Sekolah Rakyat: Instrumen Keadilan Sosial Menurut MUI Jawa Timur
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur memberikan penilaian positif terhadap Program Sekolah Rakyat, yang tidak hanya berfungsi sebagai akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen keadilan sosial, terutama bagi kelompok rentan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi Pendidikan MUI Jatim, Mufarrihul Hasin, dalam wawancara dengan RRI Surabaya pada 5 Mei 2026.
Peran Sekolah Rakyat dalam Pemerataan Pendidikan dan Keadilan Sosial
Menurut Hasin, program Sekolah Rakyat yang mulai berjalan sejak pertengahan 2025 ini sudah menunjukkan perkembangan yang positif dan tepat sasaran dalam mencapai pemerataan pendidikan. "Sekolah Rakyat ini bukan hanya program pendidikan semata, tetapi juga instrumen keadilan sosial. Memberikan akses pendidikan kepada yang membutuhkan merupakan bagian dari nilai keadilan dalam ajaran agama," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberlanjutan program ini menjadi hal yang sangat penting, karena hampir memasuki satu tahun pelaksanaan pada 2026. Dukungan terhadap program ini tidak cukup hanya dari pemerintah dan lembaga pendidikan, tetapi juga harus melibatkan masyarakat luas serta lembaga keagamaan agar dampak sosialnya dapat lebih besar dan berkelanjutan.
Nilai Keagamaan sebagai Landasan Program Sekolah Rakyat
Dari perspektif keagamaan, Hasin menyoroti keselarasan program ini dengan ajaran Islam yang mengedepankan keadilan sosial dan pemerataan ilmu pengetahuan. Ia mengutip beberapa ayat Al-Qur’an, seperti Surah Al-Mujadilah ayat 11 yang mengangkat derajat orang berilmu dan Surah Al-‘Alaq ayat 1-5 yang menekankan pentingnya membaca dan belajar. Selain itu, Surah An-Nahl ayat 90 juga menegaskan pentingnya berlaku adil dalam kehidupan bermasyarakat.
"Nilai keadilan sosial dalam Sekolah Rakyat sejalan dengan ajaran Islam yang menuntut kita untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan," kata Hasin.
Penguatan Pendidikan Karakter dalam Sekolah Rakyat
Selain aspek akademik, penguatan karakter dan nilai moral menjadi fokus penting dalam pelaksanaan program ini. Hasin menjelaskan bahwa peserta didik dalam Sekolah Rakyat tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai keagamaan dan moral untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
"Anak-anak dididik tidak hanya secara akademis, tetapi juga ditanamkan nilai moral dan karakter yang kuat," ujarnya.
Program Sekolah Rakyat sebagai Kebijakan Pemerintah
Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program ini menyasar anak-anak putus sekolah dan keluarga miskin melalui pendekatan pendidikan inklusif, yang bertujuan membuka peluang pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat yang kurang mampu.
MUI Jawa Timur mendorong penguatan pendidikan yang berbasis nilai keagamaan sebagai bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan lembaga keagamaan, dianggap kunci keberhasilan dan kelangsungan program ini.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, penilaian MUI Jawa Timur terhadap Sekolah Rakyat sebagai instrumen keadilan sosial menegaskan betapa pentingnya program ini dalam mengatasi persoalan pendidikan yang selama ini tidak merata, khususnya bagi kelompok rentan. Lebih dari sekadar akses pendidikan, Sekolah Rakyat menjadi solusi strategis yang mengintegrasikan nilai sosial dan keagamaan.
Namun, tantangan terbesar adalah memastikan kesinambungan dan kualitas program agar tidak hanya berhenti sebagai program jangka pendek. Keterlibatan aktif masyarakat dan lembaga keagamaan menjadi faktor penentu agar Sekolah Rakyat bisa bertahan dan berkembang, sekaligus menjadi model pendidikan inklusif yang bisa direplikasi di daerah lain.
Ke depan, perlu penguatan sistem monitoring dan evaluasi serta dukungan kebijakan yang lebih luas dari pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, penguatan karakter dan nilai moral yang ditanamkan harus menjadi prioritas agar generasi penerus tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia.
Perkembangan program ini patut terus dipantau, karena keberhasilannya akan menjadi cerminan keberhasilan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan keadilan sosial melalui pendidikan. Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat membaca laporan asli di RRI.co.id dan berita terkait di Kompas Edukasi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0