Banjir Jakarta Barat Mulai Surut, 18 RT dan Jalan Kembangan Masih Terendam
Banjir di Jakarta Barat mulai menunjukkan tanda surut setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sebelumnya menyebabkan genangan cukup tinggi di beberapa titik. Namun, hingga siang hari Selasa, 5 Mei 2026, masih terdapat 18 RT dan satu ruas jalan di Jakarta Barat yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 15 hingga 95 sentimeter.
Banjir Masih Terjadi di 18 RT Jakarta Barat
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir yang tersisa saat ini terkonsentrasi di beberapa kelurahan di Jakarta Barat. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, Muhammad Yohan, menjelaskan bahwa genangan air ini merupakan dampak dari curah hujan tinggi yang meningkatkan muka air di sejumlah pintu air dan pos pantau.
"Saat ini terdapat 18 RT dan satu ruas jalan yang masih tergenang. Ketinggian air berkisar antara 15 sampai 95 sentimeter," ujar Yohan pada Selasa siang.
Wilayah yang masih terdampak banjir tersebar di empat kelurahan di Jakarta Barat, yaitu:
- Kedaung Kali Angke sebanyak 3 RT
- Rawa Buaya sebanyak 6 RT
- Kedoya Selatan sebanyak 4 RT
- Kembangan Selatan sebanyak 5 RT
Selain permukiman, satu ruas jalan yang masih tergenang banjir adalah Jalan Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan dengan ketinggian air sekitar 40 cm.
Penyebab dan Dampak Banjir
Banjir kali ini dipicu oleh kombinasi curah hujan tinggi serta luapan air dari Kali Angke dan Kali Pesanggrahan. Meskipun genangan masih ada, BPBD memastikan tidak ada warga yang harus mengungsi akibat banjir yang tersisa ini.
Selain Jakarta Barat, beberapa wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sebelumnya juga sempat mengalami genangan, namun kini berangsur surut. BPBD menargetkan banjir ini akan cepat surut dengan upaya pengeringan dan pompa air yang terus diaktifkan.
Imbauan dan Antisipasi dari BPBD
Meski kondisi banjir mulai membaik, BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, terlebih jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. Kesiapsiagaan masyarakat dan peningkatan kapasitas drainase daerah sangat penting untuk mengantisipasi bencana banjir yang berulang.
Data Lengkap Banjir Jakarta per 5 Mei 2026 Pukul 14.00 WIB
- Jakarta Barat: 18 RT total
- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 3 RT
- Kelurahan Rawa Buaya: 6 RT
- Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT
- Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT
- Ketinggian air: 15 cm - 95 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi, luapan Kali Angke, dan Kali Pesanggrahan
Informasi resmi dan update kondisi banjir DKI Jakarta dapat dilihat langsung melalui laporan BPBD DKI Jakarta dan media terpercaya seperti detikNews.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kondisi banjir yang masih tersisa di beberapa RT Jakarta Barat ini menunjukkan bahwa sistem drainase dan pengelolaan air di kawasan tersebut masih menghadapi tantangan serius, terutama saat curah hujan ekstrem terjadi. Meskipun banjir sudah mulai surut dan tidak ada pengungsian, ketinggian air sampai 95 cm bisa menimbulkan gangguan aktivitas warga serta potensi kerusakan infrastruktur.
Ke depan, pemerintah daerah perlu mempercepat program normalisasi sungai dan peningkatan kapasitas pompa air agar genangan tidak meluas dan lama. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan banjir juga harus ditingkatkan, mengingat perubahan iklim dan cuaca ekstrem makin sering terjadi.
Kita juga perlu mengawasi bagaimana penanganan banjir ini akan berkembang dalam beberapa hari ke depan, terutama jika curah hujan tinggi masih berpotensi mengguyur. Upaya mitigasi bukan hanya soal penanganan saat banjir, tetapi juga pencegahan jangka panjang yang melibatkan kolaborasi antar instansi dan partisipasi aktif masyarakat.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0