Jan Olde Riekerink Puas Dewa United Tahan Imbang Persija Jakarta 1-1 di Stadion JIS
Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United, menyatakan rasa puasnya setelah tim asuhannya berhasil menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 1-1 dalam laga pekan ke-25 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (Stadion JIS), Minggu malam, 15 Maret 2026.
Meski hanya meraih satu poin, hasil ini sangat berarti bagi Dewa United karena mereka mampu mencuri poin di markas lawan yang dikenal sulit ditaklukkan. Dalam pertandingan tersebut, Persija sempat unggul lebih dulu melalui gol Maxwell Souza menjelang akhir babak pertama. Namun, Dewa United bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Alexis Messidoro pada menit ke-55.
Bangkit dari Kekecewaan dan Persiapan Singkat
Olde Riekerink menilai hasil imbang ini seperti sebuah kemenangan, mengingat kondisi timnya yang baru saja mengalami kekecewaan besar di ajang AFC Challenge League 2025-2026. Pada Kamis, 12 Maret 2026, Dewa United harus tersingkir setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Manila Digger di leg kedua perempat final, dengan agregat 2-3.
"Kami datang dari situasi yang sangat menyedihkan atau mengecewakan karena kami tidak lolos semifinal AFC Challenge League," ujar Olde Riekerink dalam konferensi pers usai laga, Senin (16/3/2026).
Lebih lanjut, pelatih asal Belanda ini menjelaskan tantangan persiapan yang sangat singkat. Mereka hanya punya dua hari untuk mempersiapkan diri menghadapi Persija, dengan hari pertama tidak bisa digunakan untuk berlatih dan hari kedua hanya difokuskan pada strategi permainan lawan.
"Kami hanya memiliki dua hari untuk mempersiapkan diri. Pada hari pertama kami tidak bisa berlatih, dan kemarin kami hanya membahas tentang Persija, cara mereka bermain, di mana peluangnya, lalu kami mencoba melatihnya," tambahnya.
Analisis Pertandingan dan Dampak Hasil Imbang
Persija yang bermain di kandang sendiri tentu menargetkan kemenangan demi memperkecil jarak poin dengan pemuncak klasemen Persib Bandung. Namun, Dewa United menunjukkan determinasi tinggi untuk tidak pulang dengan tangan kosong.
- Maxwell Souza membawa Persija unggul saat pertandingan memasuki menit akhir babak pertama.
- Alexis Messidoro menjadi pahlawan Dewa United dengan gol penyama kedudukan di menit ke-55.
- Hasil imbang membuat Persija gagal mendekati Persib di puncak klasemen, sementara Dewa United mendapat suntikan moral penting.
Kritik juga muncul terhadap kondisi rumput Stadion JIS yang dianggap kurang ideal, seperti yang disampaikan bek Persija, Jordi Amat, yang menilai lapangan berpengaruh pada kualitas permainan kedua tim.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, hasil imbang ini merupakan bukti bahwa Dewa United mampu menunjukkan karakter kuat meski dalam tekanan dan keterbatasan waktu persiapan. Jan Olde Riekerink berhasil memotivasi timnya untuk bangkit dari kekecewaan tersingkir di AFC Challenge League dan tetap kompetitif dalam Liga Super Indonesia.
Selain itu, hasil ini memperlihatkan bahwa persaingan di papan atas Super League semakin ketat. Persija harus segera memperbaiki performa mereka jika ingin terus menekan Persib Bandung, sementara Dewa United membuktikan diri sebagai tim yang sulit dikalahkan, terutama dalam laga tandang. Masa depan Dewa United di liga akan menarik untuk disimak, terutama bagaimana mereka mengelola jadwal padat dan menjaga konsistensi performa.
Ke depan, pengembangan kualitas stadion seperti Stadion JIS juga harus menjadi perhatian agar faktor teknis tidak menghambat kualitas pertandingan. Mari kita nantikan update pertandingan Super League berikutnya dan bagaimana kedua tim ini akan merespons hasil tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0