Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki Muratara: 10 Teridentifikasi

May 8, 2026 - 00:20
 0  6
Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki Muratara: 10 Teridentifikasi

Korban meninggal dunia dalam kecelakaan tragis antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, terus diidentifikasi. Hingga Kamis pagi, 10 dari 16 korban telah teridentifikasi, sementara proses identifikasi masih terus dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Polda Sumsel dan Mabes Polri.

Ad
Ad

Proses Identifikasi Korban oleh Tim DVI

Jenazah korban yang tewas dalam kecelakaan maut itu tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang pada Kamis (7/5/2026) pukul 05.10 WIB. Selanjutnya, sejak pukul 07.30 WIB, proses identifikasi dilakukan secara profesional di Posko DVI Instalasi Forensik RS Bhayangkara oleh gabungan tim DVI Biddokkes Polda Sumsel dan Pusdokkes Mabes Polri.

"Proses identifikasi dilakukan secara profesional dan transparan untuk memberikan kepastian identitas kepada keluarga korban," ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Proses ini menjadi penting guna memastikan kepastian identitas korban, sekaligus memberikan informasi yang valid kepada keluarga yang menunggu kabar.

Daftar 10 Korban yang Telah Teridentifikasi

Berdasarkan informasi resmi dari laman Polri, berikut adalah daftar 10 korban meninggal yang sudah berhasil diidentifikasi:

  • Aryanto (49), pengemudi truk tangki, warga Lubuk Linggau.
  • Martono (48), penumpang truk tangki, warga Musi Rawas Utara.
  • Alif (44), pengemudi bus ALS, warga Jawa Tengah.
  • Saf (50), kenek bus ALS, warga Medan.
  • Maleh (42), kru bus ALS, warga Medan.
  • Relodo, penumpang bus ALS.
  • Zulkifli, penumpang bus ALS.
  • Aldi Sulistiawan, penumpang bus ALS.
  • Rani, penumpang bus ALS dan istri Aldi Sulistiawan.
  • Bela, penumpang bus ALS dan anak dari Aldi Sulistiawan serta Rani.

Sementara itu, enam korban lainnya masih menunggu hasil identifikasi mendalam oleh tim DVI.

Kronologi Kecelakaan dan Penyelidikan

Kecelakaan maut ini terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Muratara. Menurut keterangan Kombes Nandang, peristiwa bermula ketika bus ALS yang melaju dari Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang di jalan.

Namun, saat menghindari lubang, bus kehilangan kendali, kemudian berbelok ke jalur kanan dan menabrak truk tangki yang datang dari arah berlawanan. Kedua kendaraan mengalami kerusakan parah, termasuk terbakar sehingga menambah fatalitas korban.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting dari lokasi, termasuk bangkai kedua kendaraan, tabung gas, mesin motor, dan barang pribadi para penumpang. Hal ini menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengetahui lebih jelas penyebab kecelakaan.

Fasilitas dan Dukungan untuk Keluarga Korban

Polda Sumsel berkomitmen untuk mendukung keluarga korban selama proses identifikasi berlangsung. Untuk memudahkan keluarga mendapatkan informasi valid, Polda telah menyediakan call center Posko DVI di nomor +6282178038910.

Langkah ini diharapkan bisa membantu keluarga korban mendapatkan kepastian dan mengurangi kecemasan selama proses yang sulit ini.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kecelakaan antara bus ALS dan truk tangki di Muratara ini bukan hanya tragedi kemanusiaan yang memilukan, tetapi juga menjadi cerminan seriusnya kondisi infrastruktur jalan dan pengawasan keselamatan transportasi di Sumatera Selatan. Lubang jalan yang menjadi penyebab awal kecelakaan menggarisbawahi perlunya peningkatan perawatan serta pemantauan kondisi jalan yang sering dilalui kendaraan berat dan penumpang.

Selain itu, kecelakaan ini menimbulkan dampak sosial yang besar karena melibatkan banyak korban jiwa dari berbagai daerah, termasuk keluarga yang harus menghadapi kehilangan sekaligus proses identifikasi yang panjang. Kecepatan dan transparansi proses identifikasi oleh Tim DVI menjadi sangat penting agar keluarga tidak terjebak dalam ketidakpastian berkepanjangan.

Ke depan, diharapkan aparat terkait bisa memperketat pengawasan kendaraan angkutan umum dan berat serta memperbaiki kondisi jalan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa. Masyarakat juga perlu diberi edukasi keselamatan berkendara terutama di jalan lintas yang rawan kecelakaan.

Untuk informasi terkini dan perkembangan proses identifikasi serta penyelidikan kecelakaan ini, masyarakat dapat mengikuti update resmi dari kepolisian di Kompas TV dan situs resmi Polri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad