secara langsung.

Menurut laporan CNN Indonesia, pernyataan ini menjadi penting di tengah ketegangan global yang melibatkan isu HAM dan hukum internasional terkait konflik di Timur Tengah.

Sejarah Singkat Surat Perintah Penangkapan ICC untuk Netanyahu

Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang. Namun, sejak awal, pelaksanaan surat perintah ini menghadapi tantangan besar karena status politik Netanyahu sebagai kepala pemerintahan negara berdaulat dan hubungan kuat antara Israel dan Amerika Serikat.

ICC tidak memiliki pasukan penegak hukum sendiri dan sangat bergantung pada kerja sama negara-negara anggota untuk mengeksekusi perintahnya. Oleh karena itu, respons dari pemerintah lokal seperti New York sangat penting, meski faktanya kewenangan mereka terbatas.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pengakuan Wali Kota Zohran Mamdani ini menggarisbawahi kompleksitas penegakan hukum internasional di era globalisasi dan politik yang semakin dipolitisasi. Meski ICC berperan penting dalam menegakkan keadilan global, kenyataannya eksekusi perintah penangkapan terhadap tokoh negara sangat bergantung pada dinamika politik dan aliansi strategis antarnegara.

Selain itu, pernyataan Mamdani menggambarkan bahwa pemerintah daerah, meski memiliki niat kuat untuk mendukung hukum internasional, tidak bisa bertindak sendiri tanpa dukungan pemerintah pusat maupun kerangka hukum nasional yang jelas. Hal ini menjadi peringatan bahwa penegakan hukum internasional tidak bisa dilepaskan dari konteks politik dan diplomasi.

Ke depannya, publik dan pengamat harus memperhatikan bagaimana pemerintah federal Amerika Serikat serta lembaga internasional lainnya merespons surat perintah ICC ini. Apakah akan ada langkah-langkah konkret ataukah perintah tersebut tetap menjadi simbol tanpa tindakan nyata? Jawaban atas pertanyaan ini akan sangat menentukan kredibilitas penegakan hukum internasional di masa depan.

Untuk perkembangan terbaru terkait isu ini dan dinamika hukum internasional, pembaca disarankan untuk terus mengikuti berita dari sumber terpercaya seperti CNN Indonesia dan media internasional lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad