Gubernur Lampung Dorong Investasi Properti untuk Perkuat Hilirisasi Industri
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Real Estate Indonesia (REI) untuk memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 sebagai kesempatan strategis memperkuat investasi di sektor properti daerah. Ajakan ini disampaikan dalam acara silaturahmi REI yang berlangsung di Mahan Agung, Bandarlampung, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Peran Strategis Properti dalam Transformasi Ekonomi Lampung
Menurut Rahmat Mirzani, sektor properti memiliki peran vital dalam mendukung transformasi ekonomi di Lampung, terutama dalam mendorong hilirisasi industri. Hilirisasi sendiri adalah proses pengolahan bahan baku menjadi produk bernilai tambah yang siap dipasarkan, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah.
“Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, kami menargetkan komoditas unggulan Lampung dapat diolah di dalam daerah. Ini akan membuka peluang besar bagi sektor properti,”ujar Gubernur.
Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah berfokus pada pengembangan industri pengolahan yang akan memperkuat perekonomian lokal sekaligus menciptakan kebutuhan akan kawasan permukiman dan fasilitas pendukung, yang merupakan peluang besar bagi pengembangan properti.
Target Peningkatan Kontribusi Sektor Industri di Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani mengungkapkan bahwa saat ini kontribusi sektor industri di Lampung baru mencapai sekitar 16 persen dari total perekonomian daerah. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan angka tersebut dengan memperkuat industri pengolahan komoditas unggulan.
Penguatan industri pengolahan diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk lokal, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi sektor properti dan infrastruktur pendukung lainnya.
Peran Penting Real Estate Indonesia dalam Pengembangan Kawasan Industri Terpadu
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur menilai keterlibatan Real Estate Indonesia sangat penting dalam mendukung pembangunan kawasan industri terpadu yang terintegrasi dengan permukiman dan fasilitas penunjang. Hal ini menciptakan ekosistem yang mendukung produktivitas industri sekaligus kualitas hidup masyarakat.
- Pembangunan kawasan industri terpadu yang terintegrasi dengan permukiman
- Penyediaan fasilitas penunjang seperti infrastruktur dan layanan publik
- Penguatan sinergi antara sektor industri dan properti untuk mendukung hilirisasi
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku properti, diharapkan investasi di sektor properti semakin tumbuh dan mendukung pengembangan industri lokal.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, dorongan Gubernur Lampung untuk memanfaatkan momentum HUT REI ke-54 sebagai ajang memperkuat investasi properti merupakan langkah strategis yang mencerminkan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada hilirisasi industri. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan infrastruktur dan permukiman yang modern.
Namun, tantangan yang perlu diwaspadai adalah bagaimana memastikan investasi properti yang masuk benar-benar berkelanjutan dan terintegrasi dengan rencana pengembangan industri. Keterlibatan REI harus diarahkan pada pembangunan kawasan yang ramah lingkungan serta memiliki nilai tambah sosial yang tinggi.
Ke depan, pembaca perlu mengikuti perkembangan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor properti ini, terutama bagaimana implementasi pembangunan kawasan industri terpadu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung secara signifikan. Laporan lengkapnya dapat dibaca di RRI.
Secara keseluruhan, penguatan investasi properti sebagai pendukung hilirisasi industri bisa menjadi game changer bagi perekonomian Lampung yang selama ini masih bergantung pada bahan baku mentah.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0