7 Keunggulan Oghab 44, Bandara Bawah Tanah Iran yang Tak Tersentuh Serangan AS dan Israel

Apr 15, 2026 - 11:02
 0  12
7 Keunggulan Oghab 44, Bandara Bawah Tanah Iran yang Tak Tersentuh Serangan AS dan Israel

Oghab 44 atau dikenal juga sebagai Eagle 44 merupakan sebuah bandara bawah tanah canggih milik Iran yang berhasil melindungi jet tempurnya dari serangan Amerika Serikat dan Israel. Keberadaannya yang tersembunyi dan terlindungi oleh alam membuat pangkalan ini menjadi kekuatan utama yang sulit ditembus. Lantas, apa saja keunggulan Oghab 44 yang menjadikannya tak tersentuh serangan tersebut? Berikut ulasannya berdasarkan laporan SINDOnews.

Ad
Ad

1. Kota Bawah Tanah yang Lengkap dan Modern

Pada Februari 2023, di tengah ketegangan yang meningkat dengan Israel, media pemerintah Iran merilis video propaganda yang menunjukkan pangkalan Oghab 44 di Pegunungan Zagros. Tidak seperti silo rudal biasa, Oghab 44 merupakan pangkalan udara taktis yang terkubur ratusan meter di bawah tanah, lengkap dengan depot bahan bakar, pusat komando, hanggar perawatan, dan jet tempur yang siap melaju dari terowongan menuju landasan pacu bawah tanah.

2. Lokasi Strategis dan Perlindungan Alami

Meski lokasi persisnya dirahasiakan, analis intelijen sumber terbuka berhasil mengidentifikasi Oghab 44 berada di provinsi Hormozgan, sekitar 120 km barat laut Bandar Abbas. Letaknya yang berada di bawah batuan granit keras dan cukup dekat dengan Selat Hormuz memungkinkan Iran untuk melancarkan serangan terhadap kapal perang AS sekaligus terlindungi dari serangan musuh berkat lapisan alami dan sistem pertahanan udara yang kuat.

3. Strategi Kelangsungan Hidup Angkatan Udara Iran

Oghab 44 dirancang dengan logika sederhana namun efektif, yaitu kelangsungan hidup. Mengingat armada pesawat tempur Iran yang terdiri dari F-14 Tomcat dan F-4 Phantom sudah usang, mereka tidak mampu bertahan dalam pertempuran udara langsung melawan jet modern seperti F-35 AS. Dengan menyembunyikan jet di bawah tanah, Iran menghindari kehancuran awal seperti yang dialami angkatan udara Irak pada 1991. Pangkalan ini memungkinkan pesawat untuk diisi bahan bakar, dipersenjatai ulang dengan rudal jelajah Asef, dan meluncur keluar untuk melancarkan serangan balasan setelah gelombang awal serangan musuh berlalu.

4. Warisan Sejarah Penggalian Qanat Persia

Keunggulan lain dari Oghab 44 adalah metode pembangunannya yang memanfaatkan keahlian kuno bangsa Persia dalam menggali Qanat — saluran air bawah tanah yang telah dikembangkan selama lebih dari 3.000 tahun. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengadaptasi teknik penggalian terowongan sipil ini untuk tujuan militer, menciptakan pangkalan bawah tanah yang sangat sulit dihancurkan.

5. Fasilitas Lengkap untuk Operasi Militer

  • Depot bahan bakar yang besar untuk pengisian cepat jet tempur.
  • Pusat komando modern untuk koordinasi serangan dan pertahanan.
  • Hanggar perawatan yang memungkinkan perbaikan dan persiapan jet secara tersembunyi.

6. Kesiapan Serangan Balasan Cepat

Pangkalan ini memungkinkan peluncuran jet tempur secara cepat dan tersembunyi melalui terowongan yang langsung terhubung ke landasan pacu. Hal ini memungkinkan Iran untuk melancarkan serangan kedua yang tak terduga, memperkuat daya serang sekaligus mempertahankan aset udara mereka.

7. Menjadi Simbol Ketahanan dan Kemandirian Militer Iran

Oghab 44 bukan hanya pangkalan militer, tetapi juga simbol dari ketahanan Iran dalam menghadapi tekanan dan ancaman militer dari negara-negara Barat, khususnya AS dan Israel. Dengan teknologi dan strategi yang menggabungkan sejarah dan inovasi modern, Iran menunjukkan kemampuannya mempertahankan kedaulatan serta memperkuat posisi geopolitiknya di kawasan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, keberadaan Oghab 44 menunjukkan bagaimana Iran berhasil menggabungkan warisan budaya kuno dengan teknologi militer modern untuk menciptakan keunggulan strategis yang signifikan. Pangkalan bawah tanah ini tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan fisik, tetapi juga sebagai alat diplomasi militer yang kuat, memberikan sinyal jelas kepada lawan bahwa serangan langsung terhadap armada udara Iran akan sulit dan berisiko tinggi.

Selain itu, Oghab 44 mencerminkan perubahan paradigma dalam pertahanan udara di Timur Tengah, di mana negara-negara semakin mengandalkan infrastruktur bawah tanah untuk menghindari kerentanan terhadap serangan udara presisi. Ini menjadi pelajaran penting bagi negara-negara lain mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi dalam menghadapi ancaman militer modern.

Kedepannya, perkembangan lebih lanjut dari pangkalan seperti Oghab 44 perlu diwaspadai oleh komunitas internasional karena dapat mengubah keseimbangan kekuatan militer di kawasan dan memicu dinamika baru dalam persaingan militer global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad