Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Buyback Anjlok Rp 20 Ribu/Gram
Harga emas Antam mengalami penurunan dalam sepekan terakhir dengan pergerakan yang fluktuatif. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam pada Minggu, 28 Juni 2026, harga emas Antam 24 karat pada perdagangan 22-27 Juni 2026 berakhir turun sebesar Rp 8.000 per gram.
Pada awal pekan, Senin (22/6), harga emas Antam dibuka di level Rp 2.668.000 per gram dan pada akhir pekan Sabtu (27/6), harga menutup di posisi Rp 2.660.000 per gram. Penurunan ini menandai tren turun secara umum meskipun terdapat beberapa hari dengan kenaikan harga.
Fluktuasi Harga Emas Antam Minggu Ini
- Senin (22 Juni): Rp 2.668.000 per gram
- Selasa (23 Juni): naik ke Rp 2.673.000 per gram (+Rp 5.000)
- Rabu (24 Juni): turun ke Rp 2.655.000 per gram (-Rp 18.000)
- Kamis (25 Juni): stagnan di Rp 2.655.000 per gram
- Jumat (26 Juni): stagnan di Rp 2.655.000 per gram
- Sabtu (27 Juni): naik tipis ke Rp 2.660.000 per gram (+Rp 5.000)
Penurunan harga emas Antam sepanjang pekan ini sejalan dengan kondisi pasar global yang masih bergejolak dan sentimen investor yang berhati-hati.
Harga Buyback Emas Anjlok Tajam
Lebih dramatis lagi adalah penurunan pada harga buyback emas Antam, yaitu harga yang diberikan Antam saat pembelian kembali emas dari konsumen. Dalam sepekan, harga buyback turun Rp 23.000 per gram, dari Rp 2.401.000 menjadi Rp 2.378.000 per gram.
Hal ini menjadi perhatian bagi para investor dan pemilik emas yang berencana melakukan penjualan kembali karena harga buyback yang lebih rendah berarti potensi pendapatan yang berkurang.
Pajak Penghasilan Buyback Emas
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback emas dengan nilai di atas Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. PPh ini akan langsung dipotong dari nilai transaksi saat proses buyback berlangsung.
Aturan ini menambah beban bagi penjual emas, terutama di tengah harga buyback yang sedang menurun.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, penurunan harga emas Antam dan buyback ini menunjukkan adanya tekanan pasar yang signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik. Fluktuasi harga emas yang sempat naik turun mengindikasikan investor masih mencari momentum yang tepat untuk berinvestasi emas.
Penurunan harga buyback yang jauh lebih dalam dibanding harga jual emas baru sangat berisiko bagi investor yang mengandalkan likuiditas cepat melalui penjualan kembali emas. Selain itu, adanya pajak PPh Pasal 22 pada transaksi buyback bisa menurunkan minat masyarakat untuk menjual emasnya, sehingga berpotensi menekan perputaran pasar emas di dalam negeri.
Ke depannya, para investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan harga emas secara rutin dan mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang. Mengingat emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang relatif aman, fluktuasi harga ini bisa menjadi peluang bagi pembelian dengan harga lebih rendah.
Untuk informasi harga emas Antam terbaru, Anda dapat mengunjungi situs resmi Logam Mulia Antam atau mengikuti laporan pasar terpercaya seperti detikFinance.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0