Unhas dan Kampus Jepang Kolaborasi Riset Atasi Banjir Makassar

Mar 16, 2026 - 16:10
 0  5
Unhas dan Kampus Jepang Kolaborasi Riset Atasi Banjir Makassar

Universitas Hasanuddin (Unhas) semakin memperkuat perannya dalam menangani permasalahan lingkungan strategis, terutama banjir yang kerap melanda Kota Makassar. Pada Senin, 16 Maret 2026, Unhas resmi menjalin kerja sama internasional dengan Fukuoka Institute of Technology (FIT) Jepang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di Ruang Rapat Rektor Unhas, Kampus Tamalanrea.

Ad
Ad

Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam internasionalisasi kampus sekaligus membuka peluang riset kolaboratif yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya dalam penanganan banjir dan pengembangan solusi lingkungan yang inovatif.

Fokus Kerja Sama dan Manfaat Riset Kolaboratif

Menurut Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan riset bersama terkait isu lingkungan yang sangat strategis. Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah penanganan banjir Makassar yang selama ini menjadi masalah berulang akibat perubahan iklim, urbanisasi, dan tata kelola lingkungan yang kurang maksimal.

“Kolaborasi dengan FIT berpotensi berkembang lebih luas, termasuk melalui program pendidikan inovatif berbasis penelitian. Salah satu peluangnya adalah program double degree berbasis riset,” ujar Jamaluddin Jompa.

Program double degree ini akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedua institusi untuk mendapatkan gelar dari dua universitas sekaligus dengan fokus penelitian yang mendalam, memperkuat kemampuan akademik dan riset mereka.

Strategi Internasionalisasi dan Penguatan Kemitraan Industri

Selain kolaborasi riset, Rektor Unhas juga menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari strategi untuk memperluas jaringan internasional dan menggandeng sektor industri. Tujuannya adalah membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap tantangan global, termasuk perubahan iklim dan teknologi.

“Penguatan kerja sama internasional juga diarahkan untuk memperluas kemitraan dengan sektor industri, baik di Jepang maupun Indonesia, guna membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap tantangan global,” tambah Jamaluddin Jompa.

Fukuoka Institute of Technology dan Posisi Indonesia sebagai Mitra Strategis

Dari pihak FIT, Dekan Faculty of Socio-Environmental Studies, Yang-Joong Yun, menyampaikan bahwa Indonesia adalah mitra strategis bagi Jepang. Kerja sama pendidikan tinggi antara kedua negara diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral dan menciptakan dampak positif dalam riset lingkungan dan teknologi.

“Indonesia merupakan mitra strategis Jepang, termasuk dalam penguatan kerja sama pendidikan tinggi,” ujar Yang-Joong Yun.

FIT juga berkomitmen untuk mendukung Unhas dalam pengembangan riset yang berdampak luas, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana banjir di kawasan Makassar.

Sejarah dan Konteks Masalah Banjir Makassar

Banjir di Makassar telah menjadi persoalan kronis yang memengaruhi kehidupan jutaan penduduk. Penyebab banjir ini beragam, mulai dari curah hujan tinggi, drainase yang kurang memadai, hingga alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Penanganan banjir memerlukan pendekatan multidisipliner dan teknologi tepat guna, termasuk sistem peringatan dini, pengelolaan DAS (Daerah Aliran Sungai), dan kebijakan tata ruang yang terpadu.

Dengan adanya kolaborasi riset internasional seperti ini, diharapkan muncul inovasi dan solusi yang bisa diimplementasikan secara efektif untuk mengurangi dampak banjir yang merugikan warga dan ekonomi lokal.

Langkah-Langkah Riset Bersama yang Direncanakan

  1. Pemetaan potensi banjir dan analisis risiko berbasis data lingkungan dan sosial.
  2. Pengembangan teknologi mitigasi banjir, seperti sistem drainase inovatif dan eco-engineering.
  3. Pelatihan dan edukasi masyarakat melalui program kampus dan komunitas.
  4. Penerapan program double degree untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang lingkungan.
  5. Kolaborasi dengan sektor industri untuk penerapan solusi teknologi yang berkelanjutan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah Unhas menjalin kerja sama riset dengan FIT Jepang merupakan strategi yang tepat dan visioner dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks di era perubahan iklim global. Banjir Makassar bukan hanya masalah lokal, melainkan bagian dari krisis lingkungan yang membutuhkan solusi inovatif yang berbasis riset dan kolaborasi internasional.

Kemitraan ini juga membuka peluang bagi Unhas untuk menjadi pionir dalam riset lingkungan di Kawasan Timur Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan pendidikan tinggi global. Namun, keberhasilan kerja sama ini akan sangat bergantung pada implementasi riset yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri, dan komunitas lokal.

Masyarakat dan pemangku kebijakan harus terus memantau perkembangan inisiatif ini, serta mendorong agar hasil riset dapat diintegrasikan dalam kebijakan tata ruang dan pengelolaan lingkungan yang efektif di Makassar. Dengan demikian, kolaborasi ini bukan hanya menjadi simbol kerja sama internasional, tetapi benar-benar membawa perubahan nyata di lapangan.

Kita patut menantikan inovasi dan program-program berkelanjutan dari kerja sama ini, yang juga dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia yang menghadapi permasalahan serupa.

Terus ikuti perkembangan berita ini untuk update riset dan implementasi solusi banjir di Makassar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad