Polda Maluku Intensifkan Patroli Pasca-Lebaran untuk Cegah Kriminalitas di Ambon
Kepolisian Daerah Maluku meningkatkan patroli keamanan di sejumlah titik keramaian di Kota Ambon setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan tindak kriminal yang mungkin meningkat seiring dengan mobilitas warga yang kembali beraktivitas pasca-Lebaran.
Patroli Preventif di Titik Keramaian Pasca-Lebaran
Menurut Komisaris Besar Polisi Rositah Umasugi, Kabid Humas Polda Maluku, patroli ini merupakan upaya preventif untuk mencegah kejahatan seperti pencopetan dan kriminalitas jalanan. Patroli difokuskan pada lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, salah satunya di kawasan Pasar Mardika, pusat aktivitas warga pada masa arus balik Lebaran.
"Patroli ini difokuskan sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kejahatan seperti pencopetan dan kriminalitas jalanan, yang berpotensi meningkat seiring tingginya mobilitas warga usai Lebaran," ujar Rositah di Ambon, Senin.
Personel Operasi Ketupat Salawaku 2026 tidak hanya melakukan patroli dialogis, tetapi juga membantu pengaturan arus lalu lintas terutama di pintu masuk Terminal Pasar Mardika untuk mengurangi kepadatan kendaraan.
Pengamanan Terpadu Operasi Ketupat Salawaku 2026
Menurut Rositah, penguatan patroli akan terus dilakukan selama masa arus balik Lebaran sebagai bagian dari Operasi Ketupat Salawaku 2026. Tujuannya adalah memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, khususnya di pusat-pusat keramaian.
Selain menjaga keamanan, kehadiran personel kepolisian juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.
Operasi Ketupat Salawaku 2026 melibatkan sebanyak 2.201 personel gabungan, yang terdiri dari:
- 252 personel dari Polda Maluku
- 1.696 personel dari Polres dan Polresta jajaran
- 637 personel dari unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi pendukung lainnya
Pengamanan difokuskan pada 1.353 lokasi strategis seperti 1.256 masjid, 380 lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri, 88 tempat wisata, 41 pelabuhan, 10 bandara, dan 32 pusat perbelanjaan serta pasar tradisional.
Selain pengerahan personel, aparat kepolisian juga mendirikan puluhan pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis. Total terdapat 78 pos yang terdiri dari 44 pos pengamanan, 24 pos pelayanan, dan 10 pos terpadu.
Imbauan dan Kesadaran Masyarakat
Dalam masa arus balik ini, Polda Maluku juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama pencopetan yang sering terjadi di keramaian.
"Kami mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama pencopetan," tambah Rositah.
Kesadaran masyarakat untuk menjaga barang bawaan dan melaporkan kejadian mencurigakan sangat penting untuk mendukung keberhasilan operasi keamanan ini.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, intensifikasi patroli pasca-Lebaran oleh Polda Maluku merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Penempatan personel di titik-titik keramaian seperti Pasar Mardika tidak hanya mengurangi risiko tindak kriminal, tetapi juga meningkatkan rasa aman warga yang sedang beraktivitas di ruang publik.
Namun, keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Tingkat kewaspadaan dan partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan harus terus ditingkatkan, terutama di masa arus balik yang rawan kejahatan jalanan.
Kedepannya, Polda Maluku perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi pengawasan modern seperti CCTV dan patroli berbasis data untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan secara lebih efektif. Selain itu, edukasi berkelanjutan tentang keamanan dan antisipasi kriminalitas juga harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat berperan lebih aktif.
Dengan langkah-langkah terintegrasi ini, diharapkan keamanan pasca-Lebaran di Maluku dapat terjaga dengan baik, mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Penulis: Winda Herman
Editor: Daniel
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0