Angka Kecelakaan Lalu Lintas di NTT Turun Selama Mudik Lebaran 2026

Mar 21, 2026 - 14:20
 0  5
Angka Kecelakaan Lalu Lintas di NTT Turun Selama Mudik Lebaran 2026

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026. Data terbaru dari Operasi Ketupat Turangga menunjukkan bahwa jumlah kecelakaan turun menjadi 39 kasus dibandingkan 40 kasus di tahun 2025, atau penurunan sebesar 1 persen.

Ad
Ad

Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas di NTT Selama Mudik Lebaran

Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol. Jhony Afrizal Sharifudin, menyatakan bahwa penurunan ini merupakan hasil dari penguatan pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan dan optimalisasi kehadiran personel di lapangan. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas juga menjadi faktor penting dalam penurunan angka kecelakaan tersebut.

"Kalau dilihat dari kasus kecelakaan selama arus mudik, kali ini untuk wilayah NTT turun satu persen dari semula 40 kasus menjadi 39 kasus," ujar Jhony, Sabtu, 21 Maret 2026.

Ia juga mengungkapkan harapannya agar pada arus balik nanti tidak terjadi lagi kasus kecelakaan sehingga jumlah kasus tetap stabil.

Penurunan Kasus Kriminalitas Selama Operasi Ketupat Turangga

Selain kecelakaan, laporan Polda NTT juga menunjukkan penurunan angka kriminalitas selama periode operasi. Jumlah kasus kriminal turun dari 305 menjadi 300 kasus, atau berkurang sekitar 1,64 persen. Ini menunjukkan bahwa upaya keamanan yang dilakukan berhasil menciptakan suasana yang lebih kondusif selama mudik Lebaran.

Strategi Polda NTT dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Dalam Operasi Ketupat Turangga 2026, Polda NTT menekankan langkah-langkah preemtif dan preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tercatat ada 560 kegiatan preemtif dan 653 kegiatan preventif yang dilaksanakan selama operasi berlangsung.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyampaikan bahwa arus transportasi selama mudik berjalan lancar. Jalur laut tercatat melayani 19.589 penumpang, sementara arus udara juga terpantau aman dan tertib.

"Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat," kata Henry Novika.

Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama momen mudik Lebaran.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penurunan angka kecelakaan lalu lintas di NTT sebesar 1 persen memang terlihat kecil, tetapi ini merupakan indikasi positif yang menunjukkan efektivitas strategi pengawasan dan penegakan aturan lalu lintas oleh aparat keamanan. Kombinasi penguatan kehadiran petugas di titik rawan dan meningkatnya kesadaran masyarakat menjadi kunci keberhasilan ini.

Selain itu, penurunan angka kriminalitas yang bersamaan menandakan bahwa pendekatan preemtif dan preventif yang diusung oleh Polda NTT cukup berhasil menciptakan suasana aman dan kondusif. Hal ini penting karena mudik Lebaran biasanya menjadi momen dengan risiko gangguan keamanan tinggi akibat mobilitas massa yang besar.

Ke depan, yang harus menjadi perhatian adalah pemantauan ketat pada arus balik, agar angka kecelakaan tidak kembali naik. Masyarakat juga diharapkan terus menjaga kedisiplinan berlalu lintas, sementara aparat keamanan perlu mempertahankan sinergi dan intensitas pengawasan agar situasi tetap terkendali.

Dengan pendekatan yang konsisten dan partisipasi aktif masyarakat, NTT dapat menjadi contoh sukses pengelolaan mudik yang aman dan tertib di tahun-tahun mendatang.

Untuk informasi terkini seputar mudik dan keamanan lalu lintas, tetap ikuti update berita dari sumber resmi dan ikuti arahan aparat terkait saat berpergian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad