Dukungan terhadap Presiden Trump Anjlok ke Rekor Terendah 33% di AS

Aug 19, 2026 - 07:20
 0  4
Dukungan terhadap Presiden Trump Anjlok ke Rekor Terendah 33% di AS

Tingkat dukungan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump merosot ke rekor terendah 33% selama masa jabatannya. Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran warga AS mengenai perang berkepanjangan dengan Iran dan dampak ekonomi yang ditimbulkannya, menurut hasil jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Reuters/Ipsos.

Ad
Ad

Dalam survei tersebut, hanya 33% responden menyatakan mendukung kinerja Trump, sementara mayoritas sebesar 64% menyatakan tidak mendukung. Angka ini menurun dari survei sebelumnya pada awal Agustus yang berada di angka 35% dan merupakan titik terendah sejak Trump memulai masa jabatan keduanya.

Penurunan Popularitas Trump Sejak Masa Jabatan Kedua

Trump kembali menjabat sebagai Presiden pada Januari 2025 dengan dukungan yang sudah kurang dari separuh warga Amerika. Popularitasnya terus menurun seiring berlanjutnya konflik militer dengan Iran yang bermula dari serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari 2026.

Konflik ini mengganggu pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang sebelumnya mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia. Gangguan ini berkontribusi pada kenaikan harga bensin di Amerika Serikat, memperburuk kondisi ekonomi yang sudah dirasakan masyarakat.

Skeptisisme Warga AS terhadap Perang Berkepanjangan

Jajak pendapat tersebut juga mengungkapkan bahwa sekitar 80% warga Amerika memperkirakan perang dengan Iran akan berlangsung lama, bertolak belakang dengan prediksi awal Trump yang menyebutkan bahwa konflik ini hanya akan singkat.

"Tingkat dukungan terhadap Presiden Trump turun seiring meningkatnya kekhawatiran publik mengenai dampak perang dan kondisi ekonomi yang memburuk," kata juru bicara lembaga survei Reuters/Ipsos.

Persepsi negatif ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin meragukan kemampuan pemerintahan Trump dalam mengelola krisis internasional dan dampaknya pada kesejahteraan domestik.

Implikasi Ekonomi dan Politik

  • Kenaikan harga bahan bakar akibat gangguan pasokan energi dari Selat Hormuz menimbulkan tekanan ekonomi pada konsumen dan pelaku usaha di AS.
  • Turunnya tingkat dukungan terhadap Trump berpotensi memengaruhi stabilitas politik dan agenda kebijakan dalam negeri menjelang pemilihan umum berikutnya.
  • Ketegangan dengan Iran yang berkepanjangan juga menimbulkan kekhawatiran terhadap eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan SINDOnews, situasi ini menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Trump untuk meraih kembali kepercayaan publik.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penurunan dukungan terhadap Presiden Trump yang tajam ini bukan hanya sekadar reaksi terhadap perang dengan Iran, melainkan juga cerminan dari kekhawatiran mendalam masyarakat tentang masa depan ekonomi dan keamanan nasional. Langkah yang dinilai kontroversial dalam kebijakan luar negeri Trump, terutama keterlibatan militer yang berkepanjangan, telah mengikis kepercayaan publik yang semula cukup kuat ketika ia kembali menjabat.

Selain itu, tekanan ekonomi akibat kenaikan harga bahan bakar dan ketidakpastian geopolitik memperburuk situasi domestik, yang berpotensi mengganggu stabilitas politik menjelang pemilu berikutnya. Hal ini menjadi sinyal penting bagi pemerintahan Trump untuk melakukan evaluasi kebijakan dan strategi komunikasi agar dapat meredam kekhawatiran publik dan membangun kembali konsensus nasional.

Ke depan, publik dan pengamat perlu terus memperhatikan bagaimana dinamika politik ini berkembang, terutama bagaimana Trump dan timnya menghadapi tantangan perang dan ekonomi yang semakin kompleks. Perkembangan ini juga akan berdampak signifikan pada posisi AS di panggung internasional dan hubungan dengan sekutu maupun lawan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad