Jet Tempur Siluman F-35 Israel Gempur 200 Target di Iran, Pesawat Kepresidenan Iran Dihancurkan

Mar 18, 2026 - 04:10
 0  4
Jet Tempur Siluman F-35 Israel Gempur 200 Target di Iran, Pesawat Kepresidenan Iran Dihancurkan

Jet tempur siluman F-35 Israel melancarkan serangan besar-besaran menghantam lebih dari 200 target kritis di Iran, termasuk pesawat kepresidenan Iran Force One, dalam operasi militer yang berlangsung pada Minggu malam, 16 Maret 2026.

Ad
Ad

Menurut klaim resmi dari Angkatan Udara Israel (IAF), jet-jet F-35I Adir digunakan untuk menyerang pusat-pusat komando, sistem pertahanan udara, hingga fasilitas penyimpanan dan produksi senjata di beberapa lokasi strategis Iran, seperti Teheran, Shiraz, dan Tabriz.

Serangan Jet Siluman F-35 Israel di Iran

Militer Israel menyatakan bahwa serangan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk melemahkan kemampuan rudal balistik dan sistem pertahanan rezim Iran, terutama di bagian barat dan tengah negara tersebut. Dalam pernyataan resmi IDF, disebutkan:

"IDF terus melemahkan susunan rudal balistik dan sistem pertahanan rezim Iran di Iran barat dan tengah."

Sebelum gelombang serangan dimulai, pada Minggu pagi IDF bahkan mengunggah pesan di media sosial yang mengonfirmasi bahwa jet-jet F-35I Adir sedang dalam perjalanan menuju target di Iran. Tak lama setelah itu, serangan skala besar pun resmi dimulai.

Pesawat Kepresidenan Iran Force One Dihancurkan

Salah satu momen paling dramatis adalah klaim penghancuran pesawat kepresidenan Iran yang dikenal dengan sebutan Force One. Pesawat ini biasa digunakan oleh Ayatollah Ali Khamenei dan pejabat tinggi Iran lainnya. Serangan berlangsung di Bandara Internasional Mehrabad, Teheran, yang merupakan pangkalan penting bagi pesawat kepresidenan tersebut.

Penghancuran Force One bukan hanya simbolis, tetapi juga berpotensi mengganggu mobilitas dan komunikasi tingkat tinggi rezim Iran, memberi tekanan signifikan pada struktur pemerintahan Tehran.

Target-Target Strategis dan Dampaknya

Lebih dari 200 target yang diserang meliputi:

  • Pusat komando militer dan intelijen Iran
  • Sistem pertahanan udara dan rudal balistik
  • Fasilitas riset dan pengembangan senjata, termasuk yang berhubungan dengan kemampuan satelit dan luar angkasa
  • Pangkalan udara dan infrastruktur penting lainnya di kota-kota besar seperti Teheran, Shiraz, dan Tabriz

Menurut IDF, serangan ini berhasil menghancurkan kompleks yang digunakan rezim Iran untuk mengembangkan kemampuan serangan satelit di luar angkasa, yang dianggap sebagai ancaman baru bagi keamanan regional dan global.

Reaksi dan Latar Belakang Konflik

Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang semakin memuncak antara Israel dan Iran, terutama terkait program nuklir dan pengembangan rudal balistik Iran. Sebelumnya, AS dan Israel juga mengklaim telah menekan kemampuan rudal Iran, meskipun Teheran terus meluncurkan misil sebagai respons.

Konflik ini juga menarik perhatian negara-negara Arab yang mulai meninjau hubungan pertahanan mereka dengan Amerika Serikat, mengingat potensi eskalasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, serangan jet tempur siluman F-35 Israel yang menargetkan ratusan titik strategis di Iran menandai eskalasi signifikan dalam konflik Israel-Iran yang selama ini berlangsung secara tidak langsung. Penghancuran pesawat kepresidenan Force One bukan hanya aksi militer tetapi juga pesan politik yang kuat, menunjukkan kemampuan Israel untuk menyerang pusat kendali tertinggi rezim Iran.

Lebih jauh, serangan ini dapat mengubah dinamika keamanan regional, memaksa negara-negara di Timur Tengah untuk menyesuaikan strategi dan aliansi mereka, terutama negara-negara Arab yang selama ini bergantung pada perlindungan AS. Efek domino dari serangan ini berpotensi mempercepat perlombaan senjata dan meningkatkan risiko konflik terbuka.

Ke depan, penting bagi pengamat dan pembuat kebijakan untuk mengawasi respons Iran secara militer maupun diplomatik, serta langkah-langkah yang diambil oleh komunitas internasional untuk mencegah eskalasi lebih jauh yang bisa berimbas pada stabilitas global.

Para pembaca disarankan untuk terus mengikuti perkembangan terbaru guna memahami dampak jangka panjang dari operasi militer ini terhadap keamanan dan politik di Timur Tengah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad