Penyintas Banjir Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu untuk Bertahan Hidup
Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada 26 November 2025 meninggalkan dampak besar bagi perekonomian masyarakat, terutama warga di Desa Babo. Sebagian penyintas banjir kini beralih profesi menjadi buruh kayu yang berasal dari tumpukan kayu bekas banjir untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka yang terdampak.
Peralihan Profesi Warga Desa Babo Setelah Banjir
Kepala Desa Babo, Khairi Ramadhan, menjelaskan bahwa banyak warga yang sebelumnya bekerja di perkebunan sawit, baik milik pribadi maupun perusahaan, harus kehilangan pekerjaan karena lahan sawit mereka rusak parah akibat banjir. "Banyak warga sekarang kerja belah kayu, angkat kayu, jadi buruh kayu gelondongan bekas banjir," ujar Khairi, Selasa (17/3/2026).
Peralihan profesi ini merupakan langkah terpaksa untuk mempertahankan sumber penghasilan karena lahan sawit yang biasa digarap sudah tidak bisa digunakan lagi. Pekerjaan sebagai buruh kayu pun menjadi alternatif ekonomi yang dapat diandalkan oleh warga dalam situasi sulit ini.
Aktivitas Pengerjaan Kayu Bekas Banjir di Desa Babo
Selain mengerjakan kayu bekas banjir yang ada di desa setempat, warga Desa Babo juga mengangkut kayu dari desa lain yang dihanyutkan dan diangkut melalui pelabuhan di desa mereka. Khairi menjelaskan, "Kebetulan pelabuhan kami aktif jadi kayu-kayu gelondongan dari atas (desa-desa lain) dihanyutkan ke sini untuk bongkar muat dari sini."
Kayu-kayu gelondongan tersebut biasanya dibelah terlebih dahulu sebelum dijual kepada warga yang kemudian memanfaatkan kayu untuk pembangunan rumah, tempat usaha, dan berbagai kebutuhan lainnya. Sebagian kayu gelondongan juga disalurkan ke pabrik di Medan, Sumatra Utara, dimana sudah ada pembeli yang memesan kayu tersebut.
Diversifikasi Usaha dan Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Banjir
Selain bekerja sebagai buruh kayu, warga Desa Babo juga mulai menggerakkan usaha kecil menengah (UKM) seperti menjual sembako, makanan, dan takjil untuk menambah penghasilan. Langkah diversifikasi usaha ini menjadi kunci bagi warga dalam membangun kembali perekonomian yang lumpuh akibat bencana.
"Memang masih banyak warga yang mengandalkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mereka, tetapi banyak juga yang mulai menghidupkan lagi usaha ekonomi mereka," tambah Khairi.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, peralihan profesi warga Desa Babo dari pekerja perkebunan sawit menjadi buruh kayu merupakan gambaran nyata bagaimana dampak bencana alam tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga memaksa perubahan sosial-ekonomi yang signifikan. Ketergantungan pada sumber daya alam yang mudah rusak seperti lahan sawit membuat masyarakat rentan kehilangan mata pencaharian saat bencana terjadi.
Peran pelabuhan desa sebagai titik pengumpulan kayu gelondongan dari berbagai desa menunjukkan adanya potensi pemanfaatan sumber daya pasca bencana yang bisa dikembangkan lebih lanjut untuk pemulihan ekonomi. Namun, pekerjaan buruh kayu ini bersifat sementara dan kurang berkelanjutan jika tidak diimbangi dengan program rehabilitasi lahan dan pelatihan keterampilan baru.
Ke depan, pemerintah dan lembaga terkait perlu fokus memberikan dukungan yang lebih komprehensif, termasuk pelatihan vokasi dan bantuan modal usaha agar warga tidak terus bergantung pada pekerjaan kasar yang berisiko dan kurang stabil. Ini juga menjadi momentum penting untuk mendorong diversifikasi ekonomi yang lebih tangguh terhadap bencana.
Kesimpulan dan Harapan ke Depan
Situasi di Desa Babo mencerminkan tantangan besar yang dihadapi oleh penyintas bencana di Aceh Timur. Peralihan profesi menjadi buruh kayu adalah bentuk adaptasi yang nyata dan mendesak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Namun, pemulihan ekonomi yang berkelanjutan membutuhkan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta untuk menyediakan alternatif pekerjaan dan membangun kembali infrastruktur yang rusak. Memantau perkembangan dan memberikan dukungan terus-menerus adalah kunci agar warga terdampak banjir dapat kembali hidup sejahtera dan mandiri.
Ikuti terus update berita ini untuk informasi terbaru mengenai pemulihan pasca bencana dan program bantuan yang tersedia bagi warga Aceh Timur.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0