Longsor di Sumba Barat Daya: Ayah dan 3 Anak Tertimbun, 2 Bocah Masih Hilang

Mar 17, 2026 - 09:10
 0  3
Longsor di Sumba Barat Daya: Ayah dan 3 Anak Tertimbun, 2 Bocah Masih Hilang

Tragedi tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, menggemparkan masyarakat setempat pada Senin (16/3/2026). Seorang ayah bernama Anderias Bili (56) bersama tiga anaknya tertimbun longsor di lokasi galian tanah sertu di Kebun Tilu Mareda, Desa Djela Manu, Kecamatan Wewewa Utara. Hingga Senin malam, dua dari tiga anak tersebut masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif, sementara sang ayah mengalami luka serius di bagian kepala.

Ad
Ad

Detik-detik Longsor dan Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Sumba Barat Daya, AKP Bernardus Mbili Kandi, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WITA ketika Anderias dan anak-anaknya sedang berada di lokasi galian tanah sertu. Tanah sertu yang merupakan jenis tanah putih tersebut sedang digali untuk rencana pembangunan gereja di sekitar area tersebut.

“Tanah tiba-tiba runtuh dan menimpa para korban yang berada di sekitar lokasi galian,”

ujar Bernardus kepada Kompas.com pada Senin malam.

Longsoran tersebut terjadi secara mendadak sehingga para korban tidak sempat menghindar. Evakuasi pun dilakukan dengan cepat oleh warga dan petugas setempat untuk mencari dan menyelamatkan korban yang tertimbun.

Upaya Pencarian dan Kondisi Korban

Hingga malam hari, proses pencarian dua bocah yang masih hilang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama warga desa. Sementara ayah korban yang mengalami luka di kepala sudah dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Berikut kondisi korban secara singkat:

  • Anderias Bili (56): Luka serius di kepala, dalam perawatan rumah sakit.
  • Dua anak: Masih tertimbun longsor, dalam pencarian intensif.
  • Satu anak: Berhasil diselamatkan dan dalam kondisi stabil.

Warga setempat dan aparat keamanan terus berkoordinasi agar proses evakuasi dapat berjalan maksimal. Karena medan yang cukup sulit dan material longsor yang berat, pencarian diperkirakan akan memakan waktu lebih lama.

Faktor Penyebab dan Implikasi Longsor di Lokasi Galian

Lokasi kejadian merupakan area galian tanah sertu yang seringkali rentan terhadap longsor karena karakteristik tanah putih yang mudah runtuh jika tidak dilakukan penguatan dan pengelolaan yang tepat. Aktivitas penggalian tanpa langkah mitigasi dapat meningkatkan risiko bencana seperti yang terjadi ini.

Selain itu, curah hujan yang cukup tinggi pada periode tersebut juga diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor mendadak.

Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat dan pihak terkait untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dan mitigasi bencana di lokasi galian maupun pembangunan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian longsor yang menimpa keluarga di Sumba Barat Daya bukan hanya soal musibah individual, tapi juga mencerminkan kesenjangan serius dalam pengelolaan risiko bencana di daerah rawan. Aktivitas galian tanah yang tidak disertai pengawasan ketat dan mitigasi berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi yang besar.

Selain itu, dua anak yang masih hilang menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan dan respon cepat dalam penanganan bencana. Pemerintah daerah bersama komunitas harus segera mengintensifkan edukasi mitigasi bencana dan memperbaiki tata kelola lingkungan, khususnya di daerah-daerah yang rawan longsor akibat aktivitas manusia.

Ke depan, penting untuk mengikuti perkembangan pencarian korban dan memastikan keluarga yang terdampak mendapatkan bantuan psikologis dan sosial. Perhatian publik juga harus diarahkan pada upaya pencegahan risiko agar tragedi serupa tidak terulang.

Langkah Selanjutnya dan Harapan

Tim SAR dan aparat masih terus melakukan pencarian dua bocah yang hilang dengan dukungan alat berat dan tenaga medis. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan pengawasan lokasi galian tanah serta memastikan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Masyarakat dihimbau untuk waspada dan melaporkan jika menemukan aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar area galian atau lokasi rawan longsor.

Kita berharap proses evakuasi dapat segera menemukan kedua bocah tersebut dalam keadaan selamat dan memberikan pelajaran penting bagi semua pihak terkait urgensi keselamatan dan mitigasi bencana.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad