Paolo Maldini Resign dari Direktur Teknik Timnas Italia Setelah Rekomendasi Pelatih Ditolak

Jul 28, 2026 - 09:10
 0  3
Paolo Maldini Resign dari Direktur Teknik Timnas Italia Setelah Rekomendasi Pelatih Ditolak

Paolo Maldini resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Teknik Timnas Italia menyusul penolakan terhadap semua rekomendasi pelatih yang dia ajukan. Keputusan ini menjadi sorotan besar di dunia sepakbola Italia dan menimbulkan pertanyaan soal dinamika di tubuh Federasi Sepakbola Italia (FIGC).

Ad
Ad

Wewenang Penuh yang Tidak Berjalan Mulus

Maldini ditunjuk sebagai Direktur Teknik pada pertengahan Juli 2026 dengan mandat untuk merancang program serta memilih pelatih baru untuk Timnas Italia. Presiden FIGC, Giovanni Malago, bahkan menyatakan bahwa dirinya langsung terpikir untuk menunjuk Maldini saat menerima mandat sebagai presiden.

Legenda AC Milan ini kemudian mengajukan beberapa nama besar sebagai kandidat pelatih, termasuk Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Namun, kedua nama tersebut secara tegas ditolak oleh FIGC, sehingga membuat proses pemilihan pelatih berjalan buntu.

Kisah Penolakan Andrea Pirlo

Setelah Ancelotti dan Guardiola, Maldini mengajukan Andrea Pirlo sebagai opsi ketiga. Namun, FIGC juga menolak Pirlo karena alasan yang cukup kontroversial. Pirlo diketahui menjadi brand ambassador perusahaan judi online asal Rusia, Fonbet, yang promosinya dianggap melanggar hukum karena perjudian online ilegal di Italia.

"Promosi judi di Italia adalah hal yang ilegal dan tidak bisa diterima sebagai alasan untuk memilih pelatih Timnas," ujar sumber dari FIGC.

Penolakan terhadap Pirlo ini memperparah ketegangan antara Maldini dengan pengurus FIGC, hingga akhirnya Maldini memilih mundur dari jabatannya.

Dampak dan Reaksi dari Mundurnya Maldini

Kabar pengunduran diri Maldini mengejutkan banyak pihak yang berharap kehadirannya bisa membawa perubahan positif bagi Timnas Italia. Beberapa pihak menilai, keputusan FIGC yang menolak nama-nama besar pelatih justru berpotensi menimbulkan stagnasi dalam pengembangan tim nasional.

  • FIGC perlu mencari solusi agar proses pemilihan pelatih tidak terhambat oleh birokrasi dan pertimbangan non-teknis.
  • Mundurnya Maldini bisa berdampak pada kepercayaan publik terhadap manajemen sepakbola nasional.
  • Timnas Italia harus segera menemukan pelatih baru agar persiapan menuju turnamen besar tidak terganggu.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pengunduran diri Paolo Maldini ini merupakan sinyal serius adanya masalah internal yang belum terselesaikan di tubuh FIGC. Penolakan terhadap pelatih-pelatih top seperti Ancelotti dan Guardiola, serta isu kontroversial terkait Pirlo, menunjukkan bahwa faktor non-teknis masih sangat kuat mempengaruhi keputusan penting di sepakbola Italia.

Keputusan ini bukan hanya kehilangan figur legendaris seperti Maldini, tetapi juga berpotensi menghambat kemajuan Timnas Italia secara drastis. Jika FIGC tidak segera memperbaiki mekanisme pengambilan keputusan dan membuka ruang dialog yang lebih konstruktif, masa depan sepakbola Italia bisa menghadapi tantangan berat dalam regenerasi dan prestasi internasional.

Kedepannya, publik dan pengamat sepakbola harus mengawasi ketat dinamika di FIGC dan siapa yang akan dipilih sebagai pengganti Maldini. Ini adalah momen krusial bagi sepakbola Italia untuk memastikan bahwa kepentingan teknis dan prestasi timnas menjadi prioritas utama.

Untuk berita lebih lengkap dan update terbaru, Anda dapat membaca sumber aslinya di Okezone Bola serta mengikuti laporan dari media terpercaya seperti Kompas Sports.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad