Jaga Lisan dan Etika Digital: Kunci Utama Cegah Konflik Sosial di Era Media Sosial

Mar 25, 2026 - 11:26
 0  9
Jaga Lisan dan Etika Digital: Kunci Utama Cegah Konflik Sosial di Era Media Sosial

Menjaga lisan dan etika digital merupakan kunci utama dalam mencegah konflik sosial yang kian marak di era media sosial saat ini. Demikian disampaikan oleh Dr. Tgk. H. Tarmizi M. Daud, M.Ag., seorang ulama dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh, dalam sebuah dialog yang berlangsung di RRI Banda Aceh pada Rabu, 18 Maret 2026.

Ad
Ad

Peran Lisan dan Etika Digital dalam Mencegah Konflik Sosial

Menurut Dr. Tgk. H. Tarmizi, perkembangan teknologi digital memberikan peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat dalam berkomunikasi dan bersosialisasi. Ia menekankan bahwa pengendalian ucapan dan perilaku di dunia maya harus menjadi perhatian utama agar tidak memicu kesalahpahaman maupun gesekan antarwarga.

"Lisan adalah cermin hati dan karakter seseorang. Jika tidak dijaga, apalagi di media digital yang cepat tersebar, dapat menimbulkan konflik sosial yang berujung keretakan hubungan antarindividu dan kelompok masyarakat," ujar Tarmizi.

Ia menambahkan, etika digital mencakup sikap saling menghormati, empati, dan bertanggung jawab terhadap informasi yang dibagikan. Etika ini harus selalu diterapkan agar komunikasi tetap sehat dan konstruktif, serta menghindari ujaran kebencian, fitnah, dan berita bohong.

Faktor Penyebab Konflik Sosial di Media Digital

Fenomena konflik sosial yang terjadi akibat perilaku tidak etis di media digital tidak bisa dilepaskan dari beberapa faktor, antara lain:

  • Kurangnya kesadaran etika berkomunikasi di kalangan pengguna media sosial yang sering terbawa emosi dan menyebarkan informasi tanpa verifikasi.
  • Peran algoritma platform digital yang memperkuat echo chamber, membuat perbedaan pandangan menjadi lebih tajam dan mudah memicu konflik.
  • Kesenjangan sosial dan perbedaan budaya yang sering kali menjadi bahan perdebatan dan saling saling menyalahkan di dunia maya.

Dr. Tgk. H. Tarmizi mengingatkan pentingnya pendidikan dan sosialisasi mengenai etika digital dan pengendalian diri sebagai upaya preventif.

Upaya Meningkatkan Kesadaran Etika Digital di Masyarakat

Untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lisan dan etika digital, beberapa langkah yang disarankan meliputi:

  1. Pendidikan literasi digital sejak dini di sekolah-sekolah dan komunitas agar generasi muda memahami dampak negatif jika tidak beretika.
  2. Dialog dan sosialisasi oleh tokoh agama, pemerintah, dan organisasi masyarakat untuk mengedukasi pentingnya komunikasi yang santun.
  3. Penerapan aturan dan sanksi bagi pelaku ujaran kebencian dan penyebar berita bohong di media digital untuk menciptakan rasa aman dan nyaman.
  4. Penguatan peran keluarga dalam mengawasi serta membimbing penggunaan media digital anak-anak dan remaja.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, seruan Dr. Tgk. H. Tarmizi M. Daud ini sangat relevan di tengah maraknya konflik sosial yang dipicu oleh media digital. Media sosial yang seharusnya menjadi sarana mempererat hubungan sosial, justru sering menjadi ladang konflik karena kurangnya pengendalian diri dan etika komunikasi.

Langkah edukasi dan sosialisasi etika digital harus menjadi prioritas bersama, tidak hanya pemerintah dan tokoh agama, tetapi juga masyarakat luas dan pelaku platform digital. Jika tidak segera ditangani, potensi konflik sosial akibat penyebaran ujaran kebencian dan informasi palsu akan semakin membesar, mengancam kerukunan dan stabilitas sosial.

Ke depan, pengembangan program literasi digital yang komprehensif dan kolaboratif akan menjadi kunci agar masyarakat mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dan sosial. Mari terus pantau dan dukung upaya menjaga lisan dan etika di dunia maya agar tercipta suasana masyarakat yang harmonis dan damai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad