Stres Jadi Pemicu Utama Penyakit Autoimun pada Perempuan, Ini Faktanya

Jul 27, 2026 - 13:27
 0  1
Stres Jadi Pemicu Utama Penyakit Autoimun pada Perempuan, Ini Faktanya

Penyakit autoimun semakin banyak menyerang perempuan, terutama yang berada dalam usia reproduksi. Para pakar kesehatan mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang signifikan dalam memperburuk risiko munculnya penyakit ini adalah stres yang tidak terkelola dengan baik. Kondisi ini menyebabkan sistem imun yang seharusnya melindungi tubuh justru menyerang sel-sel tubuh sendiri.

Ad
Ad

Mekanisme Penyakit Autoimun dan Faktor Risiko

Menurut Prof. Nyoman Kertia, seorang pakar Reumatologi, Internis, dan Herbal dari Universitas Gadjah Mada (UGM), penyakit autoimun terjadi akibat kekeliruan sistem kekebalan tubuh dalam membedakan antara sel asing dan sel tubuh sendiri. Seharusnya, sistem imun fokus menyerang bakteri, virus, atau zat berbahaya lainnya, namun pada penderita autoimun, sel imun justru menyerang jaringan tubuh sendiri.

Organ tubuh yang bisa diserang oleh autoimun sangat beragam, mulai dari kulit, ginjal, paru-paru, hati, hingga organ vital lainnya. Hal ini menjadikan penyakit autoimun cukup kompleks dan perlu penanganan khusus.

Prevalensi dan Dampak Autoimun di Indonesia

Prof. Nyoman memperkirakan bahwa sekitar 2 persen populasi dewasa di Indonesia mengalami penyakit autoimun. Jika dihitung, ini berarti ada sekitar empat juta orang di Indonesia yang menjadi penderita autoimun. Angka ini menunjukkan bahwa autoimun bukanlah penyakit langka dan perlu perhatian serius dari masyarakat dan pelaku kesehatan.

Perempuan Lebih Rentan, Peran Hormon Estrogen

Salah satu fakta penting adalah bahwa 80 persen penderita autoimun adalah perempuan. Prof. Nyoman mengungkapkan bahwa hormon estrogen berperan besar dalam meningkatkan risiko autoimun pada perempuan. Ketidakseimbangan hormon atau perubahan hormon, khususnya pada usia muda, dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh sehingga memicu penyakit autoimun.

"Pada perempuan usia muda, sistem imun masih sangat aktif sehingga kasus autoimun lebih sering ditemukan," ujar Prof. Nyoman.

Stres Sebagai Pemicu Penyakit Autoimun

Selain faktor hormonal, stres menjadi pemicu yang tidak boleh diabaikan. Stres kronis dapat mengganggu keseimbangan sistem imun dan memperburuk kondisi autoimun. Oleh karena itu, pengelolaan stres yang baik sangat penting untuk mencegah dan mengendalikan penyakit ini.

Langkah Pencegahan dan Manajemen Penyakit Autoimun

  1. Kelola stres dengan baik: Melalui meditasi, olahraga ringan, dan teknik relaksasi.
  2. Pola hidup sehat: Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan tidur cukup.
  3. Rutin memeriksakan kesehatan: Terutama bagi perempuan usia reproduksi dengan risiko tinggi.
  4. Konsultasi dengan dokter spesialis: Untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, peningkatan kasus autoimun pada perempuan merupakan alarm bagi sistem kesehatan Indonesia untuk lebih fokus pada faktor-faktor psikososial seperti stres. Penyakit ini tidak hanya soal genetik atau hormonal, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh gaya hidup dan kondisi mental. Stres sebagai pemicu autoimun membuka peluang bagi pendekatan pengobatan yang lebih holistik, termasuk peran penting psikolog dan ahli kesehatan mental dalam tim perawatan pasien autoimun.

Selain itu, fakta bahwa sekitar dua persen populasi dewasa Indonesia mengalami autoimun mengindikasikan potensi beban kesehatan masyarakat yang cukup besar. Pemerintah dan lembaga kesehatan harus meningkatkan edukasi dan akses ke layanan kesehatan yang komprehensif, terutama bagi perempuan yang berisiko tinggi.

Ke depan, penting untuk memantau tren perkembangan autoimun dan mengintegrasikan manajemen stres sebagai bagian dari strategi pencegahan. Masyarakat juga perlu waspada dan mengenali gejala awal agar penyakit ini dapat ditangani lebih dini.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkait penyakit autoimun, Anda dapat mengunjungi sumber aslinya di Ameera Republika dan juga mengikuti berita kesehatan terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad