HM Nasim Khan Gandeng Pengusaha Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Situbondo
SITUBONDO – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, HM Nasim Khan, menunjukkan aksi nyata dengan menggandeng pelaku industri dan pengusaha dalam menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Situbondo. Pada Sabtu, 14 Maret 2026, ratusan paket sembako disalurkan ke warga terdampak di Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, dan Desa Besuki, Kecamatan Besuki.
Sinergi antara DPR dan Pengusaha untuk Korban Banjir Situbondo
HM Nasim Khan menegaskan bahwa kolaborasi antara legislator dan dunia usaha adalah kunci strategis dalam penanganan bencana sekaligus penguatan ekonomi daerah. Dalam kegiatan tersebut, Nasim Khan didampingi oleh Owner Kana Factory, Tegar Aditya, serta Owner PT Fuyuan Biologi Technology, Mr. Afa, yang turut serta langsung menyalurkan bantuan.
“Kehadiran para pengusaha ini tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, namun juga memperkenalkan potensi Situbondo kepada investor,” ujar Nasim Khan.
Langkah ini sekaligus menjadi momentum untuk memperlihatkan bahwa Situbondo adalah daerah yang aman dan ramah investasi, meskipun tengah menghadapi bencana alam.
Peran Investor dalam Gerakan Sosial dan Pembangunan Daerah
Menurut Nasim Khan, sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat adalah fondasi penting untuk mempercepat pemulihan dampak bencana. Dengan bergandengan tangan, beban masyarakat yang terdampak banjir dapat diminimalisir.
- Penyaluran ratusan paket sembako sebagai bantuan langsung.
- Penguatan hubungan antara investor dengan masyarakat lokal.
- Menunjukkan Situbondo sebagai daerah terbuka dan mendukung investasi.
- Keterlibatan langsung pelaku usaha dalam kegiatan sosial.
"Jika kita selalu bergandeng tangan dengan investor dalam gerakan sosial, maka masyarakat yang terdampak bencana akan terus mendapat perhatian," tambah Nasim Khan.
Apresiasi untuk Pengusaha yang Turun Langsung
Nasim Khan juga memberikan apresiasi tinggi kepada Tegar Aditya dan Mr. Afa atas keterlibatan langsung mereka di lapangan. Kehadiran mereka bukan hanya simbol dukungan, tapi bukti nyata bahwa sektor bisnis juga memiliki peran sosial yang besar.
“Membantu warga yang sedang mengalami kesusahan, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga para pengusaha merupakan langkah dalam mempercepat penanganan dampak bencana,” kata Nasim Khan.
Nasim menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat Situbondo adalah tanggung jawab bersama semua elemen bangsa, termasuk pemerintah dan dunia usaha.
Menuju Situbondo yang Lebih Sejahtera dan Bersinergi
Dalam penutup, Nasim Khan mengingatkan bahwa jabatan atau status sebagai pengusaha tidak berarti apa-apa tanpa kesejahteraan masyarakat sekitar. Kuncinya adalah sinergi dan saling membantu demi membangun daerah lebih maju dan berdaya saing.
“Salah satu kunci meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita harus bersinergi, saling membantu, dan bersama-sama membangun daerah ini,” pungkasnya.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, langkah HM Nasim Khan menggandeng pengusaha lokal untuk menyalurkan bantuan merupakan contoh kolaborasi efektif antara legislatif dan sektor swasta dalam menghadapi bencana alam. Ini bukan hanya tentang bantuan kemanusiaan, tapi juga strategi memperkuat iklim investasi di daerah yang rawan bencana.
Sinergi ini memunculkan potensi pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memberikan solusi cepat terhadap persoalan sosial. Namun, yang perlu diperhatikan ialah kesinambungan hubungan antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat agar bantuan tidak hanya bersifat insidental, melainkan terintegrasi dalam program pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, pembaca sebaiknya mengamati apakah model kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang mengalami bencana. Apakah investor akan terus dilibatkan aktif dalam program sosial dan pembangunan daerah? Dan bagaimana pemerintah daerah mengelola hubungan ini agar manfaatnya maksimal bagi masyarakat?
Dengan pendekatan seperti ini, Situbondo berpeluang menjadi a role model bagi daerah lain dalam menggabungkan kekuatan sosial dan ekonomi demi kesejahteraan bersama.
Pewarta: Heru Hartanto
Editor: Nizham Alkafy
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0