Persija Jakarta Ditahan Dewa United, Jordi Amat Kritik Kondisi Rumput JIS
Persija Jakarta harus puas dengan hasil seri 1-1 saat menjamu Dewa United pada laga tunda Super League 2025-2026 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026) malam WIB. Hasil ini sekaligus menimbulkan kekecewaan dari bek Persija, Jordi Amat, yang juga mengkritik buruknya kondisi rumput di stadion kebanggaan ibu kota tersebut.
Jalannya Pertandingan dan Gol
Pertandingan berjalan ketat dan penuh tekanan, dengan Persija yang berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Maxwell Souza pada menit tambahan babak pertama (45+4’). Namun, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama setelah Dewa United menyamakan kedudukan lewat aksi Alexis Messidoro pada menit ke-55.
Persija sebenarnya memiliki peluang emas untuk meraih kemenangan ketika mendapatkan hadiah penalti di menit-menit akhir babak kedua. Sayangnya, eksekusi penalti Maxwell Souza berhasil digagalkan oleh kiper Dewa United, Sonny Stevens, sehingga skor tetap bertahan 1-1.
Kekecewaan Jordi Amat dan Kritik Terhadap Rumput JIS
Usai pertandingan, Jordi Amat menyatakan rasa kecewa yang mendalam terhadap hasil imbang ini. Menurutnya, Persija sangat berharap bisa mengamankan tiga poin di kandang sendiri, terutama untuk memperbaiki posisi di klasemen.
"Kami tentu sangat kecewa, sangat marah," ujar Jordi Amat kepada wartawan termasuk Okezone.
"Ini bukan hasil yang kami inginkan dan kami sebenarnya berharap bisa menampilkan permainan yang lebih baik. Hari ini benar-benar hari yang buruk," tambah bek Timnas Indonesia ini.
Selain itu, Jordi juga menyoroti kondisi rumput lapangan JIS yang menurutnya kurang ideal untuk pertandingan sepak bola sekelas Super League. Kondisi rumput yang buruk dinilai menjadi salah satu faktor yang menghambat performa pemain di lapangan.
Fakta Penting Laga Persija vs Dewa United
- Persija Jakarta unggul lebih dulu lewat Maxwell Souza (45+4’)
- Dewa United menyamakan skor melalui Alexis Messidoro (55’)
- Maxwell Souza gagal mengeksekusi penalti di menit akhir babak kedua
- Skor akhir pertandingan 1-1
- Jordi Amat mengkritik kondisi rumput JIS yang buruk
Implikasi Hasil dan Situasi Persija
Hasil imbang ini membuat Persija gagal mendekati pesaing utama mereka di klasemen, seperti Persib Bandung. Target tiga poin di laga kandang pun belum tercapai, yang tentu berdampak pada tekanan mental dan motivasi tim.
Berbagai faktor, termasuk kegagalan penalti dan kondisi lapangan, menjadi bahan evaluasi tim pelatih dan manajemen Persija ke depan. Tim Macan Kemayoran diharapkan dapat segera bangkit dan memperbaiki performa untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, hasil imbang Persija Jakarta melawan Dewa United bukan sekadar soal kehilangan dua poin, tetapi juga mencerminkan masalah mendasar dalam penyelenggaraan pertandingan di JIS. Kritik Jordi Amat terhadap rumput yang buruk menyoroti isu yang sering terabaikan, yakni kualitas fasilitas stadion yang harus memenuhi standar untuk kompetisi profesional.
Lapangan yang tidak optimal dapat berdampak negatif pada performa pemain dan jalannya pertandingan, bahkan berpotensi meningkatkan risiko cedera. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi pengelola JIS dan pihak terkait dalam mengelola fasilitas olahraga di Jakarta.
Ke depan, Persija harus fokus memperbaiki mental dan taktik agar tidak mudah terpeleset di laga kandang, apalagi menghadapi tim-tim yang tengah berjuang keras seperti Dewa United. Penggemar dan publik juga harus terus mengawal perkembangan tim agar target juara Super League 2025-2026 tetap realistis tercapai.
Jangan lewatkan update berita sepak bola terbaru dengan terus mengikuti perkembangan Persija dan Super League di media resmi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0