Kapolri Serahkan 150 Motor untuk Optimalkan Layanan Polda Terdampak Banjir

Mar 12, 2026 - 19:30
 0  3
Kapolri Serahkan 150 Motor untuk Optimalkan Layanan Polda Terdampak Banjir

Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan berupa 50 sepeda motor masing-masing kepada tiga Polda yang terdampak banjir besar akhir 2025 lalu. Tiga Polda tersebut adalah Polda Sumatera Barat (Sumbar), Polda Sumatera Utara (Sumut), dan Polda Aceh. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis dalam acara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Ad
Ad

Bantuan Motor untuk Optimalkan Operasi Ketupat 2026

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pemberian motor ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan selama Operasi Ketupat 2026 yang dimulai pada Jumat, 13 Maret hingga 25 Maret 2026 di tiga provinsi terdampak banjir tersebut.

“Tentunya ini untuk optimalisasi pelayanan pada saat Operasi Ketupat, termasuk pelayanan di tempat-tempat yang mungkin susah dijangkau agar semuanya bisa dilayani dalam rangka Operasi Ketupat,” ujar Irjen Agus.

Pemberian motor ini menjadi salah satu strategi Polri untuk memperkuat mobilitas personel dalam menghadapi tantangan akses di wilayah terdampak bencana. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat, terutama di masa mudik dan balik Lebaran, dapat berjalan lancar dan maksimal.

Operasi Ketupat: Lebih dari Sekadar Pengamanan Lalu Lintas

Irjen Agus juga menegaskan bahwa Operasi Ketupat bukan hanya fokus pada pengamanan arus lalu lintas mudik dan balik, melainkan juga memastikan kehadiran Polri dan negara dalam menjaga keamanan sosial dan spiritual selama Hari Raya Idul Fitri.

“Kita tidak hanya hadir di jalan, tidak harus mengatur lalu lintas, tetapi memastikan anggota Polri hadir untuk menjamin keberangkatan mudik aman sampai tujuan dan kembalinya juga selamat dan bahagia,” tambahnya.

Dalam operasi ini, terdapat lima klaster pengamanan utama, yaitu:

  • Jalan tol
  • Jalan arteri
  • Tempat penyeberangan pelabuhan, terminal, bandara, dan stasiun
  • Tempat ibadah
  • Tempat wisata

Skenario pengamanan telah disusun bersama para stakeholder terkait dengan harapan Operasi Ketupat 2026 berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

"Mohon doa restu agar Operasi Ketupat 2026 ini lebih baik karena tagline Operasi Ketupat: ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” ujarnya penuh harap.

Kesiapan Personel dan Pos Pengamanan

Selain penyerahan motor, pada hari yang sama juga dilaksanakan apel gelar pasukan oleh TNI-Polri dan stakeholder terkait untuk memastikan kesiapan personel dalam Operasi Ketupat 2026. Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Untuk mendukung operasi ini, Polri telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan dan pelayanan, yang terdiri dari:

  • 1.624 pos pengamanan
  • 779 pos pelayanan
  • 343 pos terpadu

Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital yang mencakup masjid, lokasi salat Idul Fitri, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara. Hal ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan merayakan hari raya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penyerahan motor kepada Polda terdampak banjir ini menjadi langkah strategis yang memperlihatkan respons cepat Polri dalam mengatasi dampak bencana sekaligus memastikan kesiapan pengamanan mudik Lebaran. Bantuan ini tidak hanya meningkatkan mobilitas anggota Polri di daerah yang sulit diakses, tetapi juga mencerminkan komitmen negara untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.

Selain penguatan sarana, fokus Operasi Ketupat yang meluas ke aspek sosial dan spiritual menandai perubahan paradigma pengamanan, bukan hanya soal lalu lintas, tapi juga jaminan keamanan holistik selama momen penting nasional. Hal ini penting mengingat potensi gangguan keamanan di lokasi ibadah dan tempat wisata selama Hari Raya.

Ke depan, masyarakat perlu mengamati bagaimana sinergi antara Polri, TNI, dan stakeholder lainnya dalam mengimplementasikan skenario pengamanan yang sudah disusun. Operasi Ketupat 2026 berpotensi menjadi tolok ukur efektivitas penanganan keamanan di masa mudik yang semakin kompleks, terutama di daerah-daerah yang masih menghadapi dampak bencana besar.

Simak terus perkembangan Operasi Ketupat 2026 agar Anda mendapat informasi terkini tentang layanan dan pengamanan mudik yang semakin optimal.

Penulis: Nadia Putri Rahmani
Editor: Hisar Sitanggang

Copyright © ANTARA 2026

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad