DPR Tegaskan Tak Ada Lagi Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Pasca Konflik Timur Tengah

Mar 6, 2026 - 21:10
 0  6
DPR Tegaskan Tak Ada Lagi Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Pasca Konflik Timur Tengah

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa saat ini tidak ada lagi jemaah umrah yang tertahan di Arab Saudi maupun negara-negara transit akibat eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 6 Maret 2026, di kompleks parlemen Jakarta.

Ad
Ad

Marwan menjelaskan bahwa sejumlah maskapai penerbangan mulai kembali beroperasi dan melayani rute penerbangan umrah yang sempat terhenti sejak awal serangan AS-Israel ke Iran pada akhir Februari lalu.

"Enggak ada. Sekarang kan sudah mereka berani, berani terbang," ujar Marwan.

Maskapai Mulai Kembali Terbang

Marwan menyampaikan bahwa sebagian jemaah sudah mulai melakukan keberangkatan dari Indonesia menuju Arab Saudi. Meskipun pemerintah sebelumnya mengimbau agar jemaah menunda keberangkatan, keputusan akhir tetap menjadi hak para jemaah dan penyelenggara perjalanan umrah.

Beberapa maskapai seperti Lion Air, Garuda Indonesia, dan Saudia telah memulai kembali penerbangan secara reguler. Marwan menegaskan pemerintah perlu membuat langkah strategis menyusul situasi yang masih dinamis.

"Karena sudah mereka terbangkan setiap hari, eskalasi belum bisa diprediksi seperti apa, mestinya pemerintah harus membuat langkah-langkah berikutnya," ujarnya.

Dia juga mendorong pemerintah untuk mengeluarkan maklumat baru yang jelas bagi para jemaah yang tetap ingin melaksanakan ibadah umrah di tengah situasi tersebut.

Data Kepulangan Jemaah Umrah

Berdasarkan data dari Kementerian Haji dan Umrah, sebanyak 14.796 jemaah umrah Indonesia yang sempat tertahan di Arab Saudi telah kembali ke Tanah Air. Angka ini terakumulasi sejak eskalasi konflik memanas mulai 28 Februari hingga 5 Maret 2026.

M. Ilham Effendy, Staf Teknis Haji di Kantor Urusan Haji Jeddah, mengatakan bahwa pada 5 Maret saja, pihaknya mendampingi kepulangan 2.735 jemaah.

Seluruh penerbangan pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai jadwal, menandakan pemulihan operasional transportasi udara di kawasan tersebut.

Selain yang pulang, terdapat pula jemaah yang baru tiba di Arab Saudi sebanyak 352 orang pada hari yang sama. Namun, masih ada 158 jemaah umrah yang tertahan di Jeddah dan Makkah dalam proses penjadwalan ulang penerbangan.

Ilham mengimbau agar jemaah yang masih tertahan tetap berkoordinasi dengan penyelenggara dan petugas, sembari memastikan pendampingan pemerintah terus berjalan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah.

"Kami memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pendampingan serta pelayanan yang diperlukan hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman," jelas Ilham.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan DPR yang menegaskan tidak ada lagi jemaah umrah tertahan di Arab Saudi menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam pemulihan situasi perjalanan umrah pasca eskalasi konflik Timur Tengah. Namun, fakta bahwa masih ada jemaah yang menunggu penjadwalan ulang penerbangan menandakan tantangan logistik dan keamanan masih belum sepenuhnya teratasi.

Langkah pemerintah untuk mengeluarkan maklumat baru sangat krusial agar para jemaah memiliki pedoman yang jelas terkait risiko dan prosedur keberangkatan di tengah ketidakpastian geopolitik. Ini juga menjadi momentum bagi pemerintah dan penyelenggara untuk meningkatkan koordinasi serta pengawasan terhadap perjalanan umrah agar tidak menimbulkan masalah serupa di masa depan.

Ke depan, publik perlu mencermati bagaimana pemerintah mengelola komunikasi risiko dan kebijakan terkait perjalanan ke luar negeri yang rawan konflik. Selain itu, perkembangan situasi politik di Timur Tengah akan sangat menentukan kelancaran ibadah umrah dalam waktu dekat. Kami menyarankan masyarakat mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan Kementerian Haji dan Umrah agar dapat membuat keputusan terbaik.

Dengan situasi yang mulai membaik, harapan besar tertuju pada stabilitas kawasan dan respons cepat dari pemerintah untuk melindungi hak serta keamanan para jemaah umrah Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad