Eks Pejabat Mossad Ungkap Kesalahan Strategi AS-Israel terhadap Iran

Mar 25, 2026 - 13:52
 0  2
Eks Pejabat Mossad Ungkap Kesalahan Strategi AS-Israel terhadap Iran

Strategi Amerika Serikat dan Israel dalam memenggal kepemimpinan Iran dengan harapan dapat memicu revolusi di negara itu ternyata adalah kesalahan perhitungan besar. Pernyataan ini diungkapkan secara blak-blakan oleh Rami Igra, mantan pejabat senior Mossad yang dulu memimpin Divisi Sandera dan Orang Hilang dalam badan intelijen Israel, dalam wawancara eksklusif dengan RT.

Ad
Ad

Kesalahan Perhitungan dalam Menghadapi Republik Islam Iran

Menurut Igra, harapan Amerika Serikat dan Israel agar rakyat Iran turun ke jalan dan menggulingkan rezim setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei serta pejabat senior lainnya ternyata sangat keliru.

“Orang-orang tidak mengerti apa itu revolusi,”
kata Igra. Ia menegaskan bahwa revolusi membutuhkan gerakan rakyat yang kuat dan kepemimpinan lokal yang sah, bukan figur yang berada jauh di luar negeri seperti Reza Pahlavi, putra Shah terakhir Iran yang kini bermukim di Los Angeles dan memposisikan diri sebagai alternatif kepemimpinan ulama saat ini.

"Anda membutuhkan gerakan rakyat – tidak ada gerakan rakyat di Iran. Anda membutuhkan kepemimpinan lokal – bukan Reza Pahlavi dari Los Angeles," tambah Igra mengkritik harapan yang tidak realistis dari pihak luar.

Perang Udara Tidak Cukup untuk Mengalahkan Iran

Igra juga menolak asumsi bahwa kampanye udara yang sedang berlangsung antara AS dan Israel dapat secara efektif mengalahkan Iran secara menyeluruh. Ia membandingkan situasi saat ini dengan Perang Dunia II, di mana kemenangan tidak diraih hanya melalui serangan udara semata, melainkan oleh kehadiran dan pergerakan pasukan darat.

“Sampai pasukan Rusia memasuki Berlin, tidak ada yang berhasil,”
jelasnya, menekankan, "Perang tidak dimenangkan oleh serangan udara – perang dimenangkan oleh pasukan darat."

Implikasi Strategi AS-Israel dan Realita di Lapangan

Strategi yang dibangun atas anggapan bahwa dengan menghilangkan pimpinan Iran akan memicu revolusi rakyat ternyata gagal mempertimbangkan kedalaman struktur politik dan sosial Iran yang kompleks. Republik Islam Iran memiliki basis dukungan dan jaringan kepemimpinan lokal yang kuat, yang tidak mudah digoyahkan hanya dengan operasi militer terbatas atau pembunuhan elit.

Selain itu, harapan terhadap figur oposisi seperti Reza Pahlavi yang tinggal di luar negeri juga dinilai tidak realistis karena tidak memiliki pengaruh signifikan di dalam negeri. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan rakyat dan legitimasi politik di lapangan adalah kunci utama dalam perubahan rezim, bukan sekadar operasi intelijen atau serangan udara.

Daftar Kesalahan Strategi AS-Israel Menurut Rami Igra

  • Mengasumsikan kematian pemimpin dapat langsung memicu revolusi rakyat.
  • Meremehkan perlunya gerakan rakyat yang nyata dan kepemimpinan lokal yang kuat.
  • Mempercayai oposisi di luar negeri sebagai alternatif yang efektif.
  • Menilai bahwa perang udara dapat memenangkan konflik tanpa kehadiran pasukan darat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan Rami Igra membuka mata publik terhadap keterbatasan strategi militer dan intelijen AS-Israel dalam menghadapi Iran. Kesalahan perhitungan ini bukan hanya soal kegagalan operasi rahasia, tapi juga mencerminkan kurangnya pemahaman mendalam terhadap dinamika sosial-politik Iran yang berakar kuat dalam sejarah dan budaya negara tersebut.

Lebih jauh, pendekatan militer semata tanpa dukungan politik dan sosial yang luas di dalam negeri Iran akan sulit menghasilkan perubahan besar. Ini juga mengindikasikan bahwa konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, akan terus menjadi arena kompleks dengan banyak faktor yang harus diperhitungkan.

Ke depan, penting untuk mengamati bagaimana kebijakan AS dan Israel akan beradaptasi terhadap realita ini dan apakah akan ada perubahan strategi yang lebih menyentuh aspek politik dan diplomasi, bukan hanya operasi militer. Untuk informasi lebih lengkap dan perkembangan terbaru mengenai konflik ini, dapat diakses melalui SINDOnews dan BBC Indonesia.

Kesimpulannya, konflik geopolitik yang melibatkan Iran membutuhkan pendekatan yang lebih cermat dan realistis. Strategi sepihak yang mengandalkan operasi rahasia dan kampanye udara tanpa dukungan akar rumput yang kuat hanya akan memperpanjang ketegangan dan konflik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad