Pondasi Rumah Longsor di Selemadeg Timur, Polsek Seltim Sigap Tanggap Darurat
Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan pada Kamis malam (25/6/2026) menyebabkan pondasi rumah warga mengalami longsor. Peristiwa ini terjadi di Banjar Dinas Kemetug Desa, Desa Gunung Salak. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah dan keluarganya sudah berhasil dievakuasi sebelum longsor terjadi.
Pondasi Rumah Jebol, Polisi dan Bhabinkamtibmas Gerak Cepat
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 19.20 Wita ini menimpa rumah milik I Putu Tirta Adi Putra (39). Setelah melihat retakan di lantai kamar rumahnya, korban segera mengevakuasi anggota keluarga ke tempat aman. Namun, saat korban kembali memastikan kondisi rumah, terdengar suara gemuruh dari bagian selatan rumah. Pengecekan lebih lanjut mengungkapkan pondasi setinggi kurang lebih empat meter bersama lantai kamar berukuran 4 x 4 meter telah jebol akibat longsor, meski bangunan utama rumah masih berdiri kokoh.
Mendapat laporan, personel Polsek Selemadeg Timur bersama Bhabinkamtibmas Desa Gunung Salak, Aipda I Gede Ketut Darma Wijaya langsung menuju lokasi. Mereka melakukan pengecekan, mengamankan area, mendata kerugian, dan mencatat keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi.
Kerugian Material dan Potensi Bahaya Longsor
Dari hasil pendataan, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp 80 juta. Tidak ada korban jiwa dilaporkan. Pemeriksaan di lapangan menunjukkan kondisi tanah di lokasi tergolong labil dan rawan longsor. Sebelum kejadian, korban juga telah mencatat adanya retakan pada lantai sebagai tanda awal adanya potensi pergeseran tanah.
Imbauan Waspada dari Kapolsek Seltim
Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Dewa Made Pramantara, S.H. atas izin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K, M.H., mengimbau masyarakat khususnya yang tinggal di daerah perbukitan dan tebing untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Jika ditemukan retakan pada bangunan atau tanah di sekitar rumah, warga diminta segera melapor kepada aparat desa atau kepolisian melalui layanan bebas pulsa di nomor 110 Polres Tabanan. Hal ini penting agar tindakan antisipasi dapat dilakukan untuk menghindari korban jiwa dan kerugian yang lebih besar.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kejadian longsor pondasi rumah di Selemadeg Timur ini menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang semakin intensif di sejumlah wilayah Indonesia. Polsek Seltim dan Bhabinkamtibmas cepat tanggap dalam penanganan kejadian ini menjadi contoh nyata sinergi aparat keamanan dengan masyarakat dalam mengantisipasi bencana.
Selain itu, kondisi tanah yang labil dan munculnya retakan sebagai tanda awal bencana harus menjadi sinyal penting bagi warga dan pemerintah daerah untuk melakukan survei dan mitigasi risiko secara berkelanjutan. Apalagi, kerugian material yang mencapai puluhan juta rupiah menunjukkan dampak ekonomi signifikan yang bisa saja berlipat jika terjadi pada wilayah yang lebih padat penduduk atau fasilitas publik.
Ke depan, warga dan pemerintah perlu memanfaatkan teknologi pemantauan tanah dan sistem peringatan dini yang terintegrasi agar bencana longsor bisa dicegah atau dampaknya diminimalisir. Masyarakat juga harus lebih aktif melaporkan gejala-gejala alam yang mencurigakan kepada aparat berwenang. Untuk informasi lebih lanjut dan update bencana longsor serta tanggap darurat, simak berita terbaru di Surya Indonesia dan CNN Indonesia.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kesigapan aparat dan ketanggapan masyarakat sangat menentukan keselamatan jiwa dan harta benda ketika bencana alam datang tanpa diduga.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0