Dasco Batal Sidak ke Bank Indonesia di Tengah Pelemahan Rupiah

May 19, 2026 - 18:40
 0  4
Dasco Batal Sidak ke Bank Indonesia di Tengah Pelemahan Rupiah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad batal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bank Indonesia (BI) pada Selasa, 19 Mei 2026. Rencana kunjungan ini seharusnya berlangsung pukul 14.00 WIB, tepat ketika nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.700 per dolar AS. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, Dasco tidak kunjung tiba di kantor bank sentral.

Ad
Ad

Beredar kabar bahwa Dasco membatalkan kunjungannya, walaupun hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait alasan pembatalan tersebut. Kabar ini tentu menarik perhatian publik, mengingat momentum pelemahan rupiah tersebut memicu kekhawatiran akan stabilitas ekonomi makro Indonesia.

Rencana Sidak Dasco dan Kondisi Rupiah Saat Ini

Sebelumnya, Dasco mengungkapkan niatnya untuk mendatangi Bank Indonesia guna membahas kondisi rupiah yang tengah tertekan. Pernyataan ini disampaikan usai kunjungannya ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi hari yang sama.

"Kalau Rupiah kita abis ini mau ke BI," ujar Dasco singkat setelah pertemuan di BEI.

Dalam kesempatan tersebut, Dasco juga berdiskusi dengan pimpinan BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai strategi memperkuat posisi bursa saham domestik di tengah gejolak politik global yang memengaruhi pasar keuangan.

"Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global yang akan masuk di bursa dan sekarang di bursa," tutur Dasco dalam konferensi pers.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan sore hari itu berada di level Rp17.706 per dolar AS, melemah sebesar 38 poin atau 0,22% dibandingkan sesi sebelumnya. Pelemahan ini menjadi sorotan utama, mengingat rupiah merupakan salah satu indikator utama kesehatan ekonomi nasional.

Implikasi Pelemahan Rupiah dan Peran Bank Indonesia

Pelemahan rupiah yang signifikan dapat berdampak luas bagi berbagai sektor, antara lain:

  • Meningkatkan biaya impor dan inflasi harga barang-barang impor.
  • Meningkatkan beban utang luar negeri dalam denominasi dolar bagi pemerintah dan perusahaan.
  • Memengaruhi sentimen investor asing yang dapat menyebabkan arus modal keluar.
  • Menggerus daya beli masyarakat dan menekan pertumbuhan ekonomi.

Bank Indonesia sebagai otoritas moneter memiliki mandat menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi. Oleh karena itu, kunjungan anggota legislatif ke BI seharusnya menjadi momen penting untuk berdiskusi mengenai langkah-langkah kebijakan yang akan diambil.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pembatalan mendadak kunjungan Dasco ke Bank Indonesia bisa menjadi indikasi kompleksitas situasi ekonomi saat ini. Di satu sisi, rupiah yang melemah cukup dalam membutuhkan perhatian serius dari semua pemangku kepentingan, termasuk DPR sebagai wakil rakyat.

Namun, ketidakhadiran Dasco di BI dapat menimbulkan persepsi negatif terkait koordinasi antara legislatif dan otoritas moneter. Dalam situasi krisis mata uang, transparansi dan komunikasi yang solid sangat penting untuk menjaga kepercayaan pasar dan masyarakat.

Ke depan, publik dan investor perlu mengawasi langkah kebijakan BI, seperti intervensi di pasar valuta asing atau penyesuaian suku bunga, yang bisa menjadi kunci meredam tekanan rupiah. Selain itu, DPR harus menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk dengan sidak atau forum diskusi yang konsisten.

Untuk informasi lengkap mengenai pembatalan sidak ini, bisa dilihat pada sumber aslinya di CNN Indonesia. Selain itu, pembaca juga disarankan mengikuti perkembangan terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas pasar modal dan perbankan.

Dengan situasi rupiah yang masih rentan, pengawasan intensif dari berbagai pihak sangat krusial agar ekonomi Indonesia tetap stabil dan investor tetap percaya pada pasar domestik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad