7 Hadis Puasa Arafah dan Keutamaannya yang Wajib Diketahui Muslim

May 19, 2026 - 23:00
 0  3
7 Hadis Puasa Arafah dan Keutamaannya yang Wajib Diketahui Muslim

Puasa Arafah merupakan salah satu puasa sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji. Dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, bertepatan dengan hari wukuf jamaah haji di Padang Arafah, puasa ini memiliki banyak keutamaan yang luar biasa. Dalam berbagai hadis, Rasulullah SAW menjelaskan keistimewaan puasa Arafah, mulai dari penghapusan dosa hingga pahala yang berlipat ganda.

Ad
Ad

Keutamaan Puasa Arafah Menurut Hadis

Berikut ini tujuh hadis yang menjelaskan keutamaan puasa Arafah, yang menjadi motivasi bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah sunah ini dengan penuh kesungguhan.

  1. Hari yang paling dicintai Allah SWT
    Dalam hadis riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada hari-hari yang lebih agung dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah selain sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, termasuk puasa Arafah pada hari kesembilan.
    مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ
    Artinya: "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR. Ahmad)
  2. Doa terbaik adalah pada hari Arafah
    Hadis riwayat Tirmidzi menegaskan bahwa doa pada hari Arafah adalah doa terbaik. Rasulullah SAW juga mengajarkan dzikir yang paling utama yang juga diucapkan para nabi sebelum beliau.
    خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ ...
    Artinya: "Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan 'La ilaha illallah wahdahu la syarika lah...'" (HR. Tirmidzi)
  3. Dijauhkan dari api neraka
    Rasulullah SAW bersabda dalam hadis shahih yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa tidak ada hari Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari api neraka lebih banyak daripada hari Arafah.
    مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ
    Artinya: "Tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka lebih banyak daripada pada hari Arafah." (HR. Muslim)
  4. Sunah puasa yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW
    Dalam hadis riwayat An-Nasa'i dan Ahmad, puasa Arafah termasuk dalam empat amalan sunnah yang tidak pernah ditinggalkan Nabi Muhammad SAW.
    أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ ...
    Artinya: "Ada 4 perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah yaitu puasa Asyura, puasa hari Arafah, puasa 3 hari setiap bulan, dan salat 2 rakaat sebelum subuh." (HR. An-Nasa'i dan Ahmad)
  5. Mendapatkan pahala seperti Nabi Isa AS
    Menurut hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW menyatakan bahwa siapa yang berpuasa pada hari Arafah, Allah akan memberikan pahala seperti pahala Nabi Isa AS.
  6. Pahala berlipat ganda
    Hadis riwayat Imam Baihaqi menyebutkan bahwa puasa pada hari Arafah pahalanya setara dengan puasa seribu hari lainnya.
    "(Keutamaan) puasa Hari Arafah seperti puasa 1.000 hari (di luar hari Arafah)." (HR. Baihaqi)
  7. Diampuni dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang
    Hadis shahih Muslim menyatakan bahwa puasa Arafah menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
    وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ ...
    Artinya: "Puasa pada hari Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim)

Makna dan Manfaat Puasa Arafah dalam Islam

Puasa Arafah bukan hanya sebagai ibadah sunah, tapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak amal shaleh, dan membersihkan jiwa dari dosa. Pelaksanaan puasa ini menjadi kesempatan emas bagi umat Muslim yang tidak berhaji untuk mendapatkan pahala dan ampunan yang besar.

Selain itu, puasa Arafah memiliki dimensi sosial dan spiritual yang dalam, karena bertepatan dengan puncak ibadah haji yang mengajarkan kesabaran, ketakwaan, dan pengorbanan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, puasa Arafah merupakan momentum spiritual yang sangat strategis untuk memperbarui komitmen keimanan umat Muslim. Keutamaan yang disebutkan dalam berbagai hadis tidak hanya bersifat ritualistik, tetapi juga mengandung nilai transformasi moral dan sosial. Di tengah dinamika kehidupan modern yang penuh tantangan, menjaga tradisi puasa Arafah menjadi upaya nyata memperkuat kesadaran akan pentingnya pengendalian diri, introspeksi, dan peningkatan kualitas ibadah.

Lebih jauh, manfaat puasa ini membuka ruang bagi umat yang tidak menunaikan haji untuk merasakan spirit dan berkah yang sama, sehingga eksklusivitas ibadah haji menjadi inklusif melalui puasa. Hal ini penting agar umat merasakan kesatuan dalam menjalankan rukun Islam dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Ke depan, masyarakat perlu didorong untuk memahami makna mendalam puasa Arafah, tidak hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi sebagai transformasi spiritual yang berdampak positif pada kehidupan pribadi dan sosial. Informasi lengkap tentang puasa Arafah beserta hadisnya bisa diakses melalui laman resmi IDN Times dan sumber terpercaya lainnya.

Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan keberkahan dari puasa Arafah tahun ini, serta terus meningkatkan kualitas ibadah kita secara konsisten.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad