Papua Barat Daya Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit Menular Strategis

May 19, 2026 - 18:10
 0  3
Papua Barat Daya Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit Menular Strategis

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memastikan bahwa hewan kurban yang diperdagangkan menjelang Hari Raya Idul Adha dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular strategis. Hal ini menjadi perhatian serius untuk menjaga kesehatan masyarakat serta mencegah penyebaran penyakit hewan yang dapat berdampak luas.

Ad
Ad

Pengawasan Ketat Hewan Kurban di Papua Barat Daya

Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi Papua Barat Daya, Firdiana Krisnaningsih, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus penyakit hewan menular strategis seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun bruselosis di wilayah tersebut.

“Untuk penyakit nasional seperti PMK dan bruselosis belum ditemukan, semoga tetap aman,” ujar Firdiana di Sorong, Selasa.

Dalam rangka menjaga kondisi ini, pemerintah daerah terus memperketat pengawasan pada lalu lintas hewan kurban yang masuk dan keluar Papua Barat Daya. Pengawasan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Wilayah Republik Indonesia.

Sistem pengawasan kini semakin modern dengan penerapan metode digital melalui aplikasi khusus yang wajib digunakan oleh para pengguna jasa, baik yang memasukkan maupun mengeluarkan hewan kurban.

Prosedur dan Dokumen Pengawasan Hewan Kurban

Dalam proses pemasukan hewan antarprovinsi, terdapat sejumlah dokumen wajib yang harus dipenuhi, antara lain:

  • Surat rekomendasi resmi
  • Sertifikat veteriner yang menjamin kesehatan hewan

Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga melakukan koordinasi intensif dengan Badan Karantina untuk memperkuat pengawasan terhadap pemasukan dan pengeluaran hewan kurban guna memastikan tidak ada hewan penyakit menular yang masuk ke wilayah tersebut.

Pemeriksaan Kesehatan di Tingkat Kabupaten dan Kota

Di tingkat kabupaten dan kota, pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan oleh dokter hewan dan tenaga medis veteriner yang berkompeten. Meski tidak ditemukan penyakit menular strategis, petugas masih menemukan beberapa kasus ringan seperti cacingan dan penyakit kulit pada sejumlah hewan kurban.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Barat Daya, dr. I Wayan Kartanegara, mengungkapkan bahwa pemasukan sapi kurban sudah berjalan selama enam kali pengiriman secara bertahap dengan total sekitar 150 ekor sapi yang telah tiba.

“Sebagian besar sapi kurban tersebut didatangkan dari Seram, Maluku, untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di Papua Barat Daya,” jelas dr. Wayan.

Menurutnya, tim karantina melakukan pengawasan ketat mulai dari pintu masuk hingga instalasi karantina, termasuk:

  • Pengecekan kelengkapan dokumen
  • Pengamatan kondisi hewan selama satu hari penuh
  • Pengambilan sampel darah bila diperlukan untuk memastikan kesehatan hewan secara menyeluruh

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah Papua Barat Daya dalam memastikan hewan kurban bebas penyakit menular strategis merupakan tindakan penting yang harus diapresiasi dan ditiru daerah lain. Dengan menerapkan pengawasan ketat yang berbasis teknologi digital serta koordinasi intensif dengan badan karantina, pemerintah daerah tidak hanya melindungi kesehatan masyarakat, tapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap proses penyembelihan hewan kurban yang syar'i dan sehat.

Namun, meskipun belum ditemukan kasus penyakit menular berat, keberadaan penyakit ringan seperti cacingan dan penyakit kulit harus tetap menjadi perhatian. Hal ini menandakan bahwa pemeliharaan dan perawatan hewan kurban masih perlu ditingkatkan agar kualitas hewan yang dijual benar-benar optimal. Selain itu, pengawasan yang ketat bisa menjadi game-changer dalam mencegah potensi wabah yang bisa berdampak ekonomi dan sosial lebih luas.

Ke depan, masyarakat dan pemerintah di Papua Barat Daya harus terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya kesehatan hewan serta memperkuat infrastruktur karantina. Hal ini krusial untuk memastikan bahwa setiap perayaan Idul Adha dapat berlangsung aman dan lancar tanpa risiko penyebaran penyakit hewan menular.

Untuk informasi lengkap dan update terbaru terkait pengawasan hewan kurban di Papua Barat Daya, Anda dapat membaca langsung di situs resmi ANTARA Papua Tengah serta media terpercaya lainnya seperti CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad