Rawan Longsor di Jalur Lubuk Basung-Bukittinggi, Pemudik Diminta Waspada

Mar 18, 2026 - 19:20
 0  2
Rawan Longsor di Jalur Lubuk Basung-Bukittinggi, Pemudik Diminta Waspada

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mengeluarkan peringatan penting bagi para pemudik yang akan melewati ruas jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung dengan Bukittinggi. Hal ini mengingat adanya 15 titik bekas tanah longsor dan tanah terban yang tersebar di sepanjang jalur tersebut, yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan terutama saat musim mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

Ad
Ad

Lokasi dan Kondisi Titik Longsor di Ruas Jalan Lubuk Basung-Bukittinggi

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Agam, Apriwandi Arlius, bersama Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Agam, Gani Basya, menyampaikan bahwa 15 titik longsor ini tersebar di beberapa kawasan strategis sepanjang jalur Panta, Kecamatan Matur hingga Bukittinggi melalui Ngarai Kecamatan Ampek Koto. Sebanyak lima titik berada di kawasan tersebut. Selain itu, terdapat titik longsor di Simpang Gudang Kecamatan Lubuk Basung hingga Bukittinggi via Sungai Landia Kecamatan Ampek Koto.

Menurut Apriwandi, panjang dan lebar tanah terban bervariasi akibat dampak curah hujan yang cukup tinggi yang melanda daerah ini pada akhir November 2025. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa bagian jalan menjadi tidak stabil dan berbahaya untuk dilalui kendaraan berat.

Aturan dan Pembatasan Kendaraan di Jalur Terdampak

Sehubungan dengan kondisi jalan yang rawan longsor, pihak Pemkab Agam menetapkan pembatasan akses kendaraan berat roda enam atau lebih pada ruas jalan Panta-Bukittinggi. Ruas jalan ini hanya diperkenankan dilalui kendaraan roda dua dan empat. Sementara untuk jalan Lubuk Basung-Bukittinggi, kendaraan roda enam masih dapat melewati, namun dengan pembatasan ketat.

Lebih lanjut, Dinas Perhubungan menutup akses kendaraan roda enam atau kendaraan barang selama tujuh hari menjelang dan tujuh hari setelah Idul Fitri untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan di jalur tersebut.

Rambu Peringatan dan Jalur Alternatif untuk Pemudik

Pemkab Agam telah memasang berbagai rambu petunjuk dan peringatan di sepanjang jalur rawan longsor ini. Rambu-rambu tersebut berupa peringatan tentang bahaya longsor dan tanah terban, imbauan untuk tidak mendahului kendaraan dari bawah, dan tanda-tanda lain yang menginformasikan kondisi jalan. Tujuannya adalah untuk membantu para pengendara agar lebih waspada dan dapat menyesuaikan kecepatan serta strategi berkendara selama melewati titik-titik berbahaya.

Rambu-rambu ini sangat penting mengingat kondisi hidrometeorologi ekstrem yang melanda Agam dan sekitarnya pada akhir tahun 2025, yang membuat jalan-jalan di daerah tersebut menjadi sangat rentan terhadap longsor saat curah hujan tinggi.

Alternatif dan Saran untuk Pemudik

  • Hindari melewati ruas jalan Panta-Bukittinggi jika menggunakan kendaraan berat roda enam atau lebih.
  • Gunakan jalur alternatif yang telah dipetakan dan diberi petunjuk oleh Pemkab Agam untuk menghindari titik longsor.
  • Perhatikan rambu-rambu peringatan dan patuhi aturan lalu lintas di jalur rawan longsor.
  • Jika memungkinkan, pilih waktu perjalanan saat cuaca cerah untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat tanah terban.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, peringatan dari Pemkab Agam ini sangat krusial mengingat potensi bencana yang dapat mengganggu kelancaran mudik serta keselamatan pengguna jalan. 15 titik longsor yang tersebar di jalur strategis tersebut bukan hanya mengancam keamanan perjalanan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kemacetan parah selama arus mudik Idul Fitri.

Selain itu, pembatasan kendaraan roda enam selama masa mudik harus benar-benar dipatuhi dan diawasi secara ketat untuk mencegah kecelakaan fatal. Pemudik disarankan untuk merencanakan perjalanan dengan matang dan mempertimbangkan jalur alternatif seperti Jalur Lintas Tengah Sumatera yang juga sedang direkomendasikan oleh pemerintah daerah.

Ke depan, Pemkab Agam dan instansi terkait perlu melakukan perbaikan dan stabilisasi tanah secara permanen di titik-titik longsor agar jalur Lubuk Basung-Bukittinggi dapat kembali berfungsi optimal dan aman untuk semua jenis kendaraan. Selain itu, informasi dan sosialisasi kondisi jalan juga harus terus diperbarui dan disebarluaskan secara masif agar masyarakat selalu mendapat informasi terkini.

Penutup

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan para pemudik dapat meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga keselamatan selama perjalanan. Pemantauan kondisi jalur dan komunikasi antar instansi juga harus terus berjalan agar potensi bahaya longsor dapat diminimalisasi dan mudik tahun ini dapat berlangsung lancar serta aman.

Selalu ikuti update terbaru dari Dinas Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Agam untuk informasi terkini mengenai kondisi jalur mudik di Sumatera Barat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad