Praktik Pungli dan Sewa Tikar di Lapangan Andi Makkasau Jadi Sorotan Pengamat Hukum Parepare

Mar 20, 2026 - 13:40
 0  3
Praktik Pungli dan Sewa Tikar di Lapangan Andi Makkasau Jadi Sorotan Pengamat Hukum Parepare

Maraknya praktik pungutan liar (pungli) berupa biaya sewa tikar di Lapangan Andi Makkasau, Parepare, menjadi perhatian serius dari pengamat hukum setempat. Setiap kali ada event atau keramaian publik di lapangan tersebut, masyarakat dan pengunjung kerap dihadapkan pada pungutan yang tidak transparan dan dianggap memberatkan.

Ad
Ad

Fenomena Pungli di Lapangan Andi Makkasau

Lapangan Andi Makkasau yang selama ini menjadi lokasi favorit untuk berbagai acara kebudayaan, olahraga, dan hiburan, kini justru diselimuti masalah pungli. Pengunjung yang datang untuk menikmati acara seringkali diminta membayar biaya sewa tikar secara paksa oleh oknum tertentu yang mengaku sebagai pengelola lapangan.

Menurut pengamat hukum dari Parepare, praktik ini bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencederai rasa keadilan dan ketertiban publik. Biaya sewa tikar yang dipungut tanpa dasar hukum yang jelas bisa dikategorikan sebagai tindakan ilegal yang harus segera ditindaklanjuti oleh aparat terkait.

Implikasi Negatif Praktik Pungli

Praktik pungli di tempat umum seperti Lapangan Andi Makkasau memiliki dampak yang luas, antara lain:

  • Merusak citra pemerintah dan pengelola lapangan sebagai penyedia fasilitas publik yang seharusnya bebas dari pungutan liar.
  • Membebani pengunjung dengan biaya tambahan yang tidak semestinya, sehingga mengurangi kenyamanan dan antusiasme masyarakat untuk menghadiri acara.
  • Memicu ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan fasilitas umum serta aparat yang berwenang mengawasi.
  • Berpotensi menimbulkan konflik sosial antara pengunjung dan oknum yang melakukan pungli.

Tanggapan Pengamat Hukum Parepare

"Praktik pungli di Lapangan Andi Makkasau harus segera dihentikan dan aparat penegak hukum perlu turun tangan agar tidak terus merugikan masyarakat," tegas pengamat hukum Parepare yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan, penertiban dan pengawasan yang ketat dari pemerintah daerah dan kepolisian sangat diperlukan untuk membasmi praktik ilegal tersebut. Selain itu, edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pungli juga menjadi langkah penting.

Upaya Pencegahan dan Penanganan

Untuk mengatasi masalah ini, berikut beberapa langkah yang bisa diambil:

  1. Penegakan hukum yang tegas terhadap oknum yang melakukan pungutan tanpa izin.
  2. Peningkatan transparansi pengelolaan fasilitas publik oleh pemerintah daerah.
  3. Pemberdayaan masyarakat untuk melaporkan setiap indikasi pungli melalui kanal resmi.
  4. Pengawasan rutin dan patroli oleh aparat keamanan saat ada acara di lapangan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kasus pungli di Lapangan Andi Makkasau bukan hanya soal sewa tikar semata, melainkan cerminan tantangan serius dalam tata kelola fasilitas publik di Parepare. Praktik ini mengindikasikan lemahnya pengawasan dan potensi korupsi kecil yang dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Lebih jauh, jika tidak segera ditindak, pungli semacam ini bisa menjadi preseden buruk yang menyebar ke tempat-tempat umum lainnya, mengganggu kenyamanan warga dan menghambat pengembangan budaya acara publik yang sehat. Pembenahan sistem pengelolaan fasilitas publik dengan keterlibatan masyarakat dan transparansi adalah kunci utama mencegah praktik pungli ini berulang.

Ke depan, pembaca diharapkan tetap waspada dan aktif melaporkan jika menemukan praktik pungli, serta mendorong pemerintah setempat untuk bertindak tegas. Hal ini penting agar Lapangan Andi Makkasau kembali menjadi ruang publik yang bersih, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad